Keton: Sumber Energi dan Manfaatnya bagi Tubuh
Keton adalah bahan bakar alternatif tubuh yang bermanfaat untuk otak, berat badan, dan kesehatan.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Keton?
- Bagaimana Keton Dihasilkan dalam Tubuh?
- Keton dan Manfaatnya Bagi Tubuh
- Keton dan Fungsi Otak
- Pengaruh Keton pada Berat Badan
- Keton dan Performa Fisik
- Bahaya Kelebihan Keton (Ketosis)
- Cara Meningkatkan Produksi Keton Secara Alami
- Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Keton menjadi topik yang semakin populer dalam dunia kesehatan dan nutrisi, terutama di kalangan mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat atau ketogenik.
Senyawa ini bukan hanya sekadar produk sampingan dari pembakaran lemak, tetapi juga berperan penting sebagai sumber energi alternatif bagi tubuh, terutama ketika glukosa terbatas.
Sejumlah penelitian dari Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa menunjukkan bahwa keton dapat memberikan manfaat mulai dari peningkatan fungsi kognitif hingga dukungan penurunan berat badan.
Apa Itu Keton?
Keton adalah senyawa kimia yang diproduksi oleh hati dari asam lemak saat tubuh kekurangan glukosa, sumber energi utama. Keton menjadi sumber energi alternatif bagi otak, otot, dan organ lainnya.
Proses produksi keton disebut ketogenesis. Keton terdiri dari tiga jenis utama: asetoasetat, beta-hidroksibutirat, dan aseton.
Bagaimana Keton Dihasilkan dalam Tubuh?
Keton diproduksi saat tubuh membakar lemak sebagai energi. Kondisi ini terjadi ketika asupan karbohidrat sangat rendah atau saat berpuasa. Beberapa kondisi yang memicu produksi keton:
- Diet ketogenik: Diet sangat rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang.
- Puasa: Tidak makan dalam jangka waktu tertentu.
- Latihan intensitas tinggi: Aktivitas fisik berat dapat menguras cadangan glikogen.
- Kondisi medis tertentu: Seperti diabetes yang tidak terkontrol.
Keton dan Manfaatnya Bagi Tubuh
Keton memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, terutama sebagai sumber energi alternatif dan efek terapeutik potensial. Berikut adalah beberapa keton dan manfaatnya bagi tubuh:
- Sumber energi alternatif: Keton menjadi sumber bahan bakar bagi otak dan tubuh saat glukosa terbatas.
- Menurunkan berat badan: Diet ketogenik dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan pembakaran lemak.
- Meningkatkan fungsi kognitif: Keton dapat melindungi otak dan meningkatkan memori serta fokus.
- Mengurangi peradangan: Keton memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan kronis.
- Potensi terapeutik: Penelitian menunjukkan keton dapat membantu mengelola kondisi seperti epilepsi, penyakit Alzheimer, dan kanker.
Keton dan Fungsi Otak
Keton dan manfaatnya bagi tubuh lainnya yaitu untuk fungsi otak.Otak membutuhkan energi untuk berfungsi optimal. Glukosa adalah sumber energi utama otak, tetapi keton dapat menjadi alternatif yang efektif.
Keton dapat memberikan manfaat neuroprotektif, melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
Pengaruh Keton pada Berat Badan
Diet ketogenik sering digunakan untuk menurunkan berat badan. Ketika tubuh dalam keadaan ketosis, tubuh membakar lemak sebagai sumber energi utama, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan.
Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.
Keton dan Performa Fisik
Keton dapat memengaruhi performa fisik. Meskipun glukosa adalah sumber energi utama selama latihan intensitas tinggi, keton dapat menjadi sumber energi tambahan, terutama selama latihan ketahanan.
Bahaya Kelebihan Keton (Ketosis)
Ketosis adalah kondisi ketika kadar keton dalam darah meningkat.
Meskipun ketosis ringan umumnya tidak berbahaya, kadar keton yang sangat tinggi dapat menyebabkan ketoasidosis, kondisi serius yang sering terjadi pada penderita diabetes tipe 1 yang tidak terkontrol.
Ketoasidosis dapat menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, dan bahkan koma. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.
Cara Meningkatkan Produksi Keton Secara Alami
Ada beberapa cara untuk meningkatkan produksi keton secara alami:
- Diet ketogenik: Kurangi asupan karbohidrat hingga kurang dari 50 gram per hari dan tingkatkan asupan lemak sehat.
- Puasa intermiten: Mengatur jadwal makan untuk berpuasa selama periode tertentu setiap hari atau setiap minggu.
- Latihan fisik: Meningkatkan aktivitas fisik dapat membantu menguras cadangan glikogen dan mendorong tubuh membakar lemak.
- Suplementasi MCT oil: Minyak MCT (Medium Chain Triglycerides) dapat dengan cepat diubah menjadi keton oleh hati.
Penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai diet ketogenik atau mengubah pola makan secara signifikan.
Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Meskipun keton memiliki banyak manfaat, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum membuat perubahan signifikan pada diet atau gaya hidup, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit hati.
Konsultasikan dengan dokter spesialis gizi di Halodoc untuk membantu memastikan bahwa diet atau perubahan gaya hidup aman dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!
Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:



