Ad Placeholder Image

Kode Hemangioma ICD 10 Lengkap untuk Referensi Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 Juni 2026

Pahami Kode Hemangioma ICD 10 dan Gejala pada Kulit

Kode Hemangioma ICD 10 Lengkap untuk Referensi MedisKode Hemangioma ICD 10 Lengkap untuk Referensi Medis

DAFTAR ISI


Apa itu Hemangioma?

Hemangioma adalah tumor jinak yang terbentuk dari kumpulan pembuluh darah yang tumbuh secara tidak normal. Kondisi ini paling sering muncul pada kulit, bermanifestasi sebagai benjolan berwarna merah terang atau kebiruan. Hemangioma sangat umum terjadi pada bayi (dikenal sebagai infantile hemangioma), biasanya muncul pada beberapa minggu pertama kehidupan dan memiliki siklus pertumbuhan sebelum akhirnya menyusut perlahan seiring bertambahnya usia anak.

Dalam dunia medis dan administrasi kesehatan, pencatatan diagnosis penyakit diatur secara global oleh World Health Organization (WHO) melalui sistem International Classification of Diseases (ICD). Untuk keperluan rekam medis, klaim asuransi BPJS, atau dokumentasi rumah sakit, penting bagi dokter dan tenaga kesehatan untuk mengetahui hemangioma icd 10 secara spesifik berdasarkan letak anatomisnya.

Mengetahui kode diagnosis yang tepat membantu dalam menentukan rencana terapi, pemantauan klinis, hingga membedakan hemangioma dari jenis malformasi vaskular lainnya. Secara umum, hemangioma diklasifikasikan ke dalam blok D18 dalam buku ICD-10. Berikut adalah penjabaran lengkap mengenai kode tersebut beserta penjelasannya secara medis.

Klasifikasi Kode Hemangioma ICD-10

Kode utama untuk hemangioma adalah D18.0. Namun, kode ini memiliki beberapa turunan yang lebih spesifik untuk menunjukkan di mana lokasi persis tumor jinak pembuluh darah tersebut berada. Berikut adalah detail lengkapnya:

1. D18.00 – Hemangioma of unspecified site

Kode ini digunakan ketika seorang pasien didiagnosis memiliki hemangioma, namun lokasi spesifik dari tumor jinak tersebut tidak dicatat atau belum teridentifikasi secara detail dalam rekam medis awal. Penggunaan kode ini biasanya bersifat sementara sebelum pemeriksaan lanjutan seperti USG atau MRI dilakukan.

2. D18.01 – Hemangioma of skin and subcutaneous tissue

Ini adalah kode hemangioma icd 10 yang paling sering digunakan dalam praktik klinis sehari-hari, terutama oleh dokter anak dan dokter spesialis kulit (dermatolog). Kode D18.01 merujuk pada hemangioma yang tumbuh di permukaan kulit atau di jaringan subkutan (tepat di bawah kulit). Kondisi ini sering dijuluki “tanda lahir stroberi” karena warnanya yang merah cerah dan permukaannya yang menonjol.

Faktor Risiko Munculnya Hemangioma pada Bayi
  1. Kelahiran prematur: Bayi yang lahir sebelum usia kandungan cukup bulan memiliki risiko lebih tinggi mengembangkan hemangioma.
  2. Berat badan lahir rendah: Bayi dengan berat badan kurang saat lahir lebih rentan terhadap kondisi ini.
  3. Faktor genetik dan jenis kelamin: Hemangioma lebih sering ditemukan pada bayi perempuan dibandingkan bayi laki-laki, serta lebih banyak pada ras Kaukasia.
  4. Kehamilan ganda: Bayi kembar memiliki insiden hemangioma infantil yang lebih tinggi.

3. D18.02 – Hemangioma of intracranial structures

Hemangioma tidak hanya tumbuh di kulit, tetapi juga bisa terbentuk di dalam organ, termasuk di dalam rongga kepala. Kode D18.02 merujuk pada hemangioma yang terjadi pada struktur intrakranial (di dalam otak atau selaput pelindung otak). Meskipun jarang terjadi, kondisi ini memerlukan perhatian medis yang sangat serius karena pertumbuhan jaringan pembuluh darah di otak dapat menekan jaringan saraf dan memicu gejala neurologis berat seperti kejang atau sakit kepala hebat.

4. D18.03 – Hemangioma of intra-abdominal structures

Kode ini diperuntukkan bagi hemangioma yang ditemukan di struktur organ dalam perut (intra-abdomen). Salah satu contoh paling umum dari kategori ini adalah hemangioma hati (hepatic hemangioma). Hemangioma hati pada orang dewasa sering kali ditemukan secara tidak sengaja (insidental) saat pasien menjalani pemeriksaan USG atau CT Scan untuk keluhan lain, dan mayoritas tidak menimbulkan gejala sehingga tidak memerlukan pengobatan aktif.

Pilihan Penanganan dan Terapi Hemangioma

Pada sebagian besar kasus, terutama infantile hemangioma pada kulit, dokter biasanya akan merekomendasikan pendekatan “tunggu dan lihat” (observasi). Hal ini dikarenakan hemangioma bayi umumnya akan memasuki fase involusi, yaitu mengecil dan memudar dengan sendirinya seiring berjalannya waktu, biasanya sebelum anak berusia 5 hingga 10 tahun.

Namun, intervensi medis mutlak diperlukan jika hemangioma tumbuh di area yang krusial (seperti di dekat mata yang dapat menghalangi penglihatan, di dekat jalan napas, atau di area popok yang rentan mengalami ulserasi dan pendarahan). Beberapa pilihan pengobatan medis yang dapat diresepkan oleh dokter meliputi:

  • Obat Penghambat Beta (Beta-blockers): Propranolol oral saat ini menjadi lini pertama yang disetujui secara medis (berlabel FDA) untuk mengobati hemangioma infantil yang rumit. Untuk hemangioma yang lebih kecil dan dangkal, dokter mungkin akan meresepkan Timolol topikal (obat oles). Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dan pengawasan ketat dari dokter.
  • Terapi Kortikosteroid: Dapat diberikan melalui suntikan langsung ke area hemangioma atau diminum, meskipun penggunaannya saat ini sudah mulai digantikan oleh penghambat beta.
  • Terapi Laser: Digunakan untuk menghentikan pertumbuhan hemangioma, menyembuhkan luka (ulserasi), atau menghilangkan sisa kemerahan setelah hemangioma mengecil.
  • Tindakan Bedah (Operasi): Direkomendasikan jika hemangioma merusak jaringan sekitar, tidak merespons terhadap obat-obatan, atau meninggalkan jaringan parut kulit yang mengganggu estetika secara signifikan setelah anak besar.

Studi Terkait

Menurut sebuah riset klinis komprehensif yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology pada tahun 2026, penggunaan kombinasi terapi topikal Timolol maleate 0.5% dengan observasi klinis berkala terbukti mempercepat fase involusi (penyusutan) pada superficial infantile hemangioma hingga 45% lebih cepat dibandingkan tanpa intervensi. Studi tahun 2026 ini juga menegaskan kembali pentingnya klasifikasi diagnostik awal yang akurat menggunakan standar ICD-10 untuk memisahkan hemangioma ringan dengan malformasi pembuluh darah yang membutuhkan tindakan pembedahan sejak dini.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis! 
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika hemangioma pada bayi membesar dengan sangat cepat, berubah warna, mengalami luka terbuka (ulserasi) yang berdarah, atau tumbuh di area wajah yang dapat mengganggu penglihatan dan pernapasan anak, segera lakukan pemeriksaan. Penanganan sedini mungkin dapat mencegah komplikasi yang lebih serius. Segera konsultasi dengan Dokter Anak di Halodoc.

Referensi

  • ICD-10 Version:2019. Diakses pada 2024. World Health Organization (WHO). Hemangioma and lymphangioma, any site.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Hemangioma – Symptoms and causes.
  • National Library of Medicine (PubMed). Diakses pada 2024. Infantile Hemangioma: Clinical Evaluation and Management.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Direktorat Pelayanan Kesehatan: Pedoman Penanganan Kelainan Vaskular pada Anak.

FAQ

  • Apa itu kode ICD-10 untuk hemangioma pada kulit?
    Kode ICD-10 yang paling tepat untuk hemangioma yang muncul di permukaan kulit dan jaringan subkutan adalah D18.01. Kode ini sangat umum digunakan oleh dokter anak atau kulit.
  • Apakah hemangioma berbahaya dan harus segera dioperasi?
    Sebagian besar hemangioma infantil pada bayi tidak berbahaya dan akan menyusut sendiri tanpa pengobatan. Namun, operasi atau terapi medis diperlukan jika hemangioma memengaruhi pernapasan, penglihatan, atau mengalami luka.
  • Apa penyebab terbentuknya hemangioma pada bayi?
    Penyebab pasti hemangioma belum diketahui secara spesifik, namun para ahli meyakini kondisi ini terkait dengan kelainan pembentukan pembuluh darah selama masa kehamilan, didukung oleh faktor genetik dan kelahiran prematur.
  • Apa perbedaan hemangioma dan kanker kulit?
    Hemangioma adalah tumor jinak yang terbentuk dari pembuluh darah yang berlebih, bukan merupakan kanker ganas. Kondisi ini tidak menyebar ke jaringan lain secara merusak seperti halnya sel kanker.