Ad Placeholder Image

Kode ICD 10 Benda Asing di Mata dan Penanganannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Kode ICD 10 benda asing di mata untuk panduan medis dan klaim asuransi kesehatan yang tepat.

Kode ICD 10 Benda Asing di Mata dan PenanganannyaKode ICD 10 Benda Asing di Mata dan Penanganannya

DAFTAR ISI


Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat sensitif. Adanya benda asing seperti debu, serpihan logam, pasir, atau bulu mata yang masuk ke organ penglihatan ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga risiko kerusakan jaringan. Dalam dunia medis, kondisi ini memiliki klasifikasi diagnosis khusus yang dinamakan kode ICD 10.

Mengetahui klasifikasi ICD 10 benda asing di mata sangat penting bagi pencatatan medis klinis serta penanganan medis yang tepat. Penanganan kondisi ini berfokus pada tindakan fisik seperti irigasi atau ekstraksi oleh tenaga medis, bukan hanya mengandalkan penggunaan obat-obatan.

Mengenal Kode ICD 10 Benda Asing di Mata

Sistem ICD-10 (International Classification of Diseases 10th Revision) mengelompokkan kondisi kemasukan benda asing pada bagian luar mata ke dalam blok kode T15. Berikut adalah rincian kodenya:

  • T15.0: Benda asing pada kornea (Foreign body in cornea).
  • T15.1: Benda asing pada kantung konjungtiva (Foreign body in conjunctival sac).
  • T15.8: Benda asing pada bagian luar mata lainnya dan bagian ganda (Foreign body in other and multiple parts of external eye).
  • T15.9: Benda asing pada bagian luar mata yang tidak ditentukan lokasinya (Foreign body on external eye, part unspecified).

Penetapan kode ini membantu dokter menentukan lokasi persis trauma okular serta merencanakan tindakan ekstraksi medis secara presisi.

Gejala dan Komplikasi yang Perlu Diwaspadai

Saat terjadi benda asing di mata, kamu mungkin akan merasakan beberapa keluhan khas, antara lain:

  • Mata merah, berair, dan terasa mengganjal.
  • Rasa nyeri atau perih saat berkedip.
  • Sensitif terhadap cahaya (fotofobia).
  • Penglihatan kabur secara mendadak.

Jika benda asing tidak segera dikeluarkan atau ditangani dengan cara yang salah (seperti dikucek), hal ini dapat memicu timbulnya abrasi kornea, infeksi bakteri (keratitis), hingga ulkus kornea yang berpotensi mengganggu penglihatan secara permanen.

Penanganan Pertama yang Aman

Benda asing di mata merupakan masalah fisik yang membutuhkan tindakan mekanis, bukan pemberian obat sembarangan. Berikut langkah awal yang aman untuk dilakukan:

  1. Jangan mengucek mata: Mengucek mata dapat menyebabkan serpihan benda asing menggores lapisan kornea.
  2. Bilas dengan air bersih atau cairan salin: Gunakan air mengalir hangat pelan atau cairan steril khusus mata untuk membantu mengeluarkan serpihan.
  3. Kedipkan mata dalam air: Tenggelamkan wajah secara perlahan di wadah berisi air bersih lalu kedipkan mata beberapa kali.
  4. Jangan gunakan alat tajam: Hindari mengambil benda asing menggunakan pinset, cotton bud, atau jarum secara mandiri.

Studi Terkait

Sebuah studi klinis yang dipublikasikan dalam Journal of Ophthalmology & Visual Sciences (2026) menunjukkan bahwa penanganan dini paparan benda asing kornea melalui metode irigasi steril dan ekstraksi presisi oleh tenaga medis dapat menurunkan risiko abrasi kornea permanen dan komplikasi infeksi hingga lebih dari 85 persen.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala benda asing di mata yang sulit keluar, terasa sangat nyeri, atau memicu gangguan penglihatan, segera konsultasi ke dokter di Halodoc untuk penanganan medis medis tepat dan aman.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi dokter di Halodoc siap membantu kamu merawat kesehatan diri dan keluarga dengan fasilitas berikut:

  • ✅ Dokter berlisensi: Konsultasi aman dan terpercaya dengan dokter lulusan universitas ternama, memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) & SIP (Surat Izin Praktik), serta berpengalaman.
  • ✅ Respon cepat: Dokter di Halodoc siap merespon dalam 2 menit, sehingga kamu bisa mendapatkan penanganan awal dengan cepat.
  • ✅ Dokter terpercaya: Lebih dari 20.000 dokter spesialis dan dokter umum siap membantu kamu. Dokter Halodoc memiliki rating rata-rata 4.9/5 dari pengguna.
  • ✅ Tersedia 24/7: Dokter Halodoc siap siaga 24 jam untuk menjawab pertanyaan kamu.
  • ✅ Dukungan AI (HILDA): Asisten pintar AI Halodoc yang membantu merekomendasikan dokter yang tepat sesuai dengan keluhanmu secara cepat dan akurat.
  • ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data dan percakapan kamu dengan dokter terjamin aman.
  • ✅ Hemat waktu dan biaya: Tidak perlu keluar rumah, antre di klinik atau rumah sakit. Praktis dan ramah kantong.
  • ✅ Follow-up medis: Dokter akan memberikan pengingat harian untuk memantau perkembangan kesehatan kamu sampai sembuh.
  • ✅ Terintegrasi dengan Toko Kesehatan: Jika dokter memberikan resep obat, kamu bisa langsung memesannya melalui Pharmacy Delivery Halodoc. Obat akan diantar langsung ke rumahmu dalam waktu 1 jam.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Chapter XX: External causes of morbidity and mortality & Injury to the eye (T15).
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2026. Foreign Body in the Eye: Symptoms, Causes, and Treatment.
Journal of Ophthalmology & Visual Sciences. Diakses pada 2026. Management and Clinical Outcomes of Ocular Foreign Body Injuries.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Penanganan Trauma Mata dan Benda Asing Okular di Fasilitas Kesehatan.

FAQ

Apa itu kode ICD 10 untuk benda asing di mata?

Kode ICD 10 untuk benda asing pada bagian luar mata adalah kategori T15. Kode ini mencakup lokasi spesifik seperti kornea (T15.0) dan kantung konjungtiva (T15.1).

Bolehkah memakai obat tetes mata saat ada benda asing?

Kamu tidak disarankan meneteskan obat mata sembarangan tanpa resep dokter saat benda asing masih berada di dalam mata. Gunakan cairan salin steril atau air mengalir untuk tindakan irigasi awal.

Apa bahayanya jika mengucek mata saat kemasukan benda asing?

Mengucek mata dapat menyebabkan gesekan benda asing yang berisiko menggores kornea (abrasi kornea). Hal ini bisa memicu rasa nyeri hebat hingga infeksi jaringan mata.

Kapan benda asing di mata butuh penanganan dokter?

Kamu harus segera menemui dokter jika benda asing tidak keluar setelah diirigasi, terasa sangat nyeri, mata sangat merah, sensitif cahaya, atau mengalami penurunan tajam penglihatan.