
Kode ICD 10 Cholelitiasis Beserta Penjelasan Lengkapnya
Kode ICD 10 Cholelitiasis untuk Diagnosis Medis Batu Empedu yang Akurat dan Lengkap.

DAFTAR ISI
- Kode ICD-10 Cholelithiasis
- Gejala dan Faktor Risiko Cholelithiasis
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Cholelithiasis atau batu empedu adalah kondisi medis yang ditandai dengan terbentuknya endapan padat di dalam organ kantung empedu. Endapan ini umumnya berasal dari kolesterol yang mengkristal atau penumpukan zat bilirubin dari waktu ke waktu.
Dalam dunia pelayanan kesehatan, diagnosis kondisi ini dicatat menggunakan sistem klasifikasi pengkodean internasional ICD-10. Penetapan kode yang tepat sangat penting untuk rekam medis, rencana tindakan medis, hingga keperluan administrasi asuransi.
Kode ICD-10 Cholelithiasis
Sistem pengodean International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10) menetapkan kategori utama K80 untuk penyakit batu empedu atau cholelithiasis. Kode ini mempermudah dokter dan fasilitas kesehatan dalam mengelompokkan jenis serta tingkat keparahan gangguan empedu yang dialami pasien.
Berikut adalah rincian pembagian sub-kode ICD-10 untuk kondisi cholelithiasis:
- K80.0: Cholelithiasis dengan kolesistitis akut (batu empedu yang disertai peradangan akut pada kantung empedu).
- K80.1: Cholelithiasis dengan kolesistitis lainnya (termasuk kolesistitis kronis).
- K80.2: Cholelithiasis tanpa kolesistitis (batu empedu tanpa adanya komplikasi peradangan).
- K80.3: Batu saluran empedu (choledocholithiasis) dengan kolangitis.
- K80.4: Batu saluran empedu dengan kolesistitis.
- K80.5: Batu saluran empedu tanpa kolangitis atau kolesistitis.
- K80.8: Bentuk cholelithiasis spesifik lainnya.
Gejala dan Faktor Risiko Cholelithiasis
Sebagian kasus cholelithiasis tidak menimbulkan keluhan yang jelas atau sering disebut sebagai batu empedu asimtomatik. Namun, ketika batu menyumbat saluran empedu, timbul rasa nyeri mendadak di perut kanan atas (kolik bilier) yang dapat menjalar hingga ke bahu kanan atau punggung belakang.
Faktor risiko utama yang dapat memicu terbentuknya batu empedu meliputi pola makan tinggi lemak jenuh, Obesitas, penurunan berat badan secara drastis, kehamilan, serta riwayat penyakit serupa dalam keluarga. Penerapan gaya hidup sehat dan konsumsi makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan risiko kondisi ini.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami nyeri perut kanan atas secara mendadak yang hilang-timbul atau terasa sangat hebat, disertai demam, mual, atau warna kulit dan mata menguning, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Mendapatkan informasi medis yang akurat kini semakin praktis. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk berdiskusi mengenai gejala, diagnosis, atau penanganan cholelithiasis secara tepat.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Chapter XII: Diseases of the digestive system (K80 Cholelithiasis).
National Health Service UK. Diakses pada 2026. Gallstones: Symptoms, Causes, and Diagnosis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Gallstones: Diagnosis and Treatment Guidelines.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Cholelithiasis.
FAQ
Apa kode ICD-10 untuk cholelithiasis tanpa kolesistitis?
Kode ICD-10 untuk cholelithiasis tanpa kolesistitis adalah K80.2. Kode ini mengindikasikan keberadaan batu empedu yang belum mengalami peradangan akut maupun kronis.
Apa perbedaan antara kode K80.0 dan K80.2?
Kode K80.0 digunakan untuk kondisi batu empedu yang sudah disertai peradangan kantung empedu akut (kolesistitis akut). Sedangkan K80.2 digunakan saat pasien memiliki batu empedu tanpa disertai infeksi atau peradangan kolesistitis.
Apakah penderita cholelithiasis selalu butuh tindakan operasi?
Tindakan operasi pengangkatan kantung empedu (kolesistektomi) umumnya hanya disarankan untuk penderita yang bergejala atau memiliki komplikasi. Jika tidak ada gejala berat, dokter biasanya melakukan pemantauan berkala dan evaluasi perubahan gaya hidup.




