Ad Placeholder Image

Kode ICD 10 Gynecomastia dan Penjelasan Lengkap Medisnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Panduan Lengkap Kode ICD 10 Gynecomastia untuk Diagnosis Medis yang Akurat dan Tepat

Kode ICD 10 Gynecomastia dan Penjelasan Lengkap MedisnyaKode ICD 10 Gynecomastia dan Penjelasan Lengkap Medisnya

DAFTAR ISI


Ginekomastia adalah kondisi medis berupa pembesaran non-kanker pada jaringan kelenjar payudara pria. Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua sisi payudara dan kerap menimbulkan rasa canggung hingga menurunkan rasa percaya diri pria yang mengalaminya.

Dalam dunia medis, setiap penyakit atau kondisi klinis diklasifikasikan menggunakan sistem pengkodean internasional yang disebut ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision). Sistem ini mempermudah tenaga medis dan fasilitas kesehatan dalam mencatat diagnosis serta memproses klaim asuransi kesehatan secara seragam.

Penting untuk dipahami bahwa ginekomastia berbeda dari penumpukan lemak biasa di area dada (pseudogynecomastia). Penanganan ginekomastia memerlukan evaluasi klinis yang mendalam oleh tenaga medis untuk menentukan tingkat keparahan serta penyebab utamanya.

Kode ICD 10 Gynecomastia dan Penjelasannya

Dalam klasifikasi klasifikasi ICD-10, kode medis untuk ginekomastia adalah N62. Kode N62 dikategorikan di bawah kelompok penyakit pada sistem urogenital dan payudara (Diseases of the breast).

Kode N62 mencakup beberapa kondisi kelainan ukuran payudara, seperti:

  • Ginekomastia (Gynecomastia).
  • Hipertropi payudara (Hypertrophy of breast).

Pencatatan kode N62 yang akurat oleh dokter sangat penting dalam dokumen rekam medis untuk membedakan pembesaran jaringan kelenjar dengan tumor jinak maupun ganas pada dada pria.

Penyebab dan Faktor Risiko Ginekomastia

Ginekomastia terjadi akibat adanya ketidakseimbangan antara hormon estrogen (hormon wanita) dan androgen atau testosteron (hormon pria). Jika kadar estrogen terlalu tinggi atau testosteron terlalu rendah, jaringan payudara pria dapat berkembang melampaui ukuran normal.

Beberapa faktor utama penyebab ketidakseimbangan hormon ini antara lain:

  • Perubahan Hormon Alami: Umum dialami oleh bayi baru lahir, remaja pria yang memasuki masa pubertas, serta pria lanjut usia (andropause).
  • Penggunaan Obat-obatan: Steroid anabolik, obat anti-androgen, antidepresan tertentu, serta obat darah tinggi dapat memicu ginekomastia.
  • Kondisi Medis Mendasar: Hipogonadisme, gagal ginjal, penyakit hati (sirosis), hipertiroidisme, atau tumor pada testis dan kelenjar adrenal.
  • Gaya Hidup: Konsumsi alkohol berlebihan dan penggunaan obat-obatan terlarang.

Penanganan Medis Ginekomastia

Sebagian besar kasus ginekomastia pada remaja dapat membaik dengan sendirinya tanpa penanganan khusus dalam kurun waktu 6 bulan hingga 2 tahun. Namun, jika kondisi ini menetap, menimbulkan rasa nyeri, atau mengganggu penampilan secara signifikan, beberapa pilihan penanganan medis meliputi:

  • Pengobatan Penyakit Penyebab: Mengatasi kondisi medis utama yang memicu ketidakseimbangan hormon.
  • Penyesuaian Obat: Meminta dokter mengganti obat yang menjadi pemicu pembesaran payudara.
  • Prosedur Bedah: Jika pembesaran payudara tidak kunjung membaik, dokter bedah dapat menyarankan operasi pengangkatan jaringan kelenjar (mastektomi) atau kombinasi liposuksi.

Studi Terkait

Sebuah studi medis yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (2026) menunjukkan bahwa deteksi dini ginekomastia melalui evaluasi hormon secara menyeluruh dan pemetaan rekam medis berbasis ICD-10 membantu mencegah prosedur pembedahan yang tidak perlu pada lebih dari 40% kasus onset remaja. Penelitian tersebut menekankan pentingnya observasi klinis selama 12–18 bulan sebelum mempertimbangkan opsi bedah invasif.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami pembesaran area dada yang disertai rasa nyeri, benjolan keras, atau keluar cairan dari puting susu, segera konsultasikan dirimu dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan medis yang komprehensif.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini lebih praktis melalui Halodoc. Berikut alasan mengapa kamu harus chat dokter di Halodoc:

  • Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis dan dokter umum terpercaya.
  • Tersedia 24/7: Bisa konsultasi kapan saja dan di mana saja.
  • Resep digital: Jika dibutuhkan, dokter dapat memberikan resep obat resmi yang bisa langsung dibeli via Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019 – N62 Hypertrophy of breast.
PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Evaluation and Management of Male Gynecomastia.
WebMD. Diakses pada 2026. Gynecomastia (Breast Enlargement in Men): Causes, Symptoms, and Treatment.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Klasifikasi Penyakit dan Masalah Kesehatan Terkait Kode ICD-10.

FAQ

Apakah kode ICD 10 N62 hanya berlaku untuk ginekomastia?
Kode ICD 10 N62 merupakan klasifikasi untuk kelainan hipertropi jaringan payudara secara umum, yang mencakup ginekomastia pada pria serta hipertrofi payudara pada wanita.

Apakah ginekomastia bisa hilang dengan olahraga dada?
Olahraga dada dapat mengurangi lemak tubuh di sekitar area dada, namun tidak bisa menghilangkan pembesaran kelenjar payudara akibat faktor hormonal. Evaluasi medis tetap diperlukan untuk penanganan yang tepat.

Apakah ginekomastia berbahaya dan bisa berkembang jadi kanker?
Ginekomastia umumnya bersifat jinak dan bukan merupakan bentuk kanker payudara. Meskipun demikian, pemeriksaan oleh dokter penting untuk memastikan benjolan tersebut bukan neoplasma atau kondisi ganas lainnya.

Bagaimana dokter mendiagnosis ginekomastia?
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada area dada, menanyakan riwayat obat-obatan, serta melakukan tes darah untuk memeriksa kadar hormon atau mamografi/USG jika diperlukan.