Ad Placeholder Image

Kode ICD 10 LPR Lengkap Untuk Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 21 Agustus 2026

Kode ICD 10 LPR untuk diagnosis penyakit refluks laringofaring secara medis yang tepat.

Kode ICD 10 LPR Lengkap Untuk Diagnosis Penyakit Asam LambungKode ICD 10 LPR Lengkap Untuk Diagnosis Penyakit Asam Lambung

DAFTAR ISI


Laryngopharyngeal Reflux (LPR) atau sering dikenal sebagai silent reflux terjadi ketika asam lambung naik hingga ke area tenggorokan dan pita suara. Berbeda dari GERD biasa, kondisi ini sering kali tidak menimbulkan sensasi terbakar di dada (heartburn), melainkan batuk kronis, suara serak, dan rasa mengganjal di tenggorokan.

Dalam dunia medis dan pengklaiman asuransi, pencatatan klasifikasi penyakit mengacu pada kualifikasi internasional. Ketahui kode ICD 10 untuk LPR serta penanganan medis yang disarankan berikut ini.

Kode ICD 10 LPR dan Penjelasannya

Dalam sistem klasifikasi ICD-10 (International Classification of Diseases 10th Revision), LPR tidak memiliki kode tunggal tersendiri. Kondisi ini umumnya diklasifikasikan di bawah kategori penyakit refluks gastroesofagus, yaitu K21.9 (Gastro-esophageal reflux disease without esophagitis) atau K21.0 (Gastro-esophageal reflux disease with esophagitis).

Selain kode K21, dokter THT terkadang menambahkan kode sekunder seperti J38.7 (Other diseases of larynx) untuk mencatat kondisi peradangan pada laring akibat iritasi asam lambung. Penggunaan kode ini membantu tenaga medis menyusun rekam medis secara presisi serta mempermudah prosedur administrasi kesehatan.

Untuk meredakan iritasi akibat naik asam lambung ke tenggorokan, tenaga medis biasanya menyarankan pengobatan guna menekan produksi asam. Berikut ini pilihan obat yang umum digunakan.

Rekomendasi Obat LPR

1. Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul

Lansoprazole adalah obat golongan proton pump inhibitor (PPI) yang bekerja menghambat sekresi asam lambung. Obat ini membantu mengurangi tingkat keasaman cairan lambung sehingga mencegah iritasi berulang pada laring dan tenggorokan. Dosis umum dewasa adalah 1 kapsul (30 mg) per hari diminum sebelum makan pagi.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Omeprazole 20 mg 10 Kapsul

Omeprazole berfungsi menurunkan produksi asam berlebih di dalam lambung. Penurunan produksi asam ini efektif meredakan gejala batuk kronis dan rasa mengganjal di tenggorokan akibat LPR. Dosis lazim penggunaan adalah 20 mg sekali sehari sebelum makan.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Omeprazole 20 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

3. Propepsa Suspensi 100 ml

Propepsa mengandung Sucralfate yang membentuk lapisan pelindung pada mukosa usus dan lambung. Cairan ini membantu melindungi jaringan sensitif dari paparan asam lambung. Diminum 1-2 sendok takar saat perut kosong, biasanya 1 jam sebelum makan atau sebelum tidur.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Propepsa Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Gerdilium 10 mg 10 Kaplet

Gerdilium mengandung Domperidone yang bekerja sebagai prokinetik untuk mempercepat pengosongan lambung. Obat ini membantu mengurangi tekanan di lambung sehingga mencegah cairan lambung naik kembali ke saluran pernapasan atas. Dosis dewasa umum adalah 10 mg diminum 15-30 menit sebelum makan.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Gerdilium 10 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Mencegah Refluks Lambung

Selain mengonsumsi obat-obatan, perubahan gaya hidup sangat disarankan untuk mengontrol gejala LPR secara jangka panjang:

  • Hindari tidur atau berbaring setidaknya 3 jam setelah makan.
  • Kurangi konsumsi makanan pemicu seperti kopi, cokelat, makanan pedas, dan asam.
  • Gunakan bantal lebih tinggi saat tidur untuk mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.
  • Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat di bagian perut.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu seperti suara serak menetap, nyeri menelan, atau batuk kronis tidak membaik dalam 2 minggu setelah perawatan mandiri, segera konsultasi dengan [Dokter Penyakit Dalam] di Halodoc untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter spesialis kini lebih mudah melalui Halodoc dengan beragam keunggulan:

  • Dokter berlisensi: Konsultasi dilakukan langsung dengan dokter spesialis berpengalaman.
  • Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan riwayat konsultasi kamu aman secara penuh.
  • Layanan 24/7: Dokter siap merespons kapan saja, di mana saja.
  • Mudah dan praktis: Buka aplikasi Halodoc, pilih spesialisasi, dan langsung mulai obrolan.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Diseases of the Digestive System (K21).
PubMed. Diakses pada 2026. Laryngopharyngeal Reflux: Diagnosis and Treatment Options.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM – Lansoprazole dan Omeprazole.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Penyakit Refluks Gastroesofagus.

FAQ

1. Apa bedanya LPR dan GERD?

GERD umumnya menyebabkan iritasi pada kerongkongan bawah dengan gejala khas berupa rasa terbakar di dada (heartburn). Sementara LPR terjadi ketika asam naik lebih jauh hingga ke laring dan pita suara tanpa selalu menimbulkan sensasi heartburn.

2. Apa kode ICD 10 yang sering digunakan untuk LPR?

Kode yang paling sering digunakan dalam rekam medis adalah K21.9 (refluks gastroesofagus tanpa esofagitis) atau K21.0 jika ditemukan peradangan pada pemeriksaan pendukung.

3. Berapa lama pengobatan LPR berlangsung?

Pengobatan LPR biasanya memerlukan waktu lebih lama dibandingkan GERD biasa, umumnya berkisar antara 2 hingga 6 bulan tergantung pada keparahan iritasi tenggorokan.