
Kode ICD 10 Myofascial Pain Syndrome dan Panduan Medisnya
Kenali Kode ICD 10 Myofascial Pain Syndrome untuk Diagnosis Nyeri Otot yang Tepat dan Efektif.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Myofascial Pain Syndrome
- Mengenal Kode ICD 10 Myofascial Pain Syndrome
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Myofascial pain syndrome (MPS) atau sindrom nyeri miofasial adalah kondisi nyeri kronis yang memengaruhi jaringan otot dan selaput pembungkusnya (fasia). Kondisi ini ditandai dengan munculnya titik nyeri tekan (trigger point) pada otot, yang jika ditekan dapat memicu rasa nyeri mendalam di area otot lain yang berjauhan.
Dalam dunia medis dan klaim asuransi kesehatan, dokter menggunakan klasifikasi internasional ICD-10 untuk mencatat diagnosis ini. Kode ICD 10 yang sering digunakan untuk myofascial pain syndrome adalah M79.1 (Myalgia) atau M79.10 untuk nyeri otot spesifik tanpa lokasi yang disebutkan.
Kondisi ini umumnya disebabkan oleh ketegangan otot berulang, postur tubuh yang buruk, cederanya jaringan otot, hingga stres emosional. Untuk meredakan gejala nyeri dan kekakuan otot, penggunaan pereda nyeri topical, obat antinyeri, maupun relaksan otot kerap diresepkan oleh dokter.
Rekomendasi Obat Myofascial Pain Syndrome
1. Voltaren Emulgel 20 g
Voltaren Emulgel mengandung Diclofenac diethylamine yang bekerja meredakan peradangan dan nyeri pada jaringan otot local. Gel ini mudah meresap ke dalam kulit untuk memberikan sensasi dingin dan nyaman pada area trigger point yang tegang.
Dosis umum dioleskan 3-4 kali sehari pada area yang sakit. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Eperisone HCl 50 mg 10 Tablet
Eperisone HCl adalah obat relaksan otot yang bekerja mengendurkan spastisitas dan ketegangan otot skeletal dengan merelaksasi pembuluh darah. Obat ini sangat membantu mengurangi simpul nyeri pada penderita sindrom nyeri miofasial.
Dosis umum dewasa adalah 1 tablet diminum 3 kali sehari setelah makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Eperisone HCl 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Ibuprofen 400 mg 10 Tablet
Ibuprofen merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang efektif mengurangi rasa nyeri, pembengkakan, dan peradangan jaringan otot. Obat ini menghambat enzim COX yang memproduksi prostaglandin pemicu rasa sakit.
Dosis umum dewasa adalah 1 tablet diminum 3–4 kali sehari sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ibuprofen 400 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Counterpain Cream 30 g
Counterpain Cream mengandung Methyl salicylate, Menthol, dan Eugenol. Obat krim analgetik ini memberikan rasa hangat yang melancarkan sirkulasi darah serta meredakan kram dan nyeri otot ringan akibat myofascial pain syndrome.
Dosis penggunaan dioleskan secukupnya pada bagian otot yang sakit 3–4 kali sehari.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc
Mengenal Kode ICD 10 Myofascial Pain Syndrome
Dalam klasifikasi diagnosis medis internasional, ICD-10 mengelompokkan myofascial pain syndrome di bawah kategori penyakit sistem muskuloskeletal dan jaringan ikat. Kode utama yang dipakai adalah M79.1 (Myalgia).
Penetapan kode ICD-10 ini mempermudah pencatatan rekam medis, rujukan terapi fisik (fisioterapi), serta klaim asuransi kesehatan. Penanganan MPS umumnya melibatkan kombinasi obat-obatan, latihan peregangan otot, pijat terapi, hingga injeksi titik pemicu (trigger point injection).
Studi Terkait
Berdasarkan studi ilmiah yang dipublikasikan dalam Journal of Bodywork and Movement Therapies (2026), terapi kombinasi antara latihan peregangan mandiri dan obat relaksan otot terbukti signifikan menurunkan intensitas nyeri pada penderita myofascial pain syndrome hingga 65% dalam empat minggu perawatan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika nyeri otot yang kamu rasakan tidak membaik dalam beberapa hari, semakin memburuk hingga mengganggu tidur, atau disertai rasa kebas dan kesemutan, segera konsultasi dengan [Dokter Umum] di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi masalah kesehatan kini makin praktis dan cepat melalui fitur chat dokter di Halodoc. Dapatkan saran medis tepercaya langsung dari dokter profesional kapan saja.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10) – Code M79.1 Myalgia.
PubMed. Diakses pada 2026. Myofascial Pain Syndrome: Diagnosis and Management Strategies.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Myofascial Pain Syndrome?
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Diakses pada 2026. Cek Produk Obat Bebas dan Obat Keras Terdaftar.
FAQ
Apa kode ICD 10 untuk myofascial pain syndrome?
Kode ICD 10 yang paling umum digunakan untuk kondisi ini adalah M79.1 yang merujuk pada Myalgia atau nyeri otot. Kode ini membantu dokter dalam pencatatan medis formal dan klaim asuransi.
Apa perbedaan myofascial pain syndrome dan fibromyalgia?
Myofascial pain syndrome berfokus pada titik nyeri tekan lokal pada otot tertentu. Sementara itu, fibromyalgia menimbulkan rasa nyeri yang tersebar luas di seluruh tubuh disertai kelelahan kronis.
Apakah myofascial pain syndrome bisa sembuh total?
Kondisi ini bisa membaik secara signifikan dengan penanganan yang tepat, seperti fisioterapi, peregangan otot, dan penggunaan obat pereda nyeri. Menjaga postur tubuh yang baik juga mencegah gejala kambuh kembali.
Kapan penderita harus meminum obat pereda nyeri otot?
Obat pereda nyeri dapat diminum saat rasa sakit atau kekakuan otot mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Pastikan untuk selalu membaca aturan pakai atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter di Halodoc.




