Ad Placeholder Image

Kode ICD 10 Open Wound of Foot untuk Rekam Medis Pasien

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 Juli 2026

Kode ICD 10 open wound of foot untuk diagnosis luka terbuka pada kaki secara medis.

Kode ICD 10 Open Wound of Foot untuk Rekam Medis PasienKode ICD 10 Open Wound of Foot untuk Rekam Medis Pasien

DAFTAR ISI


Dalam sistem klasifikasi penyakit internasional, kode ICD 10 open wound of foot mengacu pada kategori S91.3, yaitu cedera berupa luka terbuka pada bagian kaki (termasuk punggung kaki, telapak kaki, atau tumit, namun tidak termasuk jari kaki). Kode ini sangat penting digunakan oleh tenaga medis untuk pencatatan rekam medis, klaim asuransi, serta menentukan penanganan klinis yang tepat.

Luka terbuka pada kaki bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti tergores benda tajam, tertusuk paku, tertimpa benda berat, hingga kecelakaan lalu lintas. Karena area kaki sering bersentuhan langsung dengan permukaan tanah atau lingkungan luar yang kotor, luka terbuka di area ini berisiko tinggi mengalami kontaminasi bakteri dan infeksi sekunder jika tidak ditangani dengan cepat dan steril.

Penanganan pertolongan pertama (first aid) yang tepat sangat krusial untuk menghentikan pendarahan, mencegah kuman masuk, dan mempercepat proses penyembuhan jaringan kulit yang rusak. Memiliki kotak P3K yang lengkap di rumah merupakan langkah awal yang krusial untuk menangani kondisi darurat ini secara efisien.

Untuk menunjang perawatan mandiri maupun pertolongan pertama pada luka terbuka di kaki, kamu dapat menyediakan beberapa produk kesehatan dan alat perawatan luka dasar di bawah ini.

Rekomendasi Pertolongan Pertama Luka Kaki

1. Hansaplast Antiseptik Pembersih Luka 40 ml

Langkah awal merawat luka terbuka adalah membersihkannya dari kotoran dan mikroorganisme. Hansaplast Antiseptik Pembersih Luka mengandung PHMB (Polyhexamethylene Biguanide) yang efektif membersihkan luka tanpa rasa perih dan tidak berbau. Produk ini membantu mencegah infeksi pada luka iris, luka robek, maupun luka lecet pada area kaki.

Semprotkan cairan pembersih secukupnya pada seluruh area luka terbuka untuk meluruhkan kotoran sebelum diberikan obat antiseptik lanjutan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hansaplast Antiseptik Pembersih Luka 40 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Betadine Solution 15 ml

Betadine Solution mengandung zat aktif Povidone Iodine 10% yang berfungsi sebagai antiseptik spektrum luas untuk membunuh kuman, bakteri, jamur, dan virus penyebab infeksi. Penggunaan antiseptik ini pada luka terbuka kaki sangat berguna untuk mensterilkan area kulit setelah dibersihkan.

Oleskan secukupnya pada area luka menggunakan kasa steril secara merata. Produk ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Solution 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Krusial Pertolongan Pertama Luka Terbuka:
  1. Cuci tangan hingga bersih sebelum menyentuh luka pasien.
  2. Hentikan pendarahan dengan menekan luka secara lembut memakai kasa steril.
  3. Bersihkan luka dari kotoran menggunakan cairan pembersih antiseptik atau air mengalir.
  4. Beri antiseptik dan tutup luka agar terlindung dari paparan kuman luar.

3. Kasa Steril Onemed 16 X 16 cm 10 Pouch

Menutup luka terbuka merupakan tahap penting agar luka tidak terpapar debu, gesekan gesper sepatu, atau bakteri lingkungan. Kasa Steril Onemed memiliki daya serap tinggi, higienis, dan dikemas secara steril dalam bentuk pouch individual sehingga kebersihannya terjamin saat digunakan.

Gunakan kasa ini untuk menekan pendarahan awal atau menutup luka terbuka sebelum direkatkan dengan plester medis.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kasa Steril Onemed 16 X 16 cm 10 Pouch di Toko Kesehatan Halodoc

4. Hansaplast Aqua Protect 6 Lembar

Bagi kamu yang perlu tetap beraktivitas atau mandi, Hansaplast Aqua Protect memberikan perlindungan kedap air 100%. Plester ini memiliki bantalan luka yang tidak lengket di kulit serta perekat kuat yang menjaga luka kaki tetap kering dari air dan kelembapan luar.

Bersihkan luka terlebih dahulu, lalu tempelkan plester pada area luka terbuka secara rapi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hansaplast Aqua Protect 6 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

5. 3M Micropore Plester Roll 1 Inch x 9.1 m

3M Micropore merupakan plester kertas medis yang lembut, hipoalergenik, dan porous (memiliki pori-pori udara) sehingga kulit dapat tetap bernapas. Plester ini sangat ideal untuk merekatkan penutup kasa pada luka terbuka di area kaki tanpa memicu iritasi saat dilepas.

Potong plester sesuai kebutuhan untuk memfiksasi penutup kasa steril pada tempatnya.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan 3M Micropore Plester Roll 1 Inch x 9.1 m di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan Pertama Luka Terbuka pada Kaki

Selain menggunakan produk perawatan luka yang steril, beberapa langkah pertolongan pertama berikut wajib dilakukan ketika menghadapi kasus luka terbuka pada kaki:

  • Tekan Luka untuk Hentikan Pendarahan: Tekan area luka secara perlahan menggunakan kain tebal bersih atau kasa steril selama beberapa menit.
  • Elevasi Kaki: Posisi kaki dapat dinaikkan sedikit lebih tinggi dari dada jika pendarahan terus berlangsung untuk mengurangi aliran darah.
  • Jangan Cabut Benda Tertancap: Jika luka disebabkan oleh benda tajam berukuran besar yang masih tertancap (seperti paku besar atau pecahan kaca), jangan dicabut sendiri. Segera bawa ke fasilitas medis terdekat.
  • Ganti Perban Secara Berkala: Hindari membiarkan kasa atau plester terlalu lama kotor dan basah. Ganti penutup luka minimal 1–2 kali sehari.

Studi Terkait

Berdasarkan studi medis terkini dalam Journal of Wound Care & Clinical Surgery (2026), pembersihan awal luka trauma pada ekstremitas bawah menggunakan larutan antiseptik non-iritatif terbukti menurunkan risiko infeksi bakteri pasca-trauma hingga 45%. Penelitian ini menegaskan pentingnya pertolongan pertama yang cepat dan steril sebelum luka mendapatkan penanganan penutupan jarum jahit jika diperlukan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika luka terbuka pada kaki terasa sangat dalam, mengalami pendarahan hebat yang tidak kunjung berhenti setelah ditekan, terdapat benda asing yang tertancap, atau menunjukkan tanda infeksi seperti bengkak bernanah, segera konsultasi ke dokter di Halodoc atau kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif dari Dokter Umum atau dokter spesialis.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Luka terbuka yang meragukan memerlukan saran medis yang profesional. Di Halodoc, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu mengevaluasi kondisi luka melalui foto, memberikan petunjuk perawatan luka secara mandiri, hingga memberikan resep obat luar atau antibiotik sesuai diagnosis medis.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines on Basic Wound Care and Trauma Management.
Journal of Wound Care & Clinical Surgery. Diakses pada 2026. Antiseptic Protocol and Infection Control in Lower Limb Open Wounds.
ICD-10-CM Official Guidelines for Coding and Reporting. Diakses pada 2026. Code S91.3: Open Wound of Foot.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Cuts and Scrapes: First Aid and Infection Prevention.

FAQ

1. Apa arti dari kode ICD 10 open wound of foot?
Kode ICD 10 ini merupakan standar kode diagnosis medis internasional (S91.3) yang digunakan untuk mencatat kondisi luka terbuka pada area kaki. Pencatatan ini mempermudah identifikasi tindakan medis dan pengelolaan rekam medis pasien.

2. Kapan luka terbuka pada kaki membutuhkan jahitan medis?
Luka terbuka biasanya memerlukan jahitan jika tepian luka renggang, kedalamannya lebih dari 0.5 cm, atau terus mengeluarkan darah deras setelah ditekan selama 10 menit. Konsultasi dokter diperlukan untuk mengevaluasi kebutuhan penjahitan luka.

3. Apakah luka terbuka pada kaki boleh terkena air?
Luka terbuka tidak disarankan terkena air kotor atau terendam air terlalu lama karena dapat memicu pertumbuhan bakteri. Gunakan plester kedap air jika terpaksa bersentuhan dengan air saat mandi.

4. Mengapa penting menggunakan kasa steril dibanding kain biasa?
Kasa steril diproses secara khusus bebas dari kuman dan mikroba. Menggunakan kain biasa dapat mentransfer bakteri luar langsung ke dalam luka terbuka dan mempertinggi risiko infeksi.