Memahami kode diagnosis PCO ICD 10 untuk klasifikasi gangguan kesuburan wanita secara akurat.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat dan Suplemen PCO
- Mengenal Kode PCO ICD 10 dalam Diagnosa Medis
- Penanganan dan Gaya Hidup untuk PCO
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Referensi
- FAQ
PCO atau Polycystic Ovaries (sering dikaitkan dengan PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome) adalah gangguan keseimbangan hormon pada wanita usia subur. Kondisi ini dicirikan oleh ditemukannya kista-kista kecil pada indung telur saat pemeriksaan USG, gangguan siklus menstruasi, hingga hiperandrogenisme (kelebihan hormon laki-laki).
Dalam dunia medis, tenaga kesehatan mengelompokkan setiap penyakit menggunakan sistem klasifikasi internasional. Kode PCO ICD 10 secara khusus dicatat di bawah kode E28.2 (Polycystic ovarian syndrome). Kode diagnosis ini membantu dokter dalam menentukan penanganan medis yang seragam dan mempermudah administrasi rekam medis.
Pengobatan PCO berfokus pada perbaikan siklus haid, mengatasi resistensi insulin, serta mengatasi masalah kesuburan. Penggunaan terapi farmakologis serta suplemen nutrisi amat disarankan di bawah pengawasan tenaga medis profesional.
Rekomendasi Obat dan Suplemen PCO
1. Metformin 500 mg
Metformin bekerja meningkatkan sensitivitas sel tubuh terhadap insulin dan menekan produksi glukosa oleh hati. Bagi wanita dengan PCO yang mengalami resistensi insulin, obat ini membantu melancarkan siklus haid dan mengembalikan fungsi ovulasi. Dosis umum dimulai dari 500 mg 1-2 kali sehari saat atau setelah makan.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Metformin 500 mg di Toko Kesehatan Halodoc
2. Diane-35
Diane-35 mengandung kombinasi Cyproterone Acetate dan Ethinylestradiol. Obat kontrasepsi hormonal ini ampuh mengurangi dampak kadar hormon androgen berlebih pada penderita PCO, seperti timbulnya jerawat parah dan hirsutisme (pertumbuhan rambut berlebih). Dosis diminum 1 tablet sehari selama 21 hari berturut-turut diikuti jeda 7 hari.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Diane-35 di Toko Kesehatan Halodoc
3. Primolut N 5 mg
Primolut N mengandung Norethisterone (progestin sintetis) yang berfungsi memicu atau merapikan siklus haid yang tidak teratur akibat amenore atau oligomenore pada kondisi PCO. Obat ini diminum sesuai anjuran spesialis kandungan untuk memicu perdarahan pasca-penghentian obat.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Primolut N 5 mg di Toko Kesehatan Halodoc
4. Infolic Saset
Infolic mengandung Myo-Inositol dan Asam Folat yang mendukung fungsi ovarium, membantu memperbaiki kualitas sel telur, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Suplemen ini aman digunakan sebagai terapi pendamping untuk mendukung kesuburan penderita PCO. Dolaris diminum 1-2 saset per hari dilarutkan dalam air.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Infolic Saset di Toko Kesehatan Halodoc
Mengenal Kode PCO ICD 10 dalam Diagnosa Medis
Kode PCO ICD 10 E28.2 digunakan oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk mendokumentasikan kasus gangguan metabolisme dan endokrin ovarium. Penetapan kriteria diagnosis umumnya mengacu pada Kriteria Rotterdam, yaitu bila memenuhi 2 dari 3 kondisi berikut: oligo/anovulasi (haid tidak teratur), tanda klinis/laboratorium hiperandrogenisme, serta gambaran ovarium polikistik pada pemeriksaan ultrasonografi (USG).
Penanganan dan Gaya Hidup untuk PCO
Selain mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter, penanganan PCO memerlukan modifikasi gaya hidup sehat:
- Menerapkan pola makan rendah indeks glikemik untuk menjaga kadar gula darah.
- Rutin berolahraga minimal 150 menit per minggu untuk membantu sensitivitas insulin.
- Menjaga berat badan ideal, karena penurunan berat badan 5-10% dapat membantu memulihkan siklus ovulasi.
- Mengelola stres dengan baik agar tingkat hormon kortisol tetap stabil.
Studi Terkait
Studi klinis terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (2026) menunjukkan bahwa kombinasi terapi insulin sensitizer (seperti Metformin) dan suplementasi Myo-Inositol memberikan efikasi lebih tinggi dalam mengembalikan siklus ovulasi bulanan serta menurunkan indeks androgen bebas pada wanita dengan kriteria PCO ICD 10 E28.2 dibanding monoterapi.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami siklus haid yang tidak teratur, tidak mengalami haid lebih dari 3 bulan, atau kesulitan merencanakan kehamilan, segera konsultasikan kondisi kesehatanmu dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Melakukan konsultasi mengenai masalah kesehatan reproduksi kini semakin mudah melalui Halodoc. Kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan tepercaya tanpa perlu keluar rumah. Layanan ketersediaan dokter 24 jam dengan privasi yang aman penuh akan memberikanmu kemudahan dalam merencanakan program penanganan PCO secara optimal.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10) – Code E28.2: Polycystic ovarian syndrome.
PubMed. Diakses pada 2026. Lifestyle and Pharmacological Management of Polycystic Ovary Syndrome: An Updated Review.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) Symptoms and Treatments.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM: Metformin, Cyproterone Acetate, dan Inositol.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Kurasi Penanganan Kategori Gangguan Endokrin dan Reproduksi Wanita.
FAQ
Apa beda PCO dan PCOS?
PCO (Polycystic Ovaries) menggambarkan gambaran kista kecil pada ovarium lewat pemeriksaan USG. Sedangkan PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) adalah kondisi sindrom atau kumpulan gejala sistemik metabolic-endokrin yang menyertai gambaran ovarium polikistik tersebut.
Berapa kode ICD 10 untuk PCO / PCOS?
Kode PCO ICD 10 dalam klasifikasi internasional diagnosis medis tercatat di bawah kode E28.2 untuk Polycystic ovarian syndrome. Kode ini digunakan dokter untuk klasifikasi klinis penyakit sistem reproduksi dan endokrin.
Apakah PCO bisa disembuhkan secara total?
PCO tidak dapat disembuhkan secara instan, tetapi gejalanya dapat dikendalikan dengan sangat baik. Melalui kombinasi obat-obatan yang tepat dan pola hidup sehat, wanita dengan PCO tetap bisa mengatur siklus haid secara teratur serta berpeluang memiliki keturunan.
Apakah penderita PCO pasti mengalami pembuahan yang sulit?
Penderita PCO dapat mengalami kesulitan hamil akibat ovulasi yang tidak teratur (anovulasi). Namun, dengan evaluasi dokter spesialis kandungan serta terapi pemicu ovulasi yang tepat, kehamilan tetap sangat mungkin dicapai.





