• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kolesterol Rendah, Adakah Dampaknya pada Tubuh?

Kolesterol Rendah, Adakah Dampaknya pada Tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Penyakit yang berhubungan dengan kolesterol biasanya disebabkan oleh jumlah kolesterol yang cukup tinggi. Penyakit jantung, salah satu penyakit yang penyebab utamanya adalah kolesterol tinggi. Pasalnya, kolesterol atau zat berlemak dapat menyumbat arteri yang kemudian mampu mengganggu aliran darah. Akibatnya, seseorang bisa mengalami penyakit jantung atau stroke.

Walaupun lebih jarang daripada kolesterol tinggi, kolesterol yang terlalu rendah juga bisa menyebabkan sejumlah kondisi medis. Jika kolesterol tinggi berhubungan erat dengan penyakit jantung, kolesterol rendah dapat menjadi faktor dalam kondisi medis lainnya, seperti kanker, depresi, dan kecemasan. Berikut ini efek yang bisa dialami oleh tubuh ketika jumlah kolesterol dalam tubuh terlalu rendah. 

Baca Juga: Ini Perbedaan Jenis Kolesterol yang Harus Diketahui

Dampak Kolesterol Rendah

Faktanya, jumlah kolesterol yang rendah memang lebih baik daripada kolesterol tinggi untuk sebagian besar waktu. Namun, ketika angkanya turun menjadi sangat rendah, kamu harus waspada. Melansir dari Healthline, efek pasti dari kolesterol rendah untuk kesehatan sebenarnya masih terus dipelajari. Namun, sejauh ini kondisi kolesterol rendah tampaknya berdampak negatif terhadap kesehatan mental.

Studi dari Universitas Duke tahun 1999 menemukan, seseorang yang kolesterolnya rendah lebih cenderung memiliki gejala depresi dan kecemasan. Alasannya, kolesterol di dalam tubuh terlibat dalam pembuatan hormon dan vitamin D, sehingga ketika kadarnya rendah dapat mempengaruhi kesehatan otak. Seperti yang diketahui bahwa vitamin D penting untuk pertumbuhan sel. Ketika jumlah vitamin ini tidak memadai, maka sel-sel otak mulai berkurang yang menyebabkan kecemasan atau depresi

Dikutip dari Healthline, studi lain pada tahun 2012 yang dipresentasikan di American College of Cardiology Scientific Sessions menemukan hubungan antara kolesterol rendah dan risiko kanker. Namun, studi ini masih harus diteliti lebih lanjut. Selain itu, wanita hamil yang mengalami kolesterol rendah berisiko lebih tinggi melahirkan bayi prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah. Lantas, seperti apa gejala kolesterol rendah? 

Gejala Kolesterol Rendah

Bagi orang-orang yang memiliki kadar kolesterol LDL tinggi, sering tidak mengalami gejala sampai serangan jantung atau stroke terjadi. Ketika arteri koroner mengalami penyumbatan, seseorang dapat mengalami sakit dada karena berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Namun, kolesterol rendah tidak menyebabkan nyeri dada yang menandakan penumpukan zat lemak di arteri.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini 5 Penyakit yang Dapat Terjadi karena Kolesterol Tinggi

Karena kolesterol rendah berhubungan erat dengan depresi dan kecemasan, maka seseorang yang dengan kolesterol rendah mungkin akan mengalami gejala depresi dan kecemasan, seperti:

  • Merasa putus asa;

  • Mudah gugup;

  • Kebingungan;

  • Agitasi atau perasaan jengkel dan gelisah karena suatu hal tertentu;

  • Sulit membuat keputusan;

  • Mudah mengalami perubahan hati, sulit tidur, atau perubahan pola makan.

Kalau kamu mengalami salah satu dari gejala di atas, temui dokter agar diidentifikasi lebih lanjut. Kalau kamu berencana memeriksakan diri, kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Mengobati Kolesterol Rendah

Kurangnya jumlah kolesterol dalam tubuh bukan berarti bisa diobati dengan makan makanan berkolesterol tinggi. Kolesterol rendah berkaitan dengan depresi dan kecemasan, sehingga pengidapnya perlu evaluasi kesehatan mental dan mengubah pola makan serta gaya hidup yang lebih sehat.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Cek Kolesterol?

Jika kadar kolesterol memengaruhi kesehatan mental atau sebaliknya, dokter akan meresepkan obat antidepresan. Apabila obat statin yang sedang dikonsumsi menyebabkan kolesterol turun terlalu rendah, dosisnya perlu disesuaikan atau diganti dengan obat jenis lain. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Can My Cholesterol Be Too Low?.
Duke Health. Diakses pada 2020. Women With Low Cholesterol may be at Risk for Depression and Anxiety.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Cholesterol level: Can it be too low?.