• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Langkah Pencegahan Septic Arthritis

Langkah Pencegahan Septic Arthritis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Septic arthritis adalah infeksi pada sendi, akibat bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ini biasanya menyerang sendi-sendi besar di dalam tubuh, seperti sendi lutut atau pinggul. Salah satu penyebab infeksi sendi ini adalah ketidakmampuan selaput sendi (synovium), dalam melindungi sendi dari infeksi, secara menyeluruh.

Untuk mencegah terjadinya septic arthritis, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menghindari infeksi. Dalam hal ini, usahakan jangan sampai mengalami luka pada kulit. Misalnya, dengan mengaplikasikan pelembap, agar kulit tidak kering dan pecah-pecah. Bagi orang yang baru saja menjalani operasi sendi, jangan lupa untuk memeriksakan diri ke dokter ortopedi secara berkala, untuk memantau luka operasi.

Baca juga: Ketahui Gangguan Sendi yang Rentan Diidap Pegawai Kantoran

Cegah Kerusakan Jaringan Akibat Infeksi Septic Arthritis

Infeksi yang terjadi akibat septic arthritis berlangsung dengan cepat. Kondisi ini pun lambat laun dapat merusak jaringan lain di dalam sendi, seperti tulang rawan. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan segera untuk mencegah kerusakan tersebut, serta mewaspadai gejala yang terjadi.

Beberapa gejala yang dapat terjadi akibat septic arthritis adalah:

  • Sendi yang terinfeksi membengkak, kemerahan, dan terasa hangat.
  • Nyeri sendi, terutama saat digerakkan.
  • Sulit menggerakkan tungkai pada sendi yang terinfeksi.
  • Demam.
  • Tubuh terasa lelah dan lemah.

Pada bayi, gejala septic arthritis mungkin sulit dikenali. Ia biasanya akan menjadi uring-uringan dan menangis ketika menggerakkan sendi yang terinfeksi, misalnya ketika sedang diganti popoknya.

Segera periksakan diri ke dokter jika merasakan gejala septic arthritis, hingga menyebabkan rasa sakit dan sulit untuk menggerakan sendi yang terdampak. Agar lebih mudah, download saja aplikasi Halodoc untuk berbicara pada dokter lewat chat dan buat janji dengan dokter di rumah sakit

Baca juga: Perlu Tahu 6 Jenis Tendinitis, Gangguan pada Tulang

Pengobatan untuk Septic Arthritis

Untuk mengobati septic arthritis, dokter akan mengombinasikan obat-obatan antibiotik dengan pengeringan cairan sendi. Berikut dijelaskan satu persatu:

1. Antibiotik

Pemberian antibiotik bertujuan untuk mengobati infeksi akibat bakteri, serta mencegah penyebaran infeksi secara lebih luas. Pada tahap awal, antibiotik akan diberikan dalam bentuk suntikan. Kemudian, obat akan diganti dengan antibiotik yang diminum. Durasi terapi antibiotik biasanya 2- 6 minggu.

2. Pengeringan Cairan Sendi

Pemberian antibiotik perlu diikuti dengan pengeringan cairan sendi yang terinfeksi. Prosedur ini bertujuan untuk membersihkan infeksi hingga tuntas. Pengeringan cairan dapat dilakukan dengan menggunakan jarum yang dimasukkan ke dalam rongga sendi atau dengan menggunakan artroskopi, yaitu alat berbentuk selang yang dilengkapi kamera pada ujungnya. 

Baca juga: Ketahui 4 Penyebab Osteoporosis pada Wanita

Alat tersebut akan dimasukkan ke dalam sendi melalui sayatan kecil untuk menyedot dan mengeringkan cairan yang terinfeksi. Prosedur artroskopi kadang-kadang sulit dilakukan pada beberapa sendi. Oleh karena itu, dokter ortopedi akan menganjurkan bedah terbuka untuk mengeringkan cairan sendi yang terinfeksi.

Jika tidak segera ditangani, septic arthritis dapat menimbulkan komplikasi yang cukup berbahaya. Hal ini terjadi karena septic arthritis dapat menyebabkan penurunan kemampuan (degenerasi) dan kerusakan permanen pada sendi. Oleh karena itu, penting untuk mewaspadai gejala dan segera berkonsultasi ke dokter.

Referensi:
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Septic Arthritis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Septic Arthritis.
Stanford Children's Health. Diakses pada 2020. Septic Arthritis (Infectious Arthritis) in Children.
Healthline. Diakses pada 2020. Infectious (Septic) Arthritis.
WebMD. Diakses pada 2020. Septic Arthritis.