05 November 2018

Perlu Tahu 6 Jenis Tendinitis, Gangguan pada Tulang

Perlu Tahu 6 Jenis Tendinitis, Gangguan pada Tulang

Halodoc, Jakarta - Tendinitis merupakan kondisi peradangan atau iritasi pada tendon. Perlu diketahui bahwa, tendon adalah jaringan yang menghubungkan otot ke tulang, yang membantu dalam melakukan berbagai gerakan. Ketika terjadi peradangan pada tendon, rasa nyeri akan muncul ketika melakukan berbagai gerakan, terutama yang melibatkan otot. Kondisi ini dapat terjadi pada tendon bagian tubuh mana pun, meski umumnya paling sering terjadi pada bahu, siku, lutut, pergelangan kaki, dan tumit.

Tendinitis dapat disebabkan oleh 2 hal, cedera mendadak dan gerakan berulang. Sebagian orang mengalami tendinitis akibat pekerjaan atau hobi yang melibatkan gerakan berulang dan memberi tekanan pada tendon. Sementara sebagian lainnya terserang kondisi ini karena mengalami cedera.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami tendinitis. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Usia. Semakin bertambahnya usia, kelenturan tendon akan semakin berkurang. Akibatnya, orang-orang berusia lanjut memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini.

  2. Obesitas.

  3. Pengidap diabetes.

  4. Pengidap rheumatoid arthritis atau rematik.

  5. Olahraga berlebihan, terutama yang dilakukan tanpa pemanasan.

  6. Kebiasaan merokok.

  7. Penggunaan antibiotik jenis tertentu.

Jenis-Jenis Tendinitis

Berdasarkan letak tendon yang terserang, tendinitis dapat dibagi dalam beberapa jenis, sebagai berikut:

1. Lateral Epicondylitis

Tendinitis terjadi pada siku bagian luar. Penyebabnya adalah aktivitas yang melibatkan putaran pada pergelangan tangan, seperti pada atlet tenis dan bulutangkis.

2. Medial Epicondylitis

Tendinitis jenis ini menyerang tendon pada siku bagian dalam. Umumnya terjadi karena gerakan siku seperti yang dilakukan oleh atlet golf dan bisbol.

3. Achilles Tendinitis

Beralih ke bagian tubuh bawah, ada achilles tendinitis yang menyerang tendon achilles atau tendon yang terletak di belakang pergelangan kaki. Kondisi ini umumnya terjadi akibat aktivitas lari dan lompat yang berlebihan.

4. Rotator Cuff Tendinitis

Tendinitis jenis ini biasa dialami oleh mereka yang gemar melakukan olahraga yang melibatkan gerakan mengangkat lengan, seperti perenang. Bagian tendon yang diserang ketika mengalami tendinitis jenis ini adalah tendon rotator cuff, yaitu otot yang mengendalikan putaran bahu.

5. De Quervain Tendinitis

Gerakan menggenggam atau mencubit yang berlebihan dapat memicu terjadinya tendinitis jenis ini. Bagian tendon yang terserang gangguan ini adalah area pergelangan tangan, tepatnya di pangkal ibu jari. Pada beberapa kasus, de quervain tendinitis juga sering terjadi pada wanita dalam masa kehamilan, tanpa diketahui penyebab pastinya.

6. Knee Tendinitis

Sebagai bagian tubuh yang berperan vital dalam beraktivitas sehari-hari, tendon di bagian lutut pun tak pelak mengalami gangguan. Tendinitis yang menyerang tendon patellar yang terletak di bawah lutut atau tendon quadriceps yang berada di atas lutut ini dinamakan Knee Tendinitis. Gangguan tendon jenis ini umum terjadi pada atlet basket dan pelari jarak jauh.

Itulah beberapa fakta tentang taeniasis yang perlu diketahui. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal penyakit ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu 1 jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: