Menu Ibu Menyusui Agar Bayi Cepat Berhenti Mencret

DAFTAR ISI
- Makanan Ibu Menyusui saat Bayi Diare
- Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Menyusui
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Diare atau mencret pada bayi yang masih dalam masa menyusui sering kali membuat orang tua merasa khawatir. Selain akibat infeksi virus atau bakteri, asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu menyusui (Busui) juga memegang peranan penting dalam kesehatan pencernaan si Kecil.
Memperhatikan pola makan ibu dapat membantu meredakan keluhan pencernaan pada bayi dan mencegah kondisinya makin memburuk. Berikut adalah panduan pilihan makanan yang tepat untuk ibu menyusui saat bayi mengalami mencret.
Makanan Ibu Menyusui saat Bayi Diare
Sistem pencernaan bayi baru lahir hingga usia ASI eksklusif masih sangat sensitif terhadap perubahan zat yang terserap melalui ASI. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi makanan yang menenangkan pencernaan, kaya nutrisi, serta memicu pembentukan kualitas ASI yang baik.
Beberapa asupan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui meliputi:
- Pisang dan Apel Kukus: Kaya akan pektin atau serat larut air yang efektif membantu memadatkan tekstur feses dan menenangkan saluran cerna.
- Sup Bening dan Kaldu Daging: Membantu menjaga asupan cairan dan elektrolit ibu agar terhindar dari dehidrasi serta menjaga kecukupan produksi ASI.
- Makanan Probiotik: Yogurt tanpa pemanis buatan membantu menjaga flora normal usus ibu, yang secara tidak langsung mendukung sistem imun bayi.
- Nasi Putih dan Oatmeal: Sumber karbohidrat yang lembut dan mudah dicerna sehingga tidak membebani kerja saluran pencernaan.
- Protein Tanpa Lemak: Daging ayam rebus, telur, dan tahu menyediakan energi serta nutrisi esensial untuk pemulihan jaringan tubuh ibu.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Menyusui
Selain menambah asupan nutrisi yang tepat, Busui juga disarankan untuk membatasi makanan tertentu yang berisiko memperburuk diare pada bayi. Makanan yang terlalu pedas, bersantan pekat, kaya lemak jenuh, serta tinggi kafein sebaiknya dihindari sementara waktu.
Jika bayi dicurigai memiliki alergi atau intoleransi, ibu juga perlu membatasi konsumsi produk olahan susu sapi atau kacang-kacangan hingga kondisi pencernaan si Kecil kembali stabil.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika mencret pada bayi tidak kunjung membaik dalam waktu 1–2 hari, disertai demam, muntah berulang, feses berdarah, atau tanda dehidrasi seperti lemas, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kini konsultasi kesehatan bayi bisa dilakukan dengan mudah dari rumah. Kamu dapat langsung konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan saran penanganan medis yang tepat.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Diarrhoea in Infants and Young Children.
WebMD. Diakses pada 2026. Breastfeeding and Baby’s Digestive Health.
PubMed / National Institutes of Health. Diakses pada 2026. Maternal Diet and Breast Milk Composition in Infant Diarrhea Management.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Petunjuk Teknis Penanganan Diare pada Bayi dan Balita.
FAQ
1. Apakah ibu harus berhenti menyusui saat bayi mencret?
Tidak. Ibu tetap disarankan untuk terus memberikan ASI karena kandungan antibodi dan nutrisi dalam ASI sangat penting untuk membantu pemulihan serta mencegah bayi mengalami dehidrasi.
2. Apakah makanan pedas yang dikonsumsi ibu bisa membuat bayi mencret?
Makanan pedas atau berbumbu kuat dapat memicu gangguan pencernaan pada ibu dan berpotensi memengaruhi kenyamanan sistem cerna bayi yang sensitif, sehingga sebaiknya dihindari sementara waktu.
3. Kapan diare pada bayi menyusui dikatakan berbahaya?
Diare dikategorikan berbahaya jika berlangsung lebih dari 24–48 jam, disertai demam tinggi, ada bercak darah pada feses, atau bayi terlihat lemas dan tidak mau menyusu.





