• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Makanan Rendah Oksalat untuk Pengidap Batu Ginjal
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Makanan Rendah Oksalat untuk Pengidap Batu Ginjal

Makanan Rendah Oksalat untuk Pengidap Batu Ginjal

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 31 Desember 2021

“Pengidap batu ginjal umumnya disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung oksalat. Kendati demikian, ada beberapa makanan rendah oksalat yang aman dikonsumsi untuk pengidap batu ginjal.”

Makanan Rendah Oksalat untuk Pengidap Batu Ginjal

Halodoc, Jakarta – Penyakit batu ginjal terjadi ketika urine yang mengandung senyawa-senyawa tertentu tidak dikeluarkan dengan baik. Pada akhirnya, senyawa-senyawa ini menjadi kristal di dalam ginjal. Agar ukurannya tidak semakin membesar dan menyumbat saluran, pengidap batu ginjal perlu mengatur pola makannya.

Biasanya, dokter akan menyarankan pengidap batu ginjal untuk menghindari makanan tinggi oksalat. Oksalat adalah senyawa organik yang ditemukan di dalam berbagai tumbuhan. Senyawa ini dinilai dapat memperparah kondisi batu ginjal. Nah, berikut beberapa makanan rendah oksalat yang masih boleh dikonsumsi pengidap batu ginjal.

Makanan Rendah Oksalat untuk Pengidap Batu Ginjal

Banyak makanan secara alami rendah oksalat yang masih bisa dikonsumsi pengidap batu ginjal secara aman. Melansir dari Healthline, berikut ini beberapa jenis makanan yang rendah kandungan oksalatnya:

  • Buah-buahan, seperti pisang, blackberry, blueberry, ceri, stroberi, apel, aprikot, lemon, persik
  • Sayuran, seperti sawi, brokoli, kubis, kembang kol, jamur, bawang bombay, kacang polong, dan zucchini
  • Biji-bijian dan pati, seperti nasi putih, tepung jagung, oat bran
  • Protein, seperti telur, daging, ikan, unggas
  • Produk susu, seperti yoghurt, keju, susu, mentega
  • Minuman, seperti kopi, air, jus buah
  • Bumbu dan rempah-rempah, seperti kayu manis, lada hitam, kunyit, ketumbar, jinten, dan lain-lain.

Makanan-makanan di atas rendah kandungan oksalatnya. Kendati demikian, kamu tetap perlu membatasi makanan tersebut bila mengidap batu ginjal. Sebab, mengonsumsinya berlebihan tetap dapat memberikan efek negatif pada batu ginjal yang sudah ada.

Meningkatkan konsumsi makanan kaya kalsium dan minum lebih banyak air juga dapat membantu mengurangi risiko terkena batu ginjal. Bicaralah dengan ahli gizi dan dokter mengenai pilihan makanan sebelum memulai rencana diet baru.

Pengidap Batu Ginjal Pantang Konsumsi Ini

Adapun beberapa makanan yang pantang dikonsumsi pengidap batu ginjal karena tinggi kandungan oksalatnya. Beberapa makanan yang tidak diperbolehkan untuk pengidap batu ginjal diantaranya:

  • Buah-buahan tinggi oksalat, seperti kiwi, kurma, raspberry dan jeruk
  • Sayuran berupa bayam, lobak, kentang, bit, ubi, okra, dan wortel
  • Kacang-kacangan, seperti kacang merah, almond, walnut, pistachio, macadamia, dan mete
  • Biji-bijian dan pati, seperti biji bunga matahari, biji labu, beras merah, couscous, millet, bulgur, tepung jagung, dan bubur jagung
  • Cokelat
  • Minuman, seperti susu coklat, coklat panas, teh, dan jus tomat
  • Produk kedelai, seperti tahu, kedelai, dan burger kedelai

Selain menerapkan pola makan yang benar, olahraga, tidur cukup, dan faktor gaya hidup lainnya juga memainkan peran penting dalam menjaga secara keseluruhan. Diet terbaik selalu yang seimbang dan sesuai dengan gaya hidup kamu. Jika kamu mengalami gejala batu ginjal yang semakin parah, segera periksakan ke dokter. Supaya mudah dan praktis, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc saja. Jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi :
Healthline. Diakses pada 2021. Low Oxalate Diet: Overview, Food Lists, and How It Works.
Verywell Fit. Diakses pada 2021. What Is the Low Oxalate Diet?
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2021. What Is the Low Oxalate Diet?
National Kidney Foundation. Diakses pada 2021. Kidney Stone Diet Plan and Prevention.
American Kidney Fund. Diakses pada 2021. Kidney Stone Causes, Symptoms, Treatments, & Prevention.