• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Makanan yang Dapat Meningkatkan Risiko Terserang Batu Ginjal

Makanan yang Dapat Meningkatkan Risiko Terserang Batu Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Batu ginjal menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai. Bukan tanpa alasan, batu ginjal terasa menyakitkan hingga batu kecil melewati pipa saluran kencing dan keluar dari tubuh. Sayangnya, tidak semua orang menyadari eksistensi penyakit ini sampai pada tahap lanjut.

Batu ginjal terbentuk ketika bahan kimia tertentu terkonsentrasi dalam urin dan membentuk kristal. Lalu, kristal akan berkembang menjadi lebih besar dan masuk melalui saluran kemih. Jika batu ini tersangkut di suatu tempat dan menghalangi aliran urin, rasa sakitnya mungkin akan sangat mengganggu. 

Makanan yang Meningkatkan Risiko Batu Ginjal

Pada sebagian besar kasus, batu ginjal terjadi karena kalsium yang bercampur dengan fosfor atau oksalat. Tidak hanya itu, kristal yang menjadi batu juga bisa terbentuk dari asam urat yang muncul karena tubuh sedang melakukan metabolisme protein. 

Baca juga: Ini yang Terjadi Akibat Gangguan Fungsi Ginjal

Bagi sebagian orang, perubahan pola makan bisa membantu mencegah terbentuknya batu pada ginjal. Namun, ada pula kasus batu ginjal yang membutuhkan penanganan medis, termasuk obat untuk memecah batu ginjal atau pembedahan pengangkatan batu ginjal. 

Apabila terasa sangat menyakitkan, sebaiknya segera berobat ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Download dan pakai aplikasi Halodoc agar kamu tidak lagi perlu mengantre atau menunggu lama kala berobat ke rumah sakit, bertanya pada dokter atau membeli obat maupun vitamin. 

Lalu, apa saja makanan yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami batu ginjal? Berikut ini di antaranya:

  • Makanan Tinggi Oksalat

Banyak makanan yang mengandung asam oksalat, jadi sulit untuk menghindari konsumsinya sepenuhnya. Berdasarkan WebMD, ada beberapa jenis makanan dengan kandungan asam oksalat lebih tinggi dari lainnya, seperti bayam, kacang almond, kacang mete, sup miso, buah bit, okra, kentang yang dipanggang dengan kulitnya, ubi jalar, bahkan sereal. 

Baca juga: Awas, Kurang Minum Air Putih Bisa Sebabkan Gangguan Ginjal

  • Makanan Tinggi Garam

Apabila kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung garam atau natrium, jumlah kalsium dalam urine akan meningkat. Jadi, batasi konsumsi makanan tinggi garam atau natrium, termasuk makanan kalengan, daging kemasan, makanan cepat saji, hingga bumbu garam yang berlebihan dalam masakan.

  • Makanan Tinggi Protein Hewani

Banyak makanan sumber protein, seperti daging merah, ayam, unggas, ikan, dan telur yang meningkatkan jumlah asam urat. Mengonsumsi protein dalam jumlah besar juga mengurangi zat kimia dalam urin yang disebut sitrat, dilansir dari Healthline. Padahal, sitrat berperan untuk mencegah terbentuknya batu ginjal.

  • Hindari Mengonsumsi Minuman Bersoda

Minuman bersoda tinggi fosfat, bahan kimia lain yang bisa berperan dalam pembentukan batu ginjal. Hindari asupan gula tambahan, karena turut meningkatkan risiko batu ginjal. 

Baca juga: Nyeri saat Buang Air Kecil Jadi Gejala Sakit Ginjal?

Sementara itu, Harvard Health Publishing menyarankan untuk memenuhi asupan cairan untuk membantu mencairkan zat dalam urin yang menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Kamu juga bisa mengonsumsi jus jeruk atau limun, karena kandungan asam sitrat dalam minuman ini bisa membantu menghambat pembentukan batu ginjal. 



Referensi: 
Harvard Medical School. Diakses pada 2020. 5 Steps for Preventing Kidney Stones.
WebMD. Diakses pada 2020. Can What You Eat Give You Kidney Stones?
Healthline. Diakses pada 2020. Kidney Stone Diet: Foods to Eat and Avoid.