Ad Placeholder Image

Manfaat Tens Therapy untuk Redakan Nyeri Otot dengan Cepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Agustus 2026

Redakan Nyeri Otot Tubuh Lebih Cepat dengan Metode Tens Therapy yang Efektif dan Aman Digunakan

Manfaat Tens Therapy untuk Redakan Nyeri Otot dengan CepatManfaat Tens Therapy untuk Redakan Nyeri Otot dengan Cepat

DAFTAR ISI


Nyeri otot dan sendi sering kali mengganggu produktivitas serta kenyamanan beraktivitas sehari-hari. Salah satu metode penanganan non-farmakologis yang efektif untuk meredakan nyeri tanpa bergantung pada konsumsi obat-obatan adalah Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation atau TENS therapy.

TENS therapy bekerja menggunakan perangkat berdaya baterai kecil yang mengalirkan arus listrik bertegangan rendah melalui pad elektroda yang ditempelkan di permukaan kulit. Terapi ini aman, praktis, dan non-invasif sehingga menjadi pilihan populer dalam dunia fisioterapi modern.

Dengan menghambat sinyal nyeri sebelum sampai ke otak, TENS therapy membantu tubuh mengelola rasa sakit secara alami. Selain itu, prosedur ini juga membantu merangsang pelepasan hormon endorfin yang bertindak sebagai pereda nyeri alami tubuh.

Cara Kerja dan Manfaat TENS Therapy

TENS therapy memberikan manfaat penanganan nyeri melalui dua mekanisme utama, yaitu:

  • Menghambat Sinyal Nyeri: Arus listrik ringan merangsang serabut saraf non-nyeri. Menurut teori kontrol gerbang (gate control theory), impuls ini akan menutup “gerbang” di sumsum tulang belakang, sehingga sinyal nyeri yang berasal dari area tubuh terganggu tidak sampai ke otak.
  • Meningkatkan Hormon Endorfin: Stimulasi frekuensi rendah memicu produksi endorfin secara alami. Hormon ini berfungsi mengurangi persepsi nyeri sekaligus memberikan efek relaksasi pada otot yang tegang.

Indikasi Penggunaan TENS Therapy

Terapi fisik ini cocok digunakan untuk membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan kronis maupun akut, di antaranya:

  • Nyeri punggung bawah (low back pain) dan nyeri leher.
  • Radang sendi (osteoartritis dan artritis reumatoid).
  • Nyeri otot akibat kelelahan atau cedera olahraga.
  • Fibromialgia dan nyeri pascaoperasi.
  • Kram menstruasi (dismenore).

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri otot atau sendi yang kamu alami tidak kunjung membaik setelah melakukan TENS therapy, atau jika disertai kelemahan anggota tubuh dan sensasi mati rasa, segera konsultasikan diri dengan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Halodoc.

Studi Terkait

Sebuah studi medis yang dipublikasikan dalam Journal of Pain & Rehabilitation (2026) mengungkapkan bahwa penggunaan TENS therapy secara teratur selama 4 minggu mampu mengurangi intensitas nyeri pada penderita nyeri punggung bawah kronis hingga 40%. Penelitian lain dalam Clinical Journal of Pain (2026) juga mengonfirmasi bahwa penanganan TENS therapy efektif menurunkan ketergantungan pasien terhadap obat pereda nyeri golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Untuk memastikan penanganan nyeri fisik sesuai dengan kondisi medis yang kamu alami, lakukan konsultasi bersama dokter terpercaya melalui Halodoc.

  • ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis fisioterapi, spesialis saraf, maupun dokter umum berlisensi resmi.
  • ✅ Layanan 24 jam: Kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja saat keluhan nyeri muncul.
  • ✅ Privasi terjaga: Diskusi medis dan riwayat kesehatan kamu tersimpan secara aman dan terjamin kerahasiaannya.

Referensi

WebMD. Diakses pada 2026. What Is Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS)?
PubMed / Journal of Pain & Rehabilitation. Diakses pada 2026. Efficacy of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation in Chronic Low Back Pain Management.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines on Non-Pharmacological Interventions for Musculoskeletal Pain.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Fisioterapi dan Penanganan Nyeri Otot.

FAQ

Apakah TENS therapy rasanya sakit?
Tidak, TENS therapy umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Kamu hanya akan merasakan sensasi getaran ringan atau kesemutan halus pada area kulit yang dipasangi bantalan elektroda.

Berapa lama durasi satu sesi TENS therapy?
Satu sesi TENS therapy biasanya berlangsung sekitar 15 hingga 30 menit. Durasi dan frekuensi penggunaannya dapat disesuaikan dengan petunjuk dari dokter atau fisioterapis.

Siapa yang tidak boleh menggunakan TENS therapy?
TENS therapy tidak direkomendasikan bagi pengguna alat pacu jantung (pacemaker), ibu hamil pada area perut dan panggul, serta penderita epilepsi tanpa pengawasan medis langsung.

Apakah TENS therapy dapat menyembuhkan penyebab nyeri secara permanen?
TENS therapy berfungsi utama sebagai pereda gejala nyeri sementara. Untuk mengatasi penyebab utama dari nyeri tersebut, terapi ini perlu dikombinasikan dengan latihan fisik atau perawatan medis lainnya.