Ad Placeholder Image

Memahami Alur Perjalanan Penyakit atau Pathway DBD Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 11 Agustus 2026

Pahami tahapan medis infeksi virus melalui penjelasan lengkap pathway DBD terkini secara akurat.

Memahami Alur Perjalanan Penyakit atau Pathway DBD LengkapMemahami Alur Perjalanan Penyakit atau Pathway DBD Lengkap

DAFTAR ISI


Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini memiliki alur perjalanan penyakit (pathway DBD) yang terbagi dalam tiga fase: fase febril, fase kritis, dan fase pemulihan. Pada fase febril, pasien mengalami demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, dan ruam. Di fase kritis, risiko kebocoran plasma dan perdarahan meningkat—ini adalah saat yang paling berbahaya. Fase pemulihan ditandai dengan peningkatan trombosit dan stabilisasi kondisi. Meski tidak ada obat spesifik untuk virus dengue, pengobatan fokus pada manajemen gejala dan pencegahan komplikasi. Oleh karena itu, pemilihan obat pendukung yang tepat sangat penting untuk mempercepat pemulihan dan mencegah infeksi sekunder.

Rekomendasi Obat DBD

1. Cefixime 200 mg 10 Kapsul

Kandungan aktif cefixime adalah antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga yang efektif melawan infeksi bakteri sekunder, seperti infeksi saluran pernapasan atau saluran kemih yang kerap menyertai DBD. Dosis umum dewasa: 200 mg sekali sehari. Hindari jika alergi sefalosporin atau penisilin.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cefixime 200 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Azithromycin 500 mg 6 Tablet

Azithromycin adalah antibiotik makrolida yang dapat digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri responsif terhadapnya, termasuk infeksi saluran pernapasan atas. Dosis tunggal 500 mg per hari biasanya diberikan selama 3-5 hari. Tidak boleh digunakan pada pasien dengan gangguan hati berat. Pastikan penggunaannya atas rekomendasi dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Azithromycin 500 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Komplikasi DBD
  1. Terlambat mendapatkan penanganan di fase kritis
  2. Penggunaan obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID) seperti ibuprofen yang dapat memperburuk perdarahan
  3. Dehidrasi akibat mual, muntah, atau demam tinggi
  4. Kondisi medis predisposisi seperti diabetes atau penyakit jantung

3. Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet

Ciprofloxacin adalah antibiotik golongan kuinolon yang diberikan untuk infeksi bakteri berat, termasuk infeksi saluran kemih atau gastrointestinal. Dosis dewasa: 500 mg 2 kali sehari. Hindari pada ibu hamil, anak di bawah 18 tahun, atau penderita gangguan saraf pusat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Metronidazole 500 mg 10 Tablet

Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi anaerob dan parasit, sering kali menjadi pertimbangan jika ada gejala diare atau infeksi saluran cerna yang menyertai DBD. Dosis umum: 500 mg 2-3 kali sehari, selama 5-7 hari. Hindari alkohol saat mengonsumsi obat ini.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Metronidazole 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Co Amoxiclav 625 mg 6 Tablet

Kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat ini efektif untuk infeksi bakteri resisten, termasuk infeksi saluran pernapasan atau telinga yang berpotensi muncul saat sistem imun melemah akibat DBD. Dosis umum: 1 tablet 2 kali sehari. Waspada terhadap reaksi alergi atau diare berat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Co Amoxiclav 625 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Pendukung Pemulihan DBD

Untuk mendukung pemulihan, konsumsi banyak cairan seperti air putih, air kelapa, atau oralit untuk mencegah dehidrasi. Konsumsi makanan bergizi tinggi protein dan vitamin C seperti jeruk, stroberi, atau sayuran hijau. Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas berat hingga trombosit kembali stabil.

Studi Terkait

PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Management of Dengue Fever: A Systematic Review of Antibiotic Use in Dengue Without Secondary Infection.

World Health Organization. Diakses pada 2026. Dengue Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control: New Edition.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

DBD adalah penyakit yang berpotensi memburuk dalam waktu singkat. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami demam tinggi lebih dari 2 hari, nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, atau tanda perdarahan (gusi berdarah, mimisan, atau tinja hitam), segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Chat dokter sekarang untuk penilaian langsung dan rekomendasi penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Referensi

    PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Management of Dengue Fever: A Systematic Review of Antibiotic Use in Dengue Without Secondary Infection.
    World Health Organization. Diakses pada 2026. Dengue Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control: New Edition.
    BPOM. Diakses pada 2026. Daftar Obat Antibiotik yang Diizinkan untuk Pengobatan Infeksi Sekunder pada DBD.
    Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Panduan Penatalaksanaan Demam Berdarah Dengue di Fasilitas Kesehatan.

    FAQ

    1. Apakah antibiotik bisa menyembuhkan DBD?
    Tidak. DBD disebabkan virus, bukan bakteri. Antibiotik hanya diberikan jika ada infeksi sekunder bakteri, seperti pneumonia atau infeksi saluran kemih, berdasarkan diagnosa dokter.

    2. Berapa lama waktu pemulihan DBD?
    Pemulihan umumnya terjadi dalam 7–10 hari, tetapi fase kritis bisa terjadi pada hari ke-3–7. Pemantauan trombosit dan cairan tubuh sangat penting selama periode ini.

    3. Apakah boleh minum paracetamol untuk turunkan demam DBD?
    Ya, paracetamol aman digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri. Hindari ibuprofen atau aspirin karena bisa meningkatkan risiko perdarahan.

    4. Kapan trombosit mulai naik lagi setelah DBD?
    Trombosit biasanya mulai meningkat pada hari ke-5–7 sejak demam muncul. Peningkatan ini menandakan fase pemulihan sudah dimulai dan kondisi mulai stabil.