FGM adalah praktik berbahaya yang melanggar hak asasi perempuan dan perlu segera dihentikan.

DAFTAR ISI
- Apa Itu FGM?
- Dampak Kesehatan FGM bagi Perempuan
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- FAQ
Kesehatan reproduksi perempuan merupakan aspek fundamental dari kesejahteraan fisik dan emosional. Namun, di berbagai belahan dunia, masih ada praktik tradisi yang dapat mengancam integritas organ reproduksi perempuan, salah satunya adalah FGM.
Istilah ini mungkin terasa asing bagi sebagian orang, tetapi risikonya terhadap kesehatan sangat serius. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lembaga medis internasional melarang keras praktik ini karena tidak memberikan manfaat medis sedikit pun dan justru memicu dampak buruk berjangka panjang.
Apa Itu FGM?
FGM adalah singkatan dari Female Genital Mutilation atau mutilasi genital perempuan. Praktik ini mencakup seluruh prosedur yang melibatkan pengangkatan sebagian atau seluruh organ kelamin luar perempuan, atau melukai organ kelamin perempuan lainnya karena alasan non-medis.
WHO membagi FGM menjadi empat jenis utama:
- Tipe 1 (Klitoridektomi): Pemotongan sebagian atau seluruh klitoris.
- Tipe 2 (Eksisi): Pemotongan sebagian atau seluruh klitoris beserta labia minora.
- Tipe 3 (Infibulasi): Penyempitan lubang vagina dengan cara memotong dan merapatkan kembali jaringan labia.
- Tipe 4: Prosedur berbahaya lainnya seperti menindik, mengikis, atau membakar area genital.
Dampak Kesehatan FGM bagi Perempuan
Praktik FGM berisiko menimbulkan komplikasi kesehatan fatal, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Beban kesehatan ini dirasakan sepanjang hidup perempuan yang mengalaminya.
Berikut adalah beberapa dampak kesehatan dari FGM:
- Nyeri hebat dan pendarahan: Pemotongan jaringan tanpa anestesi yang memadai berisiko menyebabkan pendarahan berat yang mengancam jiwa.
- Infeksi organ reproduksi: Penggunaan alat yang tidak steril dapat memicu infeksi bakteri, tetanus, hingga sepsis.
- Gangguan buang air kecil: Pembengkakan atau jaringan parut dapat menyumbat saluran kemih, menyebabkan nyeri dan retensi urin.
- Masalah persalinan: Mutilasi jaringan genital meningkatkan risiko komplikasi saat melahirkan, pendarahan pascapersalinan, hingga kematian bayi saat lahir.
- Trauma psikologis: Pengalaman traumatik ini sering menyebabkan depresi, kecemasan berlebih, dan post-traumatic stress disorder (PTSD).
Studi Terkait
Sebuah publikasi studi kesehatan reproduksi pada tahun 2026 menegaskan bahwa survivor FGM memiliki tingkat risiko 3 hingga 4 kali lebih tinggi untuk mengalami infeksi saluran kemih (ISK) berulang serta komplikasi obstetri berat saat bersalin dibandingkan perempuan yang tidak menjalani prosedur tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi publik serta perlindungan hukum bagi anak dan perempuan dari prosedur non-medis yang merusak ini.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau kerabat mengalami keluhan seperti nyeri panggul kronis, infeksi saluran kemih berulang, atau gangguan saat melahirkan dan berhubungan seksual akibat dampak FGM, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam. Kamu juga bisa berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Halodoc untuk penanganan medis yang aman dan tepat.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Layanan konsultasi ke dokter Halodoc memberikan kemudahan bagi kamu untuk berdiskusi mengenai masalah kesehatan reproduksi secara privat, aman, dan nyaman dari mana saja.
- ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis yang terverifikasi dan profesional.
- ✅ Akses 24/7: Siap membantu kapan pun kamu membutuhkan informasi medis.
- ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data dan riwayat konsultasi kamu terjaga penuh.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Female Genital Mutilation Key Facts.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Long-term Reproductive and Psychological Complications of Female Genital Mutilation.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Panduan Kesehatan Reproduksi Perempuan.
WebMD. Diakses pada 2026. Female Genital Mutilation/Cutting: Health Risks and Impact.
FAQ
Apakah FGM memiliki manfaat medis bagi wanita?
Sama sekali tidak. Lembaga kesehatan dunia seperti WHO menyatakan bahwa FGM tidak memberikan manfaat kesehatan apa pun dan justru membahayakan organ reproduksi serta mental wanita.
Apa efek samping jangka pendek yang paling umum dari FGM?
Efek samping jangka pendek yang sering terjadi meliputi pendarahan berat, infeksi luka, demam, nyeri hebat, serta kesulitan buang air kecil.
Apakah FGM bisa memicu komplikasi saat melahirkan?
Ya, wanita yang pernah mengalami FGM berisiko lebih tinggi mengalami proses persalinan yang sulit, pendarahan pascamelahirkan, hingga komplikasi pada bayi yang dilahirkan.





