Ad Placeholder Image

Memahami Jones Criteria untuk Diagnosis Demam Rematik

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Mengenal Jones Criteria untuk Diagnosis Demam Rematik secara Tepat dan Cepat bagi Pasien.

Memahami Jones Criteria untuk Diagnosis Demam RematikMemahami Jones Criteria untuk Diagnosis Demam Rematik

DAFTAR ISI


Jones criteria adalah pedoman klinis berbasis bukti yang digunakan oleh tenaga medis untuk mendiagnosis demam rematik akut (Acute Rheumatic Fever). Demam rematik merupakan komplikasi peradangan serius yang dapat muncul setelah seseorang mengalami infeksi tenggorokan akibat bakteri Streptococcus pyogenes (Group A Streptococcus) yang tidak ditangani sampai tuntas.

Kondisi ini sangat krusial untuk dideteksi secara dini karena peradangan yang ditimbulkan dapat menyerang berbagai organ tubuh, terutama jantung, sendi, kulit, dan sistem saraf pusat. Jika tidak terdiagnosis dan diobati dengan cepat, demam rematik berisiko menyebabkan kerusakan permanen pada katup jantung, yang dikenal sebagai penyakit jantung rematik.

Pedoman diagnosis ini pertama kali dikembangkan oleh Dr. T. Duckett Jones pada tahun 1944 dan terus diperbarui oleh American Heart Association (AHA) agar relevan dengan perkembangan medis modern. Memahami pedoman ini membantu kamu mengenali pentingnya penanganan dini infeksi bakteri tenggorokan.

Apa Itu Jones Criteria?

Jones criteria dirancang untuk membantu dokter membedakan demam rematik dari penyakit inflamasi lain yang memiliki gejala serupa. Karena tidak ada satu tes laboratorium tunggal yang dapat memastikan demam rematik secara langsung, diagnosis ditegakkan melalui kombinasi gejala klinis dan bukti infeksi streptokokus sebelumnya.

Kriteria Mayor dan Minor dalam Jones Criteria

Dalam panduan ini, manifestasi klinis dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu kriteria mayor dan kriteria minor:

1. Kriteria Mayor

  • Karditis: Peradangan pada lapisan jantung yang dapat mengenai miokardium, endokardium, atau perikardium. Ini merupakan komplikasi paling berbahaya.
  • Poliartritis berpindah: Nyeri dan pembengkakan pada beberapa sendi besar (seperti lutut, pergelangan kaki, atau siku) yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya.
  • Chorea Sydenham: Gangguan gerakan tidak terkendali pada wajah, tangan, atau kaki akibat peradangan pada sistem saraf.
  • Erythema marginatum: Ruam merah khas pada kulit yang tidak gatal, biasanya tampak di bagian dada atau punggung.
  • Nodul subkutan: Benjolan kecil yang keras dan tidak nyeri di bawah kulit, umumnya di atas permukaan sendi atau tulang.

2. Kriteria Minor

  • Demam: Peningkatan suhu tubuh yang persisten.
  • Artralgia: Nyeri pada sendi tanpa adanya tanda-tanda peradangan atau pembengkakan yang nyata.
  • Peningkatan reaktan fase akut: Laju endap darah (LED) atau C-reactive protein (CRP) yang tinggi dalam tes darah.
  • Perpanjangan interval PR: Perubahan aktivitas listrik jantung yang terlihat melalui pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).

Penerapan Jones Criteria untuk Diagnosis

Untuk mengonfirmasi diagnosis demam rematik akut awal, pasien harus menunjukkan bukti adanya infeksi bakteri Streptococcus grup A sebelumnya (seperti hasil usap tenggorokan positif, tes antigen cepat, atau peningkatan titer antibodi ASTO) ditambah salah satu dari kondisi berikut:

  • Adanya 2 kriteria mayor.
  • Adanya 1 kriteria mayor ditambah 2 kriteria minor.

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala mendadak setelah infeksi tenggorokan, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc agar penanganan medis yang tepat dapat segera diberikan.

Studi Terkait

Sebuah studi medis yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association (2026) menekankan bahwa penerapan kriteria Jones yang disesuaikan dengan stratifikasi risiko populasi berhasil meningkatkan akurasi diagnosis demam rematik akut hingga 25 persen dan secara signifikan menurunkan risiko kerusakan katup jantung jangka panjang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah seperti timbul nyeri sendi yang berpindah, demam tinggi, atau sesak napas setelah sakit tenggorokan, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi kesehatan kini lebih gampang, cepat, dan terjangkau melalui Halodoc.

  • ✅ Dokter berpengalaman: Lebih dari 20.000 dokter spesialis dan dokter umum berlisensi aktif (STR dan SIP) siap melayani.
  • ✅ Respon cepat: Konsultasi instan dengan dokter tanpa perlu mengantre.
  • ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan riwayat percakapan kamu aman 100%.
  • ✅ Layanan 24 jam: Dokter siap membantu kamu kapan saja, di mana saja.

Referensi

Journal of the American Heart Association. Diakses pada 2026. Revised Jones Criteria for Acute Rheumatic Fever: Contemporary Clinical Practice and Guidelines.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Rheumatic Heart Disease and Rheumatic Fever Guidelines.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Clinical Diagnosis and Management of Acute Rheumatic Fever.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Demam Rematik.

FAQ

1. Apakah Jones criteria bisa mendiagnosis penyakit jantung rematik?

Jones criteria secara khusus digunakan untuk mendiagnosis demam rematik akut (stage awal). Namun, deteksi dini melalui pedoman ini sangat krusial untuk mencegah berlanjutnya kondisi menjadi penyakit jantung rematik yang bersifat kronis.

2. Siapa yang paling sering terkena demam rematik?

Demam rematik paling sering dialami oleh anak-anak dan remaja berusia 5 hingga 15 tahun. Meskipun demikian, dewasa muda juga dapat mengalaminya jika infeksi bakteri streptokokus tidak diobati dengan sempurna.

3. Apakah demam rematik bisa disembuhkan total?

Demam rematik dapat diatasi dengan pemberian antibiotik dan obat antiinflamasi yang tepat dari dokter. Penanganan cepat sangat penting agar peradangan tidak meninggalkan bekas luka permanen pada katup jantung.

4. Bagaimana cara mencegah timbulnya demam rematik?

Cara pencegahan paling efektif adalah mengobati infeksi tenggorokan akibat bakteri Streptococcus secara tuntas dengan antibiotik sesuai anjuran dokter. Jangan menghentikan konsumsi antibiotik sebelum jangka waktu yang ditentukan habis.