Ad Placeholder Image

Memahami Kode ICD 10 Sequelae Stroke dengan Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Memahami kode icd 10 sequelae stroke untuk diagnosis klinis dan pemulihan pasien pasca stroke.

Memahami Kode ICD 10 Sequelae Stroke dengan TepatMemahami Kode ICD 10 Sequelae Stroke dengan Tepat

DAFTAR ISI


Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan jangka panjang di seluruh dunia. Setelah melewati fase akut, banyak penyintas stroke yang masih mengalami dampak sisa atau gangguan fungsi tubuh tertentu. Kondisi medis ini secara internasional diklasifikasikan menggunakan kode ICD 10 sequelae stroke (gejala sisa akibat penyakit pembuluh darah otak).

Sequelae mengacu pada kondisi klinis kronis seperti kelumpuhan sebagian (hemiplegia), gangguan bicara (afasia), hingga penurunan daya ingat yang bertahan lebih dari satu tahun atau menetap setelah serangan stroke utama. Diagnosis medis yang tepat menggunakan kode sistem ICD 10 sangat penting untuk menentukan jalur rehabilitasi medis serta terapi pencegahan stroke berulang.

Penanganan pascastroke tidak hanya berfokus pada terapi fisik atau rehabilitasi medis, tetapi juga pada pengontrolan faktor risiko secara ketat. Dokter umumnya meresepkan kombinasi obat-obatan rutin seperti pengencer darah dan pembersih plak kolesterol untuk meminimalkan risiko bahaya sekunder.

Rekomendasi Obat untuk Penanganan Pascastroke

Berikut adalah beberapa pilihan obat yang sering digunakan dalam penanganan dan pencegahan sekunder pada pasien pascastroke berdasarkan petunjuk medis:

1. Kalnex 500 mg 10 Tablet

Kalnex mengandung Asam Traneksamat 500 mg yang bekerja sebagai agen antifibrinolitik untuk membantu menghentikan perdarahan abnormal. Obat ini dapat digunakan pada kondisi pendarahan spesifik atas indikasi dan pengawasan ketat dari dokter spesialis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kalnex 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Atorvastatin 20 mg digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah. Bagi penderita pascastroke iskemik, statin berperan penting menstabilkan plak di pembuluh darah sehingga mencegah terjadinya sumbatan ulang.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Atorvastatin 10 mg 10 Tablet

Atorvastatin dosis 10 mg umumnya diresepkan sebagai dosis awal atau dosis pemeliharaan untuk mengontrol kadar lemak darah pada pasien dengan risiko kardiovaskular tingkat sedang hingga tinggi.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Atorvastatin 20 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin

Paket obat rutin Atorvastatin 20 mg isi 30 tablet memudahkan pasien stroke dalam menjalankan terapi jangka panjang secara konsisten tanpa terputus untuk menjaga kesehatan pembuluh darah otak.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 3 Strip di Toko Kesehatan Halodoc

5. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Clopidogrel merupakan obat antiplatelet (pengencer darah) yang bekerja mencegah sel darah merah saling menempel dan membentuk gumpalan. Obat ini sangat krusial untuk mencegah stroke iskemik berulang atau serangan jantung.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Memahami Kode ICD 10 Sequelae Stroke

Dalam rekam medis internasional (ICD-10), efek sisa atau komplikasi pascastroke dikelompokkan dalam kategori I69 (Sequelae of cerebrovascular disease). Kode ini terbagi lagi menjadi beberapa subkategori spesifik, seperti:

  • I69.0: Gejala sisa akibat perdarahan subaraknoid.
  • I69.1: Gejala sisa akibat perdarahan intraserebral.
  • I69.3: Gejala sisa akibat infark serebral (stroke iskemik).
  • I69.8: Gejala sisa akibat penyakit serebrovaskular lainnya.

Penggunaan kode ini membantu tim medis mencatat komplikasi seperti kelumpuhan satu sisi tubuh (hemiparesis), kaku otot, serta gangguan kognitif secara terstruktur untuk merancang program rehabilitasi secara tepat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala pascastroke yang semakin memburuk, penurunan fungsi motorik mendadak, atau memerlukan evaluasi dosis obat rutin pencegah stroke berulang, segera konsultasikan diri dengan Dokter Spesialis Saraf di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui layanan konsultasi dokter di Halodoc, kamu bisa berdiskusi langsung mengenai keluhan kesehatan kapan saja dan di mana saja. Dokter berlisensi siap memberikan saran medis, resep obat resmi, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat secara cepat dan aman.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10) – Chapter IX: Diseases of the circulatory system (I69).
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stroke.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Long-term Sequelae and Rehabilitation Outcomes in Post-Stroke Patients.
WebMD. Diakses pada 2026. Stroke Recovery and Long-Term Sequelae Management.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan sequelae stroke dalam kode ICD 10?

Sequelae stroke (kode ICD 10: I69) mengacu pada komplikasi atau gejala sisa yang menetap setelah serangan stroke akut terlewati, seperti kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, atau gangguan memori.

2. Apakah obat pengencer darah seperti Clopidogrel harus diminum terus-menerus pascastroke?

Ya, obat pengencer darah biasanya diresepkan secara jangka panjang oleh dokter untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah baru yang dapat memicu serangan stroke berulang.

3. Mengapa pasien pascastroke perlu mengonsumsi obat statin seperti Atorvastatin?

Atorvastatin berguna untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan menstabilkan plak pembuluh darah, sehingga menurunkan risiko terjadinya penyumbatan berulang di otak.