Ad Placeholder Image

Memahami Kode ICD 10 untuk Kondisi Destroyed Lung Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Pahami Kode Destroyed Lung ICD 10 Untuk Penegakan Diagnosis Medis yang Tepat dan Akurat.

Memahami Kode ICD 10 untuk Kondisi Destroyed Lung LengkapMemahami Kode ICD 10 untuk Kondisi Destroyed Lung Lengkap

DAFTAR ISI


Destroyed lung (sindrom paru hancur) merupakan istilah medis yang menggambarkan kondisi di mana satu sisi organ paru-paru mengalami kerusakan berat, nekrosis, dan hilangnya fungsi secara permanen. Kondisi ireversibel ini merupakan komplikasi akhir akibat penyakit infeksi kronis pada saluran pernapasan yang berlangsung bertahun-tahun.

Dalam praktik klinis dan administrasi medis, pencatatan diagnosis yang akurat sangat krusial. Sistem pengkodean ICD-10 (*International Classification of Diseases 10th Revision*) digunakan untuk mengidentifikasi kondisi ini guna menentukan langkah perawatan, pemantauan klinis, hingga administrasi rekam medis pasien.

Mengingat destroyed lung adalah gangguan organ yang sangat parah dan berisiko tinggi menyebabkan gagal napas, kondisinya tidak bisa ditangani hanya dengan obat-obatan bebas. Penanganan kondisi ini memerlukan evaluasi ketat dari dokter spesialis paru serta tindakan medis khusus.

Memahami Kode ICD-10 untuk Destroyed Lung

Dalam klasifikasi ICD-10, tidak ada satu kode tunggal yang secara eksplisit dinamai “destroyed lung”. Oleh karena itu, penetapan kode medis disesuaikan dengan penyebab utama (*underlying cause*) atau sekuele dari kerusakan jaringan paru tersebut, antara lain:

  • B90.9: *Sequelae of respiratory and unspecified tuberculosis* (Digunakan jika kerusakan paru merupakan akibat sisa dari infeksi Tuberkulosis paru pasca-pengobatan).
  • J98.4: *Other disorders of lung* (Kategori umum untuk kerusakan, penyusutan, atau kelainan struktur parenkim paru).
  • J47: *Bronchiectasis* (Jika kondisi kerusakan dikarakterisasi oleh pelebaran kapiler bronkus yang amat parah dan meluas).
  • J98.8: *Other specified respiratory disorders* (Digunakan untuk gangguan pernapasan spesifik lainnya sesuai determinasi dokter penanggung jawab).

Gejala dan Penyebab Destroyed Lung

Penyebab paling dominan dari destroyed lung adalah penyakit Tuberkulosis (TB) paru yang terlambat didiagnosis, tidak diobati secara tuntas, atau mengalami resistensi obat (MDR-TB). Selain TB, infeksi jamur paru kronis seperti aspergiloma, abses paru berulang, dan bronkiektasis berat juga dapat memicu kehancuran struktur paru.

Gejala yang sering dialami oleh penderita meliputi:

  • Sesak napas kronis yang semakin memberat saat beraktivitas.
  • Batuk berdahak kronis yang sering disertai dahak bercampur darah (hemoptisis).
  • Nyeri dada kronis pada sisi paru yang terdampak.
  • Napas berbunyi (mengi) dan penurunan berat badan secara drastis.
  • Sering mengalami infeksi saluran pernapasan berulang.

Penanganan Medis untuk Destroyed Lung

Kerusakan parenkim paru pada kondisi ini bersifat permanen dan tidak dapat pulih kembali. Oleh sebab itu, fokus utama penanganan medis meliputi:

  • Pengontrolan Infeksi Sekunder: Pemberian antibiotik atau antijamur berdasarkan resep dokter untuk mengatasi eksaserbasi infeksi.
  • Terapi Suportif: Pemberian terapi oksigen tambahan dan fisioterapi dada untuk mengoptimalkan kapasitas paru yang tersisa.
  • Pembedahan (Pneumonektomi): Pengangkatan jaringan paru yang telah hancur melalui prosedur operasi. Langkah ini diambil jika pasien mengalami batuk darah masif yang mengancam jiwa atau infeksi berat yang terus berulang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluarga memiliki riwayat penyakit TB paru dan mengalami sesak napas yang kian parah atau batuk darah berulang, segera konsultasikan kondisi medis tersebut dengan Dokter Spesialis Paru di Halodoc untuk penanganan sedini mungkin.

Studi Terkait

Berdasarkan riset klinis mengenai pembedahan thoraks yang dipublikasikan dalam jurnal medis pulmonologi terkini (2026), tindakan reseksi paru atau pneumonektomi pada pasien dengan *destroyed lung* terbukti secara signifikan menurunkan angka mortalitas akibat komplikasi batuk darah (hemoptisis masif) serta meningkatkan kualitas hidup pasien pasca-operasi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

  • ✅ Dokter berlisensi: Konsultasi dengan dokter spesialis paru dan penyakit dalam yang berpengalaman.
  • ✅ Bisa kapan saja & di mana saja: Akses 24/7 langsung dari ponselmu melalui layanan konsultasi dokter Halodoc.
  • ✅ Resep digital: Jika diperlukan, dokter akan memberikan rujukan medis atau resep obat resmi yang aman.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10).
PubMed Central (NCBI). Diakses pada 2026. Clinical Characteristics and Surgical Outcomes of Destroyed Lung Syndrome.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Severe Chronic Respiratory Diseases and Lung Damage.

FAQ

1. Berapa kode ICD-10 untuk kondisi destroyed lung?
Kode ICD-10 yang paling umum digunakan adalah B90.9 (sekuele dari Tuberkulosis) atau J98.4 (kelainan paru lainnya), bergantung pada penyebab medis yang mendasarinya.

2. Apakah kondisi destroyed lung bisa disembuhkan secara total?
Kerusakan struktur jaringan paru pada *destroyed lung* bersifat ireversibel atau tidak dapat kembali normal. Penanganan bertujuan untuk mencegah infeksi berulang dan mengendalikan komplikasi.

3. Apakah penderita destroyed lung harus menjalani operasi?
Tindakan operasi pengangkatan paru (pneumonektomi) dilakukan jika pasien mengalami komplikasi berat, seperti batuk darah hebat yang berulang atau infeksi bernanah yang tak kunjung sembuh.

4. Bisakah seseorang hidup hanya dengan satu paru-paru?
Ya, seseorang bisa bertahan hidup dengan satu paru-paru jika paru yang tersisa masih berfungsi dengan baik. Namun, pasien harus menjaga kesehatan organ pernapasan dengan ketat dan menghindari paparan asap rokok atau polusi.