Ad Placeholder Image

Memahami Kode ICD RA untuk Diagnosis Rheumatoid Arthritis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 Agustus 2026

Mengenal Kode ICD RA untuk Diagnosis Rheumatoid Arthritis yang Tepat dalam Dunia Medis

Memahami Kode ICD RA untuk Diagnosis Rheumatoid ArthritisMemahami Kode ICD RA untuk Diagnosis Rheumatoid Arthritis

DAFTAR ISI


Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit autoimun sistemik kronis yang menyerang persendian, menyebabkan peradangan, kekakuan, nyeri, serta potensi kerusakan permanen pada struktur sendi jika tidak ditangani dengan tepat. Dalam dunia medis, dokter dan fasilitas pelayanan kesehatan menggunakan sistem pengodean internasional untuk mencatat diagnosis kondisi ini secara akurat.

Sistem klasifikasi tersebut dikenal sebagai kode ICD (International Classification of Diseases). Pemahaman tentang kode ICD RA sangat penting, baik bagi tenaga medis maupun pasien yang ingin memahami dokumen medis atau administrasi klaim asuransi kesehatan mereka.

Berikut ini pembahasan lengkap mengenai klasifikasi kode ICD RA, gejala, prosedur diagnosis, hingga langkah penanganan yang tepat.

Mengenal Kode ICD RA untuk Rheumatoid Arthritis

Kode ICD-10 digunakan secara luas di seluruh dunia untuk mengategorikan berbagai jenis Rheumatoid Arthritis. Kode utama untuk RA dikelompokkan dalam kategori M05 dan M06:

  • M05 (Seropositive rheumatoid arthritis): Digunakan ketika hasil pemeriksaan darah menunjukkan keberadaan faktor reumatoid (RF) atau antibodi anti-CCP. Contoh kodenya meliputi M05.8 (Seropositive rheumatoid arthritis lainnya) dan M05.9 (Seropositive rheumatoid arthritis, tidak ditentukan).
  • M06 (Other rheumatoid arthritis): Digunakan untuk RA tanpa ditemukannya antibodi spesifik dalam darah (seronegatif). Contoh kodenya meliputi M06.0 (Seronegative rheumatoid arthritis) dan M06.9 (Rheumatoid arthritis, tidak ditentukan).

Penggunaan kode ICD RA ini memastikan pencatatan rekam medis berjalan terstandar serta mempermudah verifikasi klaim layanan kesehatan.

Gejala dan Diagnosis Rheumatoid Arthritis

Gejala utama Rheumatoid Arthritis meliputi:

  • Nyeri dan kekakuan sendi, terutama di pagi hari atau setelah tidak beraktivitas selama lebih dari 30 menit.
  • Pembengkakan, kemerahan, dan rasa hangat pada sendi yang terkena.
  • Sendi yang terserang bersifat simetris (misalnya terjadi pada kedua pergelangan tangan atau kedua lutut).
  • Kelelahan kronis, demam ringan, dan penurunan nafsu makan.

Untuk menetapkan diagnosis dan kode ICD RA yang sesuai, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah (RF, Anti-CCP, LED, dan CRP), serta pencitraan seperti foto Rontgen atau USG sendi. Jika kamu mengalami keluhan pada sendi, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam kapan saja dan di mana saja.

Penanganan Rheumatoid Arthritis

Pengobatan RA bertujuan untuk mengurangi peradangan, meredakan nyeri, mencegah kerusakan sendi, serta menjaga kualitas hidup pasien. Penanganan medis umumnya melibatkan:

  • Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS): Untuk meredakan nyeri dan peradangan akut.
  • Disease-Modifying Antirheumatic Drugs (DMARDs): Seperti methotrexate atau sulfasalazine yang berfungsi memperlambat perkembangan penyakit. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
  • Kortikosteroid: Digunakan untuk mengontrol peradangan berat dalam jangka pendek di bawah pengawasan ketat. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
  • Terapi Fisik dan Gaya Hidup Sehat: Olahraga ringan secara teratur dan istirahat yang cukup untuk menjaga fleksibilitas sendi.

Jika dokter memberikan resep, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar langsung ke rumah.

Studi Terkait

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Rheumatology (2026) menunjukkan bahwa penegakan diagnosis dini dan intervensi terapi DMARDs dalam kurun waktu 12 minggu pertama sejak gejala timbul secara signifikan mengurangi risiko erosi tulang serta kecacatan jangka panjang pada pasien Rheumatoid Arthritis.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami kekakuan sendi berulang di pagi hari, pembengkakan sendi pada kedua sisi tubuh, atau nyeri persendian yang tidak kunjung membaik, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui Halodoc, kamu dapat melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis dari rumah. Dokter akan mengevaluasi gejala, membantu memahami hasil diagnosis kode ICD RA, serta memberikan resep obat resmi yang tepat sesuai kondisi medis yang kamu alami.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10) – Rheumatoid Arthritis.
Journal of Rheumatology. Diakses pada 2026. Early Intervention and Long-Term Outcomes in Rheumatoid Arthritis Patients.
American College of Rheumatology. Diakses pada 2026. Rheumatoid Arthritis Diagnosis and Management Guidelines.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Reumatoid Artritis.

FAQ

Apa itu kode ICD RA?
Kode ICD RA adalah kode klasifikasi penyakit medis internasional (ICD-10) yang digunakan dokter untuk mencatat diagnosis Rheumatoid Arthritis. Kode utama mencakup M05 untuk RA seropositif dan M06 untuk RA seronegatif.

Apakah Rheumatoid Arthritis bisa disembuhkan secara total?
Rheumatoid Arthritis merupakan penyakit autoimun kronis yang belum dapat disembuhkan secara total. Namun, penanganan dini yang tepat dapat mengontrol gejala, mencegah kerusakan sendi, serta mempertahankan remisi medis.

Apa perbedaan antara RA seropositif dan RA seronegatif?
RA seropositif ditandai dengan ditemukannya faktor reumatoid (RF) atau antibodi Anti-CCP dalam tes darah. Sementara pada RA seronegatif, tes antibodi tersebut menunjukkan hasil negatif meskipun pasien mengalami gejala klinis radang sendi.

Kapan penderita Rheumatoid Arthritis harus segera menemui dokter?
Penderita harus segera menemui dokter jika mengalami nyeri sendi hebat, pembengkakan sendi yang semakin memburuk, keterbatasan fungsi gerak harian, atau timbulnya demam yang menyertai keluhan sendi.