Ad Placeholder Image

Memahami Kondisi Drowning dan Cara Memberikan Pertolongan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Memahami Drowning Adalah Kondisi Gawat Darurat Akibat Paru-Paru Terendam Cairan

Memahami Kondisi Drowning dan Cara Memberikan PertolonganMemahami Kondisi Drowning dan Cara Memberikan Pertolongan

DAFTAR ISI


Drowning adalah istilah medis untuk kondisi tenggelam, yaitu proses terjadinya gangguan pernapasan akibat terendam atau terbenam dalam cairan, umumnya air. Kondisi ini merupakan salah satu keadaan darurat utama yang dapat mengancam jiwa dalam waktu singkat jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Saat seseorang mengalami drowning, air masuk ke dalam saluran pernapasan atau menyebabkan spasme pada pita suara (laringospasme). Hal ini menghalangi masuknya oksigen ke paru-paru dan organ vital lainnya, sehingga memicu kondisi hipoksia (kekurangan oksigen) yang berpotensi merusak otak dan jantung.

Penyebab tenggelam bisa bermacam-macam, mulai dari ketidakmampuan berenang, kram otot saat berada di air, kaget, hingga kondisi medis mendadak seperti serangan jantung atau kejang. Oleh karena itu, memahami tindakan pertolongan pertama sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa korban.

Apa Itu Drowning?

Secara medis, drowning terjadi ketika cairan menutupi jalan napas sehingga korban tidak dapat menghirup udara. Istilah-istilah lama seperti dry drowning atau secondary drowning kini secara resmi telah dikategorikan oleh World Health Organization (WHO) dalam satu definisi utama, yaitu gangguan pernapasan akibat tenggelam yang dapat berujung pada kematian, morbiditas (komplikasi), atau evakuasi tanpa komplikasi.

Efek utama dari tenggelam adalah kekurangan oksigen yang cepat. Hanya dalam beberapa menit tanpa oksigen, sel-sel otak dapat mulai mengalami kerusakan permanen. Karena itu, penanganan cepat sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi sangat menentukan tingkat kelangsungan hidup korban.

Pertolongan Pertama saat Terjadi Drowning

Jika kamu menyaksikan kejadian tenggelam, penting untuk tetap tenang dan segera mengambil langkah-langkah pertolongan pertama berikut:

  1. Utamakan Keselamatan Diri: Pastikan kamu tidak membahayakan diri sendiri saat mencoba menolong. Gunakan alat bantu seperti pelampung atau tali jika memungkinkan.
  2. Pindahkan Korban dari Air: Segera evakuasi korban ke area aman yang kering dan stabil.
  3. Cek Kesadaran dan Pernapasan: Panggil korban dan periksa apakah dadanya bergerak naik turun untuk memastikan ada pernapasan normal.
  4. Panggil Bantuan Medis: Minta orang di sekitar untuk segera menghubungi ambulans atau nomor darurat medis setempat.
  5. Lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP/CPR): Jika korban tidak bernapas atau tidak sadarkan diri, segera berikan RJP dengan penekanan dada dan napas buatan jika kamu terlatih.
  6. Posisikan Pemulihan: Jika korban bernapas dan sadar, baringkan korban secara miring ke samping (posisi pemulihan) agar tidak tersedak jika ia muntah. Jagalah suhu tubuhnya dengan menyelimuti menggunakan kain kering.

Kapan Harus ke Dokter?

Drowning merupakan kondisi gawat darurat medis yang memerlukan evaluasi klinis. Walaupun korban terlihat sudah sadar dan bisa bernapas setelah ditolong, pemeriksaan medis tetap wajib dilakukan untuk mengantisipasi komplikasi paru-paru seperti edema paru (penumpukan cairan di paru-paru) yang bisa memburuk beberapa jam kemudian. Kamu juga dapat berkonsultasi mengenai gejala sisa secara langsung dengan dokter di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter di Halodoc sangat mudah, praktis, dan dapat dilakukan kapan saja untuk penanganan awal serta saran medis darurat:

  • ✅ Respon Cepat: Dokter siap merespons pertanyaan kamu dalam hitungan menit secara online 24 jam.
  • ✅ Dokter Berpengalaman: Dapatkan saran tepercaya dari dokter umum maupun dokter spesialis yang berlisensi resmi (STR & SIP).
  • ✅ Privasi Terjamin: Sesi konsultasi dilakukan secara privat sehingga keamanan data kesehatan kamu selalu terjaga.
  • ✅ Rekomendasi Penanganan Tepat: Dapatkan rujukan rumah sakit terdekat dan saran pertolongan darurat melalui konsultasi dokter di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Studi Terkait

Berdasarkan laporan medis terbaru pada tahun 2026, tindakan pemberian Resusitasi Jantung Paru (RJP) oleh awam di lokasi kejadian tenggelam terbukti dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup tanpa kerusakan neurologis berat hingga lebih dari 40%. Penanganan oksigenasi dini mencegah terjadinya iskemia jaringan otak akibat hipoksia berkepanjangan.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Drowning Prevention and Public Health Issues.
PubMed / Resuscitation Journal. Diakses pada 2026. Out-of-Hospital Resuscitation Guidelines in Drowning Victims.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Drowning Facts & Safety Tips.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pertolongan Pertama Gawat Darurat pada Korban Tenggelam.

FAQ

Apakah korban tenggelam selalu memuntahkan air dari paru-paru saat ditolong?
Tidak selalu. Banyak korban mengalami laringospasme sehingga air tidak banyak masuk ke dalam paru-paru. Jangan buang waktu memompa perut korban untuk mengeluarkan air, fokuslah memberikan bantuan pernapasan dan RJP.

Bisakah seseorang mengalami masalah kesehatan beberapa jam setelah tenggelam?
Ya, kondisi ini dipicu oleh masuknya sedikit cairan ke dalam paru-paru yang menyebabkan peradangan atau edema paru beberapa jam setelah kejadian. Oleh karena itu, pemeriksaan medis wajib dilakukan meskipun korban tampak baik-baik saja.

Apa langkah pertama saat melihat orang tenggelam di kolam atau laut?
Langkah pertama adalah memastikan keselamatan diri sendiri, lalu berteriak meminta bantuan orang lain, dan segera lemparkan alat bantu apung jika korban masih berada di jangkauan yang aman.

Apakah penting membawa korban tenggelam ke IGD rumah sakit?
Sangat penting. Setiap korban tenggelam yang sempat mengalami penurunan kesadaran atau kesulitan bernapas harus diobservasi di rumah sakit untuk mencegah kegagalan pernapasan susulan.