Ad Placeholder Image

Memahami Skor CURB 65 untuk Diagnosis Pneumonia yang Akurat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Pahami cara hitung Curb 65 score untuk menilai tingkat keparahan pneumonia secara cepat dan tepat.

Memahami Skor CURB 65 untuk Diagnosis Pneumonia yang AkuratMemahami Skor CURB 65 untuk Diagnosis Pneumonia yang Akurat

DAFTAR ISI


Pneumonia atau infeksi paru-paru merupakan kondisi medis serius yang memerlukan evaluasi dan penanganan cepat. Saat seseorang terdiagnosis mengidap pneumonia komunitas (community-acquired pneumonia), dokter perlu menentukan tingkat keparahan infeksi dengan cermat guna mengambil langkah medis yang tepat.

Salah satu alur evaluasi klinis yang paling teruji dan banyak digunakan di rumah sakit adalah skor CURB-65. Sistem prediksi klinis ini dirancang untuk mempermudah tenaga medis dalam menilai risiko kematian serta komplikasi pada pasien pneumonia dalam jangka waktu 30 hari.

Dengan menggabungkan beberapa tanda vital dasar dan hasil pemeriksaan laboratorium, skor CURB-65 membantu dokter memutuskan apakah pasien aman untuk menjalani rawat jalan, memerlukan rawat inap di ruang perawatan biasa, atau harus segera dirujuk ke Unit Perawatan Intensif (ICU).

Apa Itu Skor CURB-65?

Skor CURB-65 adalah kriteria kalkulasi klinis yang direkomendasikan oleh British Thoracic Society untuk mengukur derajat keparahan pneumonia komunitas. Nama “CURB-65” merupakan singkatan dari lima kriteria penilaian yang diperiksa pada pasien.

Setiap kriteria memiliki bobot nilai 1 poin. Nilai akumulasi dari kelima parameter ini berada pada rentang 0 hingga 5. Semakin tinggi jumlah skor yang didapatkan pasien, semakin besar risiko komplikasi dan tingkat keparahan infeksi yang dialami.

Komponen dalam Skor CURB-65

Berikut adalah lima parameter yang dinilai dalam sistem kalkulasi skor CURB-65:

  • Confusion (C): Terjadinya perubahan status mental atau kebingungan akut. Kondisi ini biasanya dinilai menggunakan uji mental singkat (Abbreviated Mental Test) atau munculnya disorientasi waktu, tempat, dan orang.
  • Urea (U): Kadar ureum dalam darah melebihi 7 mmol/L (atau Blood Urea Nitrogen / BUN > 19 mg/dL). Peningkatan ini menunjukkan adanya gangguan perfusi ginjal atau komplikasi sistemik akibat dehidrasi dan infeksi berat.
  • Respiratory Rate (R): Frekuensi napas pasien sangat cepat, yaitu mencapai 30 kali per menit atau lebih. Ini menandakan gawat napas (respiratory distress).
  • Blood Pressure (B): Tekanan darah tergolong hipotensi berat, yaitu tekanan sistolik kurang dari 90 mmHg atau tekanan diastolik 60 mmHg atau kurang.
  • 65: Pasien berusia 65 tahun ke atas. Lansia memiliki risiko biologis yang lebih tinggi terhadap dampak buruk infeksi paru-paru.
Faktor Risiko yang Memperberat Pneumonia pada Lansia
  1. Penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh akibat proses penuaan alami (immunosenescence).
  2. Adanya penyakit penyerta (komorbid) seperti diabetes mellitus, penyakit jantung, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
  3. Risiko dehidrasi tinggi dan lemahnya refleks batuk yang memicu aspirasi paru.

Interpretasi dan Penanganan Berdasarkan Skor

Berdasarkan total angka yang didapatkan, dokter akan mengelompokkan pasien ke dalam kategori risiko dan menetapkan rencana perawatan medis:

  • Skor 0–1 (Risiko Rendah): Memiliki tingkat kematian yang rendah (< 1,5%). Pasien umumnya dapat dirawat jalan secara mandiri di rumah dengan pemberian antibiotik oral dan pemantauan rutin.
  • Skor 2 (Risiko Sedang): Memiliki tingkat kematian sedang (sekitar 9%). Dokter akan mempertimbangkan perawatan inap singkat di rumah sakit atau pemantauan ketat rawat jalan.
  • Skor 3–5 (Risiko Tinggi): Memiliki tingkat kematian yang tinggi (15–30% atau lebih). Pasien wajib menjalani perawatan inap di rumah sakit. Skor 4 atau 5 secara khusus mengindikasikan pertimbangan kuat untuk indikasi masuk ruang ICU.

Studi Terkait

Sebuah riset dalam jurnal medis Respiratory Medicine (2026) mengungkapkan bahwa penerapan skor CURB-65 di triase Unit Gawat Darurat (UGD) mampu mempercepat penetapan terapi spesifik dan menurunkan risiko komplikasi fatal pada pasien pneumonia komunitas hingga 18%. Selain itu, studi yang dirilis oleh Lancet Respiratory Medicine (2026) menekankan bahwa kombinasi antara skor CURB-65 dan pengujian kadar biomakker serum darah memberikan akurasi yang lebih memadai dalam memprediksi kegagalan organ respirasi secara dini.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau kerabat mengalami gejala infeksi paru seperti batuk berdahak hebat, demam tinggi, nyeri dada saat bernapas, atau sesak napas yang kian memberat, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Paru di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan medis yang tepat sebelum kondisi memburuk.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi mengenai keluhan kesehatan paru-paru kini jauh lebih mudah dan cepat melalui Halodoc. Kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam kapan saja dan di mana saja. Berikut beberapa keunggulannya:

  • ✅ Dokter berpengalaman: Lebih dari 20.000 dokter spesialis dan dokter umum berlisensi resmi siap menjawab keluhan medis kamu.
  • ✅ Respon cepat: Layanan konsultasi interaktif secara real-time tanpa perlu waktu tunggu yang lama.
  • ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan percakapan konsultasi sepenuhnya terjaga aman.
  • ✅ Hemat waktu dan biaya: Tidak perlu repot keluar rumah atau mengantre lama di fasilitas kesehatan.

Referensi

British Thoracic Society. Diakses pada 2026. BTS Guidelines for the Management of Community Acquired Pneumonia in Adults.
PubMed – Respiratory Medicine. Diakses pada 2026. Clinical Utility of CURB-65 Score in Predicting Severity and Outcome of Community-Acquired Pneumonia.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Pneumonia in Adults and Risk Stratification.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Pneumonia.

FAQ

Apakah skor CURB-65 dapat dihitung sendiri di rumah?

Tidak, skor CURB-65 memerlukan pengukuran medis seperti tekanan darah dan tes darah laboratorium untuk menghitung kadar ureum. Penilaian ini harus dilakukan oleh dokter atau tim medis profesional.

Apa perbedaan antara skor CURB-65 dan CRB-65?

Skor CRB-65 adalah variasi kalkulasi yang tidak memerlukan pemeriksaan laboratorium kadar ureum darah. Metode CRB-65 biasa digunakan di klinik rawat jalan atau fasilitas primer yang belum memiliki layanan laboratorium cepat.

Apakah skor CURB-65 berlaku untuk pasien anak-anak?

Tidak, kriteria skor CURB-65 khusus dikembangkan untuk pasien dewasa berusia 18 tahun ke atas. Sistem evaluasi keparahan infeksi paru pada anak menggunakan parameter klinis pediatrik yang berbeda.

Apakah skor CURB-65 menentukan pasti tindakan rawat ICU?

Skor CURB-65 berfungsi sebagai alat penyaring risiko awal. Namun, keputusan akhir rujukan ke ruang ICU tetap mempertimbangkan kondisi klinis pasien secara keseluruhan, termasuk hasil analisis gas darah dan analisis foto Rontgen dada.