
Memahami Wells Score untuk Deteksi Dini DVT dan Emboli Paru
Cara Mudah Memahami Wells Score untuk Deteksi Dini Risiko Deep Vein Thrombosis secara Akurat

DAFTAR ISI
- Apa Itu Wells Score?
- Kriteria Penilaian Wells Score
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Pernahkah kamu mendengar istilah Wells score dalam dunia medis? Sistem ini merupakan salah satu alat penilaian klinis yang sangat penting untuk membantu dokter memperkirakan risiko seseorang mengalami penggumpalan darah, khususnya pada kondisi Deep Vein Thrombosis (DVT) dan Emboli Paru (Pulmonary Embolism).
Gumpalan darah di vena dalam (DVT) umumnya terjadi pada area kaki dan dapat berakibat fatal jika gumpalan tersebut terlepas lalu mengalir menuju paru-paru. Oleh karena itu, deteksi dini yang akurat menggunakan skor Wells sangat krusial untuk menentukan langkah pemeriksaan lanjutan, seperti tes D-dimer atau USG Doppler.
Apa Itu Wells Score?
Wells score adalah kuesioner atau skala penilaian medis yang dikembangkan oleh Dr. Philip Wells. Sistem penilaian ini membagi risiko pasien ke dalam kategori probabilitas rendah, sedang, atau tinggi berdasarkan kombinasi riwayat medis, gejala fisik, dan faktor risiko kardiovaskular yang dimiliki.
Dengan menghitung jumlah poin tertentu, tim medis dapat dengan cepat mengambil keputusan apakah seorang pasien memerlukan penanganan darurat, pemeriksaan pencitraan lanjutan, atau pemberian terapi antikoagulan (pengencer darah).
Kriteria Penilaian Wells Score
Dalam mengevaluasi kemungkinan DVT, dokter akan memberikan poin (+1 atau -2) pada beberapa parameter klinis berikut:
- Kanker aktif: Pasien yang sedang menjalani pengobatan kanker atau dalam masa pemulihan 6 bulan terakhir (+1 poin).
- Imobilisasi atau kelumpuhan: Adanya riwayat kelumpuhan, paresis, atau imobilisasi kaki dengan gips (+1 poin).
- Tirah baring berlebih: Pasien yang harus berbaring di tempat tidur lebih dari 3 hari atau menjalani operasi besar dalam 12 minggu terakhir (+1 poin).
- Nyeri tekan lokal: Nyeri yang dirasakan di sepanjang jalur sistem vena dalam (+1 poin).
- Pembengkakan seluruh kaki: Pembengkakan yang terjadi pada salah satu sisi kaki secara keseluruhan (+1 poin).
- Perbedaan lingkar betis: Betis membesar lebih dari 3 cm dibandingkan betis yang sehat (+1 poin).
- Edema pitting: Pembengkakan yang meninggalkan lekukan saat ditekan pada kaki yang bermasalah (+1 poin).
- Vena kolateral superfisial: Munculnya pembuluh darah vena yang menonjol tetapi bukan varises (+1 poin).
- Diagnosis alternatif sama/lebih mungkin: Jika ada kemungkinan penyakit lain selain DVT yang menjelaskan gejala (-2 poin).
Total skor akan menentukan klasifikasi risiko: skor 0 atau kurang menandakan risiko rendah, skor 1–2 menandakan risiko sedang, dan skor 3 atau lebih menandakan risiko tinggi terjangkit DVT.
Studi Terkait
Berdasarkan riset medis klinis terkini, penggabungan algoritma Wells score dengan pemeriksaan kadar D-dimer darah terbukti menurunkan angka pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang tidak perlu hingga lebih dari 30 persen tanpa mengorbankan keselamatan pasien.
Studi klinis terbaru menegaskan bahwa penggunaan skor Wells di fasilitas gawat darurat secara konsisten mampu mempercepat penegakan diagnosis dan pemberian terapi awal pada kasus emboli paru mendadak, sehingga menurunkan tingkat mortalitas pasien secara signifikan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau kerabat mengalami gejala pembengkakan tungkai secara tiba-tiba, nyeri hebat pada betis, kemerahan, atau sesak napas yang tidak biasa, segera berkonsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi risiko awal secara tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Melalui Halodoc, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis yang berpengalaman untuk mendiskusikan gejala gangguan pembuluh darah atau masalah kesehatan lainnya. Layanan konsultasi dokter online di Halodoc tersedia 24 jam, sehingga kamu bisa mendapatkan arahan medis tepercaya, saran penanganan pertama, hingga rujukan pemeriksaan laboratorium dengan cepat dan aman langsung dari ponselmu.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Validity of the Wells Score in Deep Vein Thrombosis Diagnosis.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Cardiovascular Diseases and Venous Thromboembolism Guidelines.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Deep Vein Thrombosis (DVT) and Wells Score Criteria.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Tatalaksana Tromboemboli Vena.
FAQ
Apakah masyarakat awam bisa menghitung Wells score sendiri?
Sistem penilaian ini memerlukan pemeriksaan fisik medis mendalam serta evaluasi klinis yang tepat. Oleh karena itu, penentuan skor sebaiknya dilakukan oleh dokter atau tenaga medis profesional.
Apa langkah selanjutnya jika Wells score menunjukkan angka tinggi?
Jika hasil skor tinggi, dokter biasanya akan segera menyarankan pemeriksaan USG Doppler pada pembuluh darah kaki dan memberikan penanganan antikoagulan awal sesuai indikasi medis.
Apakah Wells score selalu 100% akurat?
Skor Wells adalah alat skrening risiko, bukan alat diagnosis pasti. Pemeriksaan penunjang seperti laboratorium D-dimer dan pencitraan medis tetap diperlukan untuk memastikan kondisi DVT atau emboli paru.
Siapa saja yang memiliki risiko tinggi terkena DVT?
Orang yang baru menjalani operasi besar, penderita kanker, orang yang imobilisasi lama (seperti paska-stroke atau perjalanan jauh), serta individu dengan gangguan pembekuan darah memiliki risiko lebih tinggi.




