Ad Placeholder Image

Mengapa Telinga Berdenyut Sebelah Kanan? Ini Kata Dokter

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 22 Juni 2026

Telinga Berdenyut Sebelah Kanan: Penyebab dan Solusi

Mengapa Telinga Berdenyut Sebelah Kanan? Ini Kata DokterMengapa Telinga Berdenyut Sebelah Kanan? Ini Kata Dokter

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan sensasi suara detak jantung atau denyutan yang seirama dengan nadi di telinga sebelah kanan? Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai pulsatile tinnitus. Berbeda dengan tinnitus biasa yang terdengar seperti berdenging (ringing), telinga berdenyut sebelah kanan sering kali terasa lebih fisik karena sumber suaranya biasanya berasal dari perubahan aliran darah di pembuluh darah yang letaknya dekat dengan telinga.

Kondisi telinga berdenyut ini bisa sangat mengganggu kenyamanan, terutama saat suasana sedang hening atau saat kamu ingin beristirahat di malam hari. Penyebabnya pun beragam, mulai dari masalah yang ringan seperti penumpukan kotoran telinga, hingga kondisi yang memerlukan perhatian medis lebih serius seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) atau gangguan pada pembuluh darah (vaskular). Mengidentifikasi pemicunya sejak dini sangat penting agar penanganan yang diberikan tepat sasaran.

Menjaga kesehatan sistem saraf dan sirkulasi darah menjadi salah satu kunci dalam meminimalisir keluhan ini. Selain melakukan pemeriksaan fisik, pemberian suplemen atau vitamin pendukung sering kali disarankan untuk membantu fungsi pembuluh darah dan saraf bekerja lebih optimal. Jika keluhan disertai rasa nyeri atau pusing, penggunaan obat-obatan yang aman dikonsumsi mandiri dapat membantu meredakan gejala sementara sebelum kamu melakukan diagnosa lebih lanjut.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa membantu mendukung kesehatan saraf dan sirkulasi kamu? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Kesehatan yang Ampuh

Untuk membantu menjaga kondisi tubuh tetap fit dan mendukung fungsi saraf serta sirkulasi darah yang berkaitan dengan kesehatan pendengaran, berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan.

1. Neurobion Forte 10 Tablet

Neurobion Forte merupakan suplemen vitamin neurotropik yang mengandung kombinasi Vitamin B1 (Thiamine), Vitamin B6 (Pyridoxine), dan Vitamin B12 (Cyanocobalamin) dalam dosis tinggi. Vitamin-vitamin ini bekerja secara sinergis untuk memperbaiki sel-sel saraf yang rusak dan menjaga kesehatan sistem saraf pusat maupun tepi.

Manfaat utamanya adalah mencegah dan mengobati gejala kerusakan sel saraf (neuropati), seperti kesemutan atau kebas, yang terkadang bisa berkaitan dengan gangguan sensori di area kepala dan telinga. Dengan saraf yang sehat, transmisi sinyal dari telinga ke otak dapat berjalan lebih stabil.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari sesudah makan.
  • Aturan pakai sesuai anjuran dokter jika digunakan untuk terapi penyembuhan gejala neuropati berat.

Obat ini termasuk kategori suplemen/vitamin. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Blackmores Ginkgo Action 40 Tablet

Blackmores Ginkgo Action mengandung ekstrak Ginkgo biloba yang sudah dikenal luas dalam pengobatan herbal untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, terutama sirkulasi darah perifer dan menuju otak. Karena telinga berdenyut sering dikaitkan dengan aliran darah di area pembuluh darah karotis atau jugularis, sirkulasi yang lancar sangat membantu mengurangi gangguan suara di telinga.

Manfaat produk ini adalah membantu meningkatkan aliran oksigen ke otak dan area telinga dalam, sehingga membantu meredakan tinnitus yang dipicu oleh gangguan vaskular ringan. Selain itu, produk ini juga baik untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet, 2-3 kali sehari setelah makan.

Produk ini adalah suplemen kesehatan. Hindari penggunaan bersama obat pengencer darah (antikoagulan) tanpa saran medis.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Ginkgo Action 40 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Umum Telinga Berdenyut Sebelah Kanan
  1. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi): Aliran darah yang lebih kencang menekan dinding pembuluh darah di sekitar telinga.
  2. Aterosklerosis: Penyempitan pembuluh darah akibat plak kolesterol yang membuat aliran darah menjadi turbulen (berisik).
  3. Kotoran Telinga yang Menumpuk: Penumpukan serumen dapat memperkuat suara internal tubuh, termasuk denyut nadi.

3. Panadol 500 mg 10 Kaplet

Panadol mengandung zat aktif Paracetamol yang berfungsi sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Jika telinga berdenyut sebelah kanan kamu disertai dengan sakit kepala ringan atau rasa tidak nyaman di area sekitar rahang, Panadol dapat membantu meredakannya.

Cara kerjanya adalah dengan menghambat pembentukan prostaglandin di sistem saraf pusat, sehingga ambang rasa sakit meningkat. Obat ini sangat aman di lambung jika dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1-2 kaplet, 3-4 kali sehari (Maksimal 8 kaplet dalam 24 jam).
  • Anak usia 6-11 tahun: 1/2-1 kaplet, 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Enervon-C 30 Tablet

Enervon-C adalah suplemen multivitamin yang mengandung Vitamin C, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12, Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat. Kombinasi ini sangat krusial untuk menjaga daya tahan tubuh dan metabolisme energi.

Manfaatnya dalam kasus telinga berdenyut adalah memastikan tubuh memiliki metabolisme yang baik sehingga kelelahan fisik (yang sering memperparah tinnitus) bisa diminimalisir. Vitamin C di dalamnya juga bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi pembuluh darah dari radikal bebas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari.

Produk ini termasuk golongan suplemen/vitamin. Sebaiknya dikonsumsi pagi hari untuk energi harian.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Umum Telinga Berdenyut

Telinga berdenyut bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari kondisi kesehatan lainnya. Berikut adalah beberapa faktor medis yang sering menyebabkan keluhan ini:

1. Gangguan Sirkulasi Darah

Pembuluh darah yang menyempit atau berkelok di dekat tulang pelipis dapat menyebabkan aliran darah menjadi tidak teratur. Suara aliran darah yang “bergelombang” ini tertangkap oleh organ pendengaran sebagai denyutan.

2. Kekakuan Otot Telinga Tengah

Kondisi yang disebut middle ear myoclonus dapat menyebabkan otot-otot kecil di telinga tengah bergetar atau menegang secara ritmis, menciptakan suara denyutan atau ketukan.

Kapan Harus ke Dokter?

Meski sebagian besar kasus bersifat ringan, kamu perlu waspada jika telinga berdenyut terjadi secara mendadak, hanya di satu sisi, dan disertai dengan gejala lain. Sangat disarankan untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan pemeriksaan fisik yang mendalam.

Segera cari bantuan medis jika kamu mengalami:

  • Penurunan pendengaran yang drastis.
  • Pusing berputar atau vertigo yang parah.
  • Kelemahan pada otot wajah di salah satu sisi.
  • Nyeri telinga yang intens dan keluar cairan.

Studi Mengenai Pulsatile Tinnitus

The Laryngoscope Journal menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa pulsatile tinnitus pada lebih dari 70% kasus dapat diidentifikasi penyebab anatominya melalui pemeriksaan radiologi yang tepat. Temuan ini menegaskan bahwa denyutan di telinga sering kali berhubungan langsung dengan struktur vaskular di area temporal.

Studi ini juga menekankan pentingnya manajemen tekanan darah pada pasien yang mengalami keluhan denyutan di satu sisi telinga, karena kontrol hipertensi yang baik dapat mengurangi intensitas suara denyutan secara signifikan.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti telinga berdenyut atau gejala lainnya, tapi bingung harus konsultasi ke mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant (HILDA) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Jika kamu membutuhkan solusi cepat, jangan ragu untuk beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan diantar langsung ke rumah kamu tanpa perlu mengantre.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Tinnitus: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Pulsatile Tinnitus: Causes and Diagnosis.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. Pulsatile tinnitus: What is that thumping in my ears?.
Healthline. Diakses pada 2026. Pulsatile Tinnitus: Symptoms, Causes, and Treatment.

FAQ

1. Apa penyebab telinga berdenyut sebelah kanan?

Penyebab paling umum adalah gangguan pada pembuluh darah (seperti hipertensi atau penyempitan pembuluh darah) di dekat telinga, penumpukan kotoran telinga, atau stres fisik yang meningkatkan denyut jantung.

2. Apakah telinga berdenyut berbahaya?

Sebagian besar kasus tidak berbahaya, namun jika denyutan terjadi terus-menerus dan hanya pada satu sisi, diperlukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada masalah pada sistem vaskular atau tumor saraf ringan.

3. Bagaimana cara meredakan telinga berdenyut di rumah?

Kamu bisa mencoba rileks, mengontrol asupan garam untuk menjaga tekanan darah, membersihkan kotoran telinga dengan hati-hati, dan mengonsumsi suplemen vitamin saraf jika diperlukan.

4. Apakah telinga berdenyut bisa hilang sendiri?

Ya, jika disebabkan oleh kelelahan atau lonjakan tekanan darah sementara, biasanya keluhan akan hilang setelah tubuh beristirahat atau pemicu stresnya berkurang.