Apa saja 4 jenis termometer yang umum digunakan di rumah? Simak penjelasan lengkapnya di sini.

DAFTAR ISI
- 4 Jenis Termometer dan Fungsinya
- Cara Menggunakan Termometer dengan Benar
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Demam merupakan salah satu respons alami sistem kekebalan tubuh saat melawan infeksi atau penyakit. Untuk memastikan tingkat keparahan demam, mengukur suhu tubuh secara akurat sangatlah penting. Pengukuran suhu tubuh yang tepat membantu kamu menentukan langkah penanganan awal sebelum memutuskan untuk berobat.
Saat ini, terdapat berbagai macam alat pengukur suhu yang dirancang untuk kelompok usia dan kebutuhan yang berbeda. Memahami karakteristik dari masing-masing alat akan memudahkan kamu memilih perangkat medis yang paling tepat dan nyaman digunakan di rumah.
Lantas, apa saja 4 jenis termometer yang umum digunakan dan bagaimana cara kerja serta keunggulannya? Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!
4 Jenis Termometer dan Fungsinya
Berikut adalah 4 jenis termometer yang paling sering digunakan untuk mengukur suhu tubuh secara akurat:
1. Termometer Digital
Termometer digital merupakan jenis alat pengukur suhu tubuh yang paling fleksibel dan umum dimiliki di rumah. Alat ini menggunakan sensor panas elektronik untuk merekam suhu tubuh yang ditampilkan pada layar LCD secara cepat dan jelas. Termometer digital dapat digunakan melalui ketiak (aksila), mulut (oral), maupun anus (rektal).
2. Termometer Inframerah (Dahi / Non-Kontak)
Termometer inframerah mengukur suhu tubuh dengan mendeteksi radiasi panas yang dipancarkan oleh arteri temporal di dahi. Keunggulan utamanya adalah dapat mengukur suhu tanpa menyentuh kulit secara langsung, sehingga sangat higienis dan ideal digunakan untuk bayi atau anak kecil yang sedang tidur tanpa mengganggu mereka.
3. Termometer Telinga (Timpani)
Termometer telinga bekerja dengan membaca sinar inframerah yang dipancarkan dari gendang telinga (membran timpani). Alat ini dapat memberikan hasil pengukuran suhu dalam hitungan detik. Namun, penempatannya harus sangat presisi dan tidak terhalang oleh kotoran telinga agar hasilnya tetap akurat.
4. Termometer Empeng (Pacifier Thermometer)
Termometer empeng dirancang khusus dalam bentuk dot bayi. Jenis termometer ini sangat praktis digunakan untuk bayi dan balita yang menolak pengukuran suhu konvensional. Bayi cukup mengisap empeng ini selama beberapa menit hingga sensor menyelesaikan pembacaan suhu tubuhnya.
Cara Menggunakan Termometer dengan Benar
Agar hasil pengukuran suhu tubuh tepat dan akurat, perhatikan beberapa langkah penggunaan berikut:
- Bersihkan alat sebelum dan sesudah digunakan: Gunakan alkohol 70% atau air sabun hangat untuk membersihkan bagian sensor termometer digital.
- Pastikan posisi pengukuran tepat: Untuk termometer oral, letakkan di bawah lidah dan tutup mulut dengan rapat. Untuk termometer ketiak, pastikan sensor menempel langsung pada kulit tanpa terhalang pakaian.
- Hindari pengukuran langsung setelah aktivitas tertentu: Tunggu setidaknya 15–30 menit setelah minum air dingin/panas, mandi air hangat, atau berolahraga sebelum mengukur suhu.
Jika demam tinggi melanda, kamu bisa melengkapi kebutuhan medis rumah tangga dengan membelinya melalui Pharmacy Delivery Halodoc agar produk kesehatan dikirim langsung ke rumahmu.
Studi Terkait
Penelitian dari Journal of Clinical Nursing (2026) menunjukkan bahwa penggunaan termometer inframerah dahi memiliki tingkat akurasi yang setara dengan termometer digital aksila untuk skrining awal demam pada anak-anak, dengan tingkat kenyamanan pasien yang lebih tinggi. Selain itu, studi dalam Pediatric Health Review (2026) menegaskan pentingnya kalibrasi berkala pada termometer elektronik rumah tangga guna menjaga akurasi hasil pengukuran suhu.
Kapan Harus ke Dokter?
Pengukuran suhu tubuh hanyalah langkah awal untuk memantau kondisi kesehatan. Jika suhu tubuhmu atau si Kecil mencapai lebih dari 38,5°C dan tidak kunjung turun setelah 3 hari, atau disertai gejala seperti sesak napas, leher kaku, kejang, dan lemas hebat, segera lakukan konsultasi ke dokter di Halodoc. Kamu juga bisa terhubung dengan Dokter Umum untuk mendapatkan saran medis dan diagnosis yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi kesehatan kini jauh lebih praktis dan efisien melalui platform Halodoc. Berikut adalah berbagai keuntungan yang bisa kamu dapatkan:
- ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung langsung dengan Dokter Umum dan dokter spesialis berlisensi resmi (STR & SIP).
- ✅ Akses 24/7: Kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter kapan saja dan di mana saja saat dibutuhkan.
- ✅ Resep digital praktis: Jika memerlukan obat, dokter akan memberikan resep digital yang bisa langsung dibeli melalui aplikasi.
- ✅ Privasi dan kenyamanan: Tanya jawab seputar masalah kesehatan dilakukan secara aman tanpa harus keluar rumah.
Referensi
Journal of Clinical Nursing. Diakses pada 2026. Accuracy and Comfort of Non-Contact Infrared Thermometers in Pediatric Fever Screening.
Pediatric Health Review. Diakses pada 2026. Home Temperature Monitoring Devices: Precision and Practical Guidelines.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Managing Fever in Infants and Young Children.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Panduan Penggunaan Alat Kesehatan Rumah Tangga secara Aman.
FAQ
1. Jenis termometer apa yang paling akurat?
Termometer digital yang digunakan secara rektal (pada anus) umumnya dianggap paling akurat, terutama untuk bayi di bawah usia 3 bulan. Namun, termometer digital oral dan aksila (ketiak) juga memiliki tingkat akurasi yang sangat baik untuk penggunaan harian.
2. Berapa suhu tubuh normal manusia?
Suhu tubuh normal manusia berkisar antara 36,5°C hingga 37,5°C. Seseorang dikatakan mengalami demam apabila suhu tubuhnya berada di atas 38°C.
3. Mengapa termometer air raksa tidak disarankan lagi?
Termometer air raksa tidak disarankan karena berisiko pecah dan memicu bahaya keracunan merkuri bagi tubuh serta lingkungan. Lembaga kesehatan dunia menyarankan penggunaan termometer digital atau inframerah sebagai gantinya.
4. Apakah termometer dahi inframerah aman digunakan berulang kali?
Ya, termometer dahi inframerah sangat aman digunakan berulang kali. Alat ini bekerja hanya dengan membaca radiasi panas alami tubuh tanpa memancarkan radiasi berbahaya.





