Ad Placeholder Image

Mengenal Bahaya Infeksi Bakteri Diplococcus Pneumoniae

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 Agustus 2026

Mengenal Bahaya Infeksi Bakteri Diplococcus Pneumoniae Penyebab Penyakit Paru Paru Berbahaya

Mengenal Bahaya Infeksi Bakteri Diplococcus PneumoniaeMengenal Bahaya Infeksi Bakteri Diplococcus Pneumoniae

DAFTAR ISI


Diplococcus pneumoniae, yang secara medis kini lebih dikenal dengan nama Streptococcus pneumoniae atau pneukokokus, merupakan jenis bakteri gram positif berbentuk bulat yang hidup berpasangan. Bakteri ini menjadi salah satu penyebab utama infeksi bakteri serius pada manusia di seluruh dunia, mulai dari infeksi saluran pernapasan ringan hingga penyakit invasif yang mengancam jiwa.

Bakteri ini dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui percikan droplet pernapasan saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Meskipun banyak orang dewasa sehat dapat membawa bakteri ini di dalam tenggorokan atau hidung tanpa menunjukkan gejala, mikroorganisme ini berpotensi menyerang organ vital saat daya tahan tubuh melemah.

Penanganan cepat dan tepat sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi fatal akibat paparan bakteri ini. Jika kamu mengalami gejala infeksi pernapasan yang tidak kunjung membaik, kamu disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter guna mendapatkan diagnosis serta penanganan medis yang sesuai.

Mengenal Bakteri Diplococcus Pneumoniae

Diplococcus pneumoniae memiliki struktur dinding sel yang dilindungi oleh kapsul polisakarida. Kapsul ini berperan sebagai pertahanan utama bakteri terhadap sistem kekebalan tubuh, sehingga memungkinkan bakteri bertahan hidup dan berkembang biak di dalam organ manusia.

Bakteri ini merupakan penyebab utama pneumonia komunitas (pneumonia yang didapat di lingkungan masyarakat). Selain menyerang paru-paru, bakteri pneumokokus juga dapat masuk ke dalam aliran darah dan menyebar ke organ tubuh lain, menyebabkan infeksi sistemik yang membutuhkan intervensi medis darurat.

Gejala dan Penyakit yang Ditimbulkan

Infeksi akibat Diplococcus pneumoniae dapat bervariasi tergantung pada organ yang terinfeksi. Beberapa penyakit umum yang disebabkan oleh bakteri ini meliputi:

  • Pneumonia: Infeksi pada kantung udara paru-paru. Gejalanya meliputi demam tinggi, menggigil, batuk berdahak tebal kehijauan atau berdarah, nyeri dada saat bernapas, serta sesak napas.
  • Meningitis Pneumokokus: Peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang. Gejalanya ditandai dengan sakit kepala hebat, leher kaku, demam tinggi, mual, dan sensitif terhadap cahaya.
  • Bakteremia / Sepsis: Infeksi bakteri yang masuk ke dalam aliran darah dan dapat memicu respons meradang di seluruh tubuh hingga gagal organ.
  • Otitis Media: Infeksi telinga tengah yang sering terjadi pada anak-anak, menyebabkan nyeri telinga hebat, demam, dan gangguan pendengaran sementara.
  • Sinusitis: Peradangan pada rongga sinus yang menyebabkan hidung tersumbat, nyeri wajah, dan lendir kental.

Faktor Risiko dan Pencegahan

Kelompok yang paling rentan terhadap infeksi berat Diplococcus pneumoniae meliputi bayi dan balita di bawah usia 2 tahun, lansia di atas usia 65 tahun, penderita penyakit kronis (seperti diabetes atau penyakit jantung), serta individu dengan sistem imun yang lemah.

Pencegahan paling efektif adalah melalui imunisasi pneumokokus (seperti vaksin PCV). Selain vaksinasi, menerapkan pola hidup bersih seperti mencuci tangan secara teratur, menggunakan masker saat sakit, dan menjaga daya tahan tubuh juga sangat penting untuk meminimalkan risiko penularan.

Studi Terkait

Berdasarkan riset kesehatan publik yang dipublikasikan pada tahun 2026, penerapan program vaksinasi konjugat pneumokokus (PCV) secara universal berhasil menurunkan angka rawat inap akibat pneumonia berat hingga lebih dari 40% pada anak-anak dan lansia. Penelitian tersebut menekankan bahwa pencegahan dini melalui imunisasi serta deteksi bakteri secara cepat dapat secara signifikan mengurangi angka mortalitas akibat infeksi invasif pneumokokus.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu seperti demam tinggi, batuk parah, atau sesak napas tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Paru di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melakukan konsultasi medis secara daring di Halodoc memberi kamu kemudahan dan kepastian penanganan kesehatan secara cepat:

  • ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis paru dan dokter umum yang terverifikasi serta memiliki STR dan SIP resmi.
  • ✅ Akses 24/7: Layanan konsultasi dokter online tersedia kapan saja, 24 jam sehari, tanpa harus keluar rumah.
  • ✅ Resep digital praktis: Jika dokter menilai kamu membutuhkan antibiotik atau obat resep lainnya, resep medis tebus online akan langsung dikirimkan ke akun kamu.
  • ✅ Privasi terjamin: Seluruh komunikasi dan riwayat medis terjaga dengan aman dan terenkripsi.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. Pneumococcal Vaccination Guidelines and Disease Burden.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Pneumococcal Disease: Clinical Overview and Prevention.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pengendalian Infeksi Pneumokokus dan Pentingnya Imunisasi PCV.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Clinical Management and Surveillance of Streptococcus pneumoniae Infections.

FAQ

Apakah Diplococcus pneumoniae sama dengan Streptococcus pneumoniae?

Ya, Diplococcus pneumoniae adalah nama lama untuk Streptococcus pneumoniae. Nama ini merujuk pada bentuk mikroskopis bakteri yang tampak berpasangan (diplo).

Bagaimana cara penularan bakteri ini?

Bakteri menular melalui percikan air liur atau droplet pernapasan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara dekat dengan orang lain.

Apakah infeksi bakteri ini bisa disembuhkan?

Bisa. Infeksi bakteri ini umumnya diobati menggunakan antibiotik yang diresepkan oleh dokter sesuai dengan tingkat keparahan dan jenis infeksinya.