Ad Placeholder Image

Mengenal Bahaya Infeksi Cacing Schistosoma Haematobium

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 Agustus 2026

Kenali Bahaya Infeksi Cacing Schistosoma Haematobium dan Cara Pencegahan Efektif Sejak Dini

Mengenal Bahaya Infeksi Cacing Schistosoma HaematobiumMengenal Bahaya Infeksi Cacing Schistosoma Haematobium

DAFTAR ISI


Schistosoma haematobium adalah salah satu spesies cacing parasit trematoda (cacing pipih) yang menjadi penyebab utama skistosomiasis urogenital. Infeksi ini merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di kawasan tropis dan subtropis. Parasit ini secara khusus menyerang sistem perkemihan manusia, termasuk kandung kemih dan ginjal.

Ketika seseorang terinfeksi, cacing dewasa akan menetap di pembuluh darah di sekitar organ saluran kemih dan bertelur. Telur parasit ini dapat menembus dinding kandung kemih dan keluar bersama urine, atau justru terperangkap di dalam jaringan organ sehingga memicu peradangan kronis. Jika kamu atau kerabat mengalami gejala masalah saluran kemih setelah beraktivitas di perairan air tawar, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja melalui layanan konsultasi dokter online.

Penting untuk memahami bahaya infeksi cacing parasit ini agar kamu dapat mengambil langkah pencegahan serta penanganan medis secepat mungkin sebelum terjadi komplikasi yang berdampak jangka panjang.

Apa Itu Schistosoma Haematobium?

Schistosoma haematobium adalah parasit penyebab skistosomiasis (juga dikenal sebagai bilharzia). Berbeda dengan spesies Schistosoma lainnya yang cenderung menyerang organ pencernaan dan hati, spesies ini memiliki afinitas khusus terhadap pembuluh darah di sekitar organ urogenital.

Siklus hidup parasit ini melibatkan siput air tawar sebagai inang perantara. Larva parasit yang dilepaskan oleh siput dapat menembus kulit manusia yang bersentuhan langsung dengan air terinfeksi. Dalam tubuh manusia, parasit ini berkembang menjadi cacing dewasa dan dapat menetap selama bertahun-tahun jika tidak diobati.

Gejala Infeksi Schistosoma Haematobium

Gejala infeksi cacing ini bervariasi tergantung pada tahap infeksinya. Pada tahap awal (beberapa hari hingga minggu setelah terpapar), penderita mungkin mengalami gatal pada kulit tempat larva masuk, yang dikenal sebagai swimmer’s itch.

Setelah cacing tumbuh dewasa dan mulai bertelur (biasanya beberapa minggu hingga bulan kemudian), tanda-tanda berikut dapat muncul:

  • Hematuria: Adanya darah dalam urine, yang merupakan tanda khas dari infeksi ini.
  • Disuria: Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil.
  • Polakisuria: Sering buang air kecil dengan volume sedikit.
  • Nyeri Panggul atau Perut Bawah: Rasa tidak nyaman atau nyeri menetap di daerah panggul.
  • Komplikasi Lanjutan: Infeksi kronis yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan ginjal, pembentukan jaringan parut pada saluran kemih, hingga peningkatan risiko kanker kandung kemih.

Penyebab dan Cara Penularan

Penularan Schistosoma haematobium terjadi ketika seseorang berenang, mandi, mencuci, atau beraktivitas di perairan air tawar (seperti danau, sungai, atau rawa) yang terkontaminasi larva parasit (serkaria). Larva ini dilepaskan oleh siput air tawar jenis Bulinus.

Setelah menembus kulit, serkaria masuk ke dalam pembuluh darah dan bermigrasi ke pembuluh vena di sekitar kandung kemih. Di sana, cacing jantan dan betina berpasangan untuk memproduksi telur. Sebagian telur dikeluarkan melalui urine untuk melanjutkan siklus hidupnya jika masuk ke perairan, sementara sebagian lainnya tertahan di jaringan tubuh dan menimbulkan reaksi inflamasi.

Pencegahan dan Pengobatan

Pencegahan utama dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan air tawar yang tidak terjamin kebersihannya di daerah endemik. Pengolahan sanitasi yang baik dan pengendalian populasi siput juga berperan penting dalam memutus rantai penularan.

Untuk pengobatannya, dokter umumnya meresepkan obat antiparasit khusus seperti praziquantel yang efektif membunuh cacing dewasa. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah melalui layanan apotek online Halodoc sesuai resep dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu seperti kencing berdarah atau rasa nyeri saat buang air kecil tidak membaik atau semakin parah setelah beraktivitas di area air tawar, segera konsultasi dengan [Dokter Penyakit Dalam] di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini semakin mudah dan cepat melalui Halodoc. Kamu bisa langsung terhubung dengan dokter berpengalaman tanpa perlu keluar rumah. Dokter di Halodoc siap membantu menganalisis gejala, memberikan diagnosis awal, hingga memberikan resep obat yang sesuai dengan kondisi kamu secara aman dan terpercaya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

FAQ

1. Apa perbedaan utama Schistosoma haematobium dengan spesies Schistosoma lainnya?
Schistosoma haematobium secara spesifik menginfeksi pembuluh darah sistem urogenital dan menyebabkan kencing berdarah, sedangkan spesies lain seperti S. mansoni lebih sering menyerang organ pencernaan dan hati.

2. Apakah infeksi Schistosoma haematobium bisa menular antarmanusia secara langsung?
Tidak, infeksi ini tidak menular langsung antarmanusia. Parasit membutuhkan inang perantara berupa siput air tawar untuk berkembang menjadi bentuk larva infektif sebelum dapat menembus kulit manusia.

3. Berapa lama pengobatan skistosomiasis berlangsung?
Pengobatan antiparasit biasanya diberikan dalam dosis tunggal atau sesuai petunjuk dokter. Namun, pemeriksaan lanjutan perlu dilakukan untuk memastikan infeksi telah teratasi sepenuhnya.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Schistosomiasis.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Parasites – Schistosomiasis.
PubMed Central (NCBI). Diakses pada 2026. Schistosoma haematobium and Urogenital Schistosomiasis.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pengendalian dan Penanganan Skistosomiasis.