Ad Placeholder Image

Mengenal Bahaya Pertusis Serta Gejala Batuk Rejan Berkepanjangan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 Juli 2026

Mengenal Gejala Batuk Rejan Pertusis Adalah Ancaman Serius bagi Kesehatan Pernapasan Keluarga

Mengenal Bahaya Pertusis Serta Gejala Batuk Rejan BerkepanjanganMengenal Bahaya Pertusis Serta Gejala Batuk Rejan Berkepanjangan

DAFTAR ISI


Pertusis adalah infeksi saluran pernapasan menular yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis. Kondisi ini juga dikenal secara luas sebagai batuk rejan atau batuk 100 hari karena serangan batuk parah yang dapat berlangsung selama bertahun-minggu. Infeksi ini sangat berbahaya jika dialami oleh bayi dan anak-anak karena berisiko memicu gangguan pernapasan serius.

Gejala awal pertusis sering kali menyerupai flu biasa, seperti pilek, bersin, demam ringan, dan batuk ringan. Namun, setelah satu hingga dua minggu, batuk akan berkembang menjadi serangan hebat yang intens, sering kali diakhiri dengan suara melengking saat menarik napas kembali. Penderita juga dapat mengalami muntah atau kelelahan ekstrem setelah serangan batuk melanda.

Pencegahan utama infeksi pertusis adalah melalui pemberian imunisasi DPT (Difteria, Pertusis, dan Tetanus). Meski begitu, jika infeksi atau batuk parah sudah terjadi, selain perawatan utama dari medis, pemberian obat-obatan simtomatik dapat membantu meredakan batuk dan mengencerkan dahak agar penderita dapat beristirahat dengan lebih nyaman.

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala batuk intens, pengobatan pereda gejala dapat membantu. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk pereda batuk dan flu yang dapat membantu kenyamanan saluran pernapasan kamu.

Rekomendasi Obat Batuk dan Pereda Gejala Pertusis

1. Silex Sirup 100 ml

Silex Sirup merupakan obat herbal yang mengandung ekstrak daun thymi, primula, althaea, serpylli, dan bahan alami lainnya. Obat ini membantu melegakan tenggorokan serta mengencerkan dahak pada batuk berdahak akibat iritasi atau gangguan saluran pernapasan. Dosis dewasa adalah 1 sendok makan (15 ml) 3-4 kali sehari, sedangkan anak-anak 1 sendok teh (5 ml) 3-4 kali sehari.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Silex Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Bisolvon Extra Sirup 60 ml

Bisolvon Extra Sirup memadukan Bromhexine HCl dan Guaifenesin yang bekerja efektif sebagai mukolitik dan ekspektoran. Kombinasi ini berfungsi mengencerkan dahak yang kental dan mempermudah pengeluarannya saat batuk. Dosis dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 10 ml 3 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bisolvon Extra Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Risiko Penularan Pertusis
  1. Belum mendapatkan vaksinasi DPT secara lengkap sesuai jadwal.
  2. Melakukan kontak erat dengan penderita batuk rejan tanpa perlindungan.
  3. Daya tahan tubuh yang lemah, terutama pada bayi prematur atau lansia.

3. Acetylcysteine 200 mg 10 Kapsul

Acetylcysteine bekerja dengan cara memutus ikatan disulfida pada mukoprotein dahak, sehingga kekentalan dahak berkurang drastis dan lebih mudah dikeluarkan dari saluran napas. Dosis dewasa umum adalah 1 kapsul 2-3 kali sehari sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Acetylcysteine 200 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. Sanadryl DMP Sirup 120 ml

Sanadryl DMP Sirup diformulasikan untuk meredakan batuk kering yang persisten dan iritatif. Kandungan Dextromethorphan HBr bekerja menekan pusat batuk di otak, dikombinasikan dengan Diphenhydramine HCl untuk meredakan reaksi alergi dan memberikan rasa lega. Dosis dewasa adalah 10 ml 3-4 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanadryl DMP Sirup 120 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan Mandiri di Rumah untuk Meredakan Batuk

Selain mengonsumsi obat-obatan pereda gejala, beberapa langkah perawatan mandiri di rumah berikut dapat mendukung proses pemulihan dan mencegah keparahan serangan batuk:

  • Istirahat yang cukup untuk menjaga sistem imun tubuh tetap optimal.
  • Pastikan asupan cairan terpenuhi dengan banyak minum air putih hangat.
  • Gunakan pembersih udara atau humidifier untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan.
  • Hindari paparan asap rokok, debu, atau polusi yang dapat memicu iritasi saluran napas.

Studi Terkait

Sebuah studi medis dari Journal of Infection and Public Health (2026) menekankan bahwa deteksi dini pertusis dan penanganan pendukung yang tepat dapat mengurangi risiko frekuensi batuk paroksismal secara bermakna. Penelitian tersebut mengonfirmasi pentingnya kombinasi isolasi, terapi suportif, serta pemantauan ketat untuk mencegah komplikasi pulmonal sekunder.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam beberapa hari, batuk semakin parah hingga muntah, atau diiringi sesak napas berat, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Paru di Halodoc untuk mendapatkan saran diagnosis dan penanganan medis yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Apabila kamu ingin mendiskusikan kondisi kesehatan saluran pernapasan atau membutuhkan arahan medis lebih lanjut, kamu bisa memanfaatkan layanan konsultasi dokter di Halodoc.

  • Dokter berlisensi: Konsultasi dilakukan bersama dokter yang memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) aktif.
  • Tersedia 24/7: Dokter siap dihubungi kapan saja, tanpa perlu menunggu jam buka klinik.
  • Layanan praktis: Kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc langsung melalui fitur chat, panggilan suara, atau panggilan video dari kenyamanan rumahmu.

Referensi

Journal of Infection and Public Health. Diakses pada 2026. Clinical Management and Diagnostic Advances in Pertussis Infection.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Pertussis and Vaccine-Preventable Diseases.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Whooping Cough (Pertussis): Symptoms, Causes, and Treatment.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Pertusis di Indonesia.

FAQ

1. Apakah pertusis dapat disembuhkan total?
Ya, pertusis dapat disembuhkan dengan pengobatan antibiotik yang tepat dari dokter serta perawatan suportif. Pengobatan yang dimulai lebih awal akan membantu mempercepat pemulihan dan mengurangi durasi infeksi.

2. Berapa lama batuk pertusis berlangsung?
Batuk akibat pertusis sering disebut batuk 100 hari karena serangannya dapat bertahan selama 6 hingga 10 minggu, bahkan lebih lama jika tidak ditangani sejak dini.

3. Apakah vaksin DPT menjamin seseorang tidak terkena pertusis?
Vaksin DPT sangat efektif memberikan perlindungan dan mencegah gejala berat. Meski perlindungan dapat menurun seiring waktu, orang yang divaksinasi tetap memiliki risiko komplikasi jauh lebih rendah dibandingkan yang tidak divaksinasi.

4. Bagaimana cara membedakan batuk biasa dengan pertusis?
Batuk biasa umumnya membaik dalam 1-2 minggu. Sementara itu, pertusis ditandai dengan serangan batuk beruntun yang kuat, sulit berhenti, dan sering diakhiri dengan tarikan napas berbunyi melengking (whoop) atau muntah.