
Mengenal Bakteri Enterococcus Faecalis dan Dampak Kesehatannya
Mengenal Gejala dan Penyebab Infeksi Bakteri Enterococcus Faecalis pada Tubuh Manusia

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Enterococcus faecalis
- Cara Mendeteksi Enterococcus faecalis
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Enterococcus faecalis adalah bakteri yang dapat hidup secara alami di saluran pencernaan manusia. Dalam kondisi tertentu, bakteri ini bisa menyebabkan infeksi, terutama ketika masuk ke bagian tubuh yang seharusnya bebas dari mikroorganisme.
Infeksi akibat Enterococcus faecalis lebih berisiko terjadi pada orang yang dirawat di rumah sakit, menggunakan kateter, memiliki daya tahan tubuh rendah, atau baru menjalani tindakan medis. Kenali karakteristik, cara penularan, dan kapan perlu memeriksakan diri agar penanganannya tepat.
Mengenal Enterococcus faecalis
Enterococcus faecalis dapat ditemukan di usus tanpa menimbulkan penyakit. Namun, bakteri ini dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, infeksi luka, infeksi aliran darah, hingga endokarditis pada kondisi tertentu.
Diagnosis tidak dapat ditentukan hanya dari gejala. Dokter mungkin menyarankan pemeriksaan urine, darah, atau sampel dari lokasi infeksi, kemudian melakukan kultur dan uji kepekaan antibiotik untuk membantu menentukan terapi yang sesuai.
Karena sebagian strain dapat resisten terhadap antibiotik tertentu, hindari membeli atau mengonsumsi antibiotik tanpa resep. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan Enterococcus faecalis, dokter akan menilai lokasi dan tingkat keparahan infeksi sebelum menentukan pengobatan.
Cara Mendeteksi Enterococcus faecalis
Gejala bergantung pada lokasi infeksi. Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan nyeri saat buang air kecil, lebih sering ingin buang air kecil, atau urine tampak keruh, sedangkan infeksi yang lebih berat dapat disertai demam dan tubuh terasa sangat lemah.
Hasil kultur yang positif perlu diinterpretasikan oleh dokter karena keberadaan bakteri pada sampel tidak selalu berarti infeksi aktif. Dokter juga akan mempertimbangkan keluhan, pemeriksaan fisik, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Kapan Harus ke Dokter?
- Segera konsultasi ke dokter umum Halodoc jika mengalami demam tinggi, menggigil, kebingungan, napas cepat, atau tubuh sangat lemah.
- Periksakan diri jika nyeri saat buang air kecil, nyeri pinggang, atau keluhan infeksi tidak membaik.
- Jangan menunda pemeriksaan bila memiliki kateter, baru menjalani operasi, sedang dirawat di rumah sakit, atau memiliki daya tahan tubuh rendah.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu dapat berkonsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk membahas gejala, hasil pemeriksaan, dan langkah selanjutnya. Dokter dapat membantu menentukan apakah kamu memerlukan pemeriksaan langsung atau tes laboratorium.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Enterococcus faecalis Infections.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Antimicrobial Resistance.
WebMD. Diakses pada 2026. Enterococcus Infections.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Penggunaan Antibiotik.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Penggunaan Antibiotik.
FAQ
Apakah Enterococcus faecalis selalu berbahaya?
Tidak. Bakteri ini dapat hidup normal di saluran pencernaan, tetapi bisa menyebabkan infeksi jika berpindah ke lokasi tubuh tertentu atau saat pertahanan tubuh menurun.
Apakah Enterococcus faecalis menular?
Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan lingkungan atau tangan yang terkontaminasi, terutama di fasilitas kesehatan. Kebersihan tangan membantu mengurangi risiko penyebaran.
Apakah infeksi Enterococcus faecalis harus minum antibiotik?
Tidak semua temuan bakteri memerlukan antibiotik. Dokter menentukan terapi berdasarkan gejala, lokasi infeksi, hasil kultur, dan uji kepekaan antibiotik.
Bisakah mengobati Enterococcus faecalis sendiri?
Sebaiknya tidak mengobati sendiri, terutama dengan antibiotik sisa atau tanpa resep. Konsultasi diperlukan agar diagnosis tepat dan risiko resistensi antibiotik dapat dikurangi.




