Ad Placeholder Image

Mengenal Bakteri Escherichia dan Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 Juli 2026

Mengenal Bakteri Escherichia dalam Tubuh dan Dampak Kesehatannya bagi Sistem Pencernaan Manusia

Mengenal Bakteri Escherichia dan Dampaknya bagi Kesehatan TubuhMengenal Bakteri Escherichia dan Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Bakteri Escherichia, terutama strain Escherichia coli (E. coli), merupakan kelompok bakteri yang normalnya hidup di dalam usus manusia dan hewan. Sebagian besar strain bakteri ini tidak berbahaya dan merupakan bagian dari flora normal pencernaan. Namun, beberapa jenis strain tertentu dapat menghasilkan racun dan menyebabkan penyakit infeksi serius pada manusia.

Infeksi akibat bakteri Escherichia umumnya terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi kotoran. Penyakit yang sering ditimbulkan meliputi infeksi saluran kemih (ISK), diare berat, kram perut, hingga gangguan pencernaan parah. Pada kasus yang berat, infeksi ini dapat menyebar ke aliran darah atau merusak organ tubuh lainnya.

Penanganan infeksi bakteri ini tergantung pada lokasi infeksi dan keparahannya. Dokter umumnya akan meresepkan antibiotik spesifik yang efektif membunuh atau menghentikan pertumbuhan bakteri strain gram-negatif ini.

Rekomendasi Obat Infeksi Escherichia

Berikut adalah beberapa pilihan antibiotik yang umum digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri Escherichia berdasarkan rekomendasi medis:

1. Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet

Ciprofloxacin adalah antibiotik golongan fluoroquinolone yang bekerja dengan cara menghambat enzim topoisomerase IV dan DNA gyrase yang dibutuhkan bakteri untuk berkembang biak. Obat ini efektif untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri gram-negatif seperti E. coli, termasuk infeksi saluran kemih (ISK) dan infeksi saluran pencernaan.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Cefixime 200 mg 10 Kapsul

Cefixime merupakan antibiotik sefalosporin generasi ketiga yang bekerja menghambat sintesis dinding sel bakteri. Obat ini sering diresepkan untuk mengatasi infeksi saluran kemih tanpa komplikasi serta infeksi pernapasan yang disebabkan oleh bakteri sensitif seperti Escherichia coli.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cefixime 200 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu dan Risiko Infeksi Escherichia
  1. Mengonsumsi makanan yang kurang matang, terutama daging cincang.
  2. Minum air yang belum dimasak atau terkontaminasi limbah.
  3. Kurangnya kebersihan diri, seperti tidak mencuci tangan setelah dari toilet.
  4. Menggunakan fasilitas sanitasi publik yang tercemar.

3. Sanprima Forte 10 Kaplet

Sanprima Forte mengandung kombinasi Trimethoprim dan Sulfamethoxazole (Cotrimoxazole). Antibiotik kombinasi ini bekerja secara sinergis menghambat pembentukan asam folat pada bakteri, sehingga efektif membasmi infeksi saluran pencernaan dan infeksi saluran kemih akibat susseptibilitas bakteri E. coli.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanprima Forte 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Monuril Granul 3 g

Monuril mengandung bahan aktif Fosfomycin trometamol yang khusus digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih akut tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Escherichia coli. Obat ini bekerja memblokir tahap awal pembentukan dinding sel bakteri dan biasanya dikonsumsi dalam dosis tunggal.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Monuril Granul 3 g di Toko Kesehatan Halodoc

Pencegahan Infeksi Escherichia

Langkah pencegahan utama infeksi bakteri ini berfokus pada kebersihan pangan dan lingkungan. Berikut adalah langkah penting yang dapat diterapkan sehari-hari:

  • Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.
  • Memasak daging hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.
  • Mencuci buah dan sayur hingga bersih di bawah air mengalir.
  • Menghindari konsumsi susu atau produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi.
  • Memisahkan bahan makanan mentah dengan makanan siap saji saat memotong dan menyimpan.

Studi Terkait

Penelitian terkini yang dipublikasikan dalam jurnal medis tahun 2026 menekankan peningkatan resistensi antibiotik pada strain Escherichia coli patogen akibat penggunaan antibiotik yang tidak bijak. Evaluasi klinis menunjukkan pentingnya uji sensitivitas kultur sebelum pemberian obat agar terapi infeksi saluran kemih dan pencernaan berjalan efektif tanpa memicu kekebalan bakteri.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala infeksi seperti diare hebat disertai darah, muntah terus-menerus, nyeri berat saat buang air kecil, atau demam tinggi yang tidak membaik, segera konsultasi ke dokter di Halodoc. Kamu dapat menghubungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan saran medis dan resep obat yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan beli obat online yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter secara online di Halodoc memberikan banyak kemudahan untuk menjaga kesehatanmu:

  • Dokter berlisensi: Semua dokter di Halodoc memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) resmi.
  • Respon cepat: Hubungi dokter kapan saja, 24 jam sehari, 7 hari seminggu tanpa harus menunggu lama.
  • Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan isi percakapan kamu dengan dokter terjamin aman.
  • Resep obat digital: Jika diperlukan, dokter dapat langsung memberikan resep obat yang bisa ditebus secara praktis lewat aplikasi.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. E. coli Fact Sheet.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Escherichia coli (E. coli) Infections.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. E. coli: Symptoms & Causes.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Management and Antibiotic Resistance in Escherichia coli Infections.

FAQ

1. Apa saja gejala paling umum dari infeksi Escherichia coli?

Gejala umum meliputi kram perut hebat, diare cair atau berdarah, mual, serta demam ringan. Gejala ini biasanya muncul 3-4 hari setelah terpapar bakteri.

2. Berapa lama infeksi E. coli dapat berlangsung?

Sebagian besar orang pulih dalam waktu 5 hingga 10 hari tanpa perawatan khusus. Namun, pada infeksi berat atau pasien berisiko tinggi, pemulihan bisa memerlukan penanganan dokter lebih lanjut.

3. Apakah semua strain bakteri Escherichia berbahaya?

Tidak, sebagian besar strain Escherichia coli hidup tidak berbahaya di dalam usus manusia dan membantu sistem pencernaan. Hanya strain tertentu yang menghasilkan racun (seperti Shiga toxin) yang memicu sakit.

4. Bolehkah langsung minum obat penghenti diare saat terinfeksi E. coli?

Penggunaan obat penghenti diare tidak dianjurkan tanpa petunjuk dokter saat terkena infeksi E. coli. Obat tersebut dapat memperlambat pembuangan racun dari dalam sistem pencernaan kamu.