Ad Placeholder Image

Mengenal Batasan Tekanan Darah Menurut Standar Hipertensi WHO

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Pahami Standar Hipertensi WHO Terbaru untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda dengan Lebih Optimal

Mengenal Batasan Tekanan Darah Menurut Standar Hipertensi WHOMengenal Batasan Tekanan Darah Menurut Standar Hipertensi WHO

DAFTAR ISI


Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah kondisi kronis yang sering disebut sebagai “silent killer” karena bisa tanpa gejala jelas hingga menyebabkan komplikasi serius seperti serangan jantung atau stroke. Menurut standar WHO, tekanan darah di atas 140/90 mmHg sudah dikategorikan sebagai hipertensi, dan perlu penanganan medis. Penderita hipertensi biasanya memerlukan pengobatan jangka panjang untuk mengontrol tekanan darahnya, dan ini tidak bisa diatasi hanya dengan perubahan gaya hidup saja. Obat-obatan yang diresepkan dokter berperan penting dalam menurunkan risiko komplikasi jangka panjang.

Saat ini, WHO merekomendasikan penggunaan obat-obatan seperti bloker kalsium (misalnya amlodipine), inhibitor recepor angiotensin II (seperti candesartan), dan beta blocker (seperti bisoprolol) sebagai lini pertama pengobatan. Pemilihan obat tergantung pada kondisi pasien, usia, komorbiditas, dan respons tubuh terhadap obat. Karena itu, sebaiknya pengobatan hipertensi tidak dilakukan secara sembarangan tanpa konsultasi dokter.

Rekomendasi Obat Hipertensi WHO

1. Amlodipine 5 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: amlodipine besilat. Amlodipine adalah bloker kalsium yang bekerja dengan melebarkan pembuluh darah, sehingga tekanan darah turun. Dosis umum awal adalah 5 mg sekali sehari. Obat ini aman untuk pasien usia lanjut dan penderita diabetes, namun tidak disarankan untuk ibu hamil tanpa pengawasan ketat. Efek samping ringan seperti bengkak pada pergelangan kaki mungkin terjadi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amlodipine 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Amlodipine 10 mg 10 Tablet

Dosis 10 mg biasanya diberikan jika dosis 5 mg tidak cukup mengontrol tekanan darah. Dianjurkan hanya setelah evaluasi dokter. Obat ini sama efektifnya dengan dosis rendah, tetapi risiko efek samping sedikit meningkat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amlodipine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips: Gejala Hipertensi yang Sering Diabaikan
  1. Sakit kepala berulang, terutama di pagi hari
  2. Pusing atau merasa linglung
  3. Detak jantung tidak teratur atau berdebar
  4. Mudah lelah meskipun tidak beraktivitas berat

3. Candesartan Dexa 8 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin

Kandungan aktif: candesartan cilexetil. Obat ini termasuk dalam golongan ARB (angiotensin receptor blocker) yang bekerja dengan menghambat hormon yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Dosis 8 mg biasanya diberikan untuk pasien dengan hipertensi ringan hingga sedang. Tidak direkomendasikan untuk kehamilan dan pasien dengan gangguan ginjal berat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Candesartan Dexa 8 mg 3 Strip di Toko Kesehatan Halodoc

4. Candesartan 16 mg 10 Tablet

Dosis ini biasanya digunakan untuk pasien dengan hipertensi berat atau tidak responsif terhadap dosis rendah. Harus digunakan di bawah pengawasan dokter karena risiko hipotensi dan gangguan elektrolit.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Candesartan 16 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Bisoprolol 2.5 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin

Bisoprolol adalah beta blocker yang mengurangi beban kerja jantung dan menurunkan tekanan darah. Dosis 2,5 mg cocok untuk pasien lanjut usia atau yang sensitif terhadap obat. Hindari penghentian mendadak karena bisa memicu peningkatan tekanan darah secara rebound.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bisoprolol 2.5 mg 3 Strip di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Menjaga Tekanan Darah Normal

Konsumsi makanan rendah garam, perbanyak sayur dan buah, hindari alkohol dan rokok, serta rutin berolahraga ringan seperti berjalan kaki 30 menit per hari dapat membantu mengontrol tekanan darah. Mengelola stres dengan meditasi atau tidur cukup juga penting untuk menunjang pengobatan medis.

Studi Terkait

The Lancet. Diakses pada 2026. Global Burden of Hypertension: A Population-Based Study in 2025

WHO Guidelines on Hypertension Management. Diakses pada 2026. First-Line Pharmacological Therapy in Adults

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Konsultasi dengan dokter umum melalui Halodoc memungkinkan kamu mendapatkan diagnosis tepat dan resep yang sesuai kondisimu. Apalagi jika kamu baru mengalami gejala hipertensi, dokter bisa memastikan apakah ini hipertensi primer atau sekunder. Dokter Halodoc siap membantu 24 jam, kapan saja dan di mana saja lewat chat atau video call. Chat dokter sekarang untuk penanganan yang aman dan terarah.

    FAQ

    1. Apakah hipertensi bisa sembuh total?
      Hipertensi primer biasanya tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dikontrol dengan obat dan gaya hidup sehat. Konsistensi pengobatan sangat penting.
    2. Bisa minum obat hipertensi tanpa resep dokter?
      Tidak disarankan. Obat hipertensi butuh dosis yang tepat dan penyesuaian berdasarkan kondisi tubuh. Gunakan hanya atas rekomendasi dokter.
    3. Berapa kali harus cek tekanan darah?
      Jika sudah didiagnosis hipertensi, cek 2-3 kali seminggu di rumah. Kunjungi dokter minimal setiap 3 bulan.
    4. Apakah obat hipertensi menyebabkan ketergantungan?
      Bukan ketergantungan, tapi tubuh membutuhkan obat ini untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Berhenti tiba-tiba bisa berbahaya.

    Referensi

    The Lancet. Diakses pada 2026. Global Burden of Hypertension: A Population-Based Study in 2025
    WHO Guidelines on Hypertension Management. Diakses pada 2026. First-Line Pharmacological Therapy in Adults
    BPOM Indonesia. Diakses pada 2026. Daftar Obat Hipertensi Berlisensi
    NIH – National Heart, Lung, and Blood Institute. Diakses pada 2026. Understanding Blood Pressure Readings