Ad Placeholder Image

Mengenal Berbagai Penyebab Epilepsi pada Anak Sejak Dini

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 11 September 2026

Penyebab epilepsi pada anak sering dipicu faktor genetik, cedera otak, hingga infeksi serius.

Mengenal Berbagai Penyebab Epilepsi pada Anak Sejak DiniMengenal Berbagai Penyebab Epilepsi pada Anak Sejak Dini

DAFTAR ISI


Epilepsi pada anak adalah kondisi ketika otak mengalami aktivitas listrik abnormal yang menyebabkan kejang berulang. Kejang dapat terlihat sebagai tubuh kaku dan tersentak, tetapi pada sebagian anak hanya berupa tatapan kosong, kedipan berulang, atau gerakan yang tidak disadari.

Penyebab epilepsi pada anak cukup beragam. Kondisi ini dapat berkaitan dengan faktor genetik, gangguan perkembangan otak, cedera kepala, infeksi otak, atau komplikasi sebelum dan saat kelahiran. Namun, pada sebagian anak, penyebab pastinya belum dapat diketahui.

Demam juga dapat memicu kejang pada anak, tetapi kejang demam tidak selalu berarti epilepsi. Dokter perlu menilai riwayat kejang, pemeriksaan fisik, dan bila diperlukan melakukan pemeriksaan seperti EEG atau pemindaian otak.

Jika anak mengalami kejang, orang tua sebaiknya tetap tenang dan mencatat durasi serta ciri kejang. Karena penyebabnya perlu dipastikan secara medis, konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting sebelum memberikan obat apa pun.

Penyebab Epilepsi pada Anak

  • Faktor genetik. Perubahan gen tertentu dapat meningkatkan risiko epilepsi, baik karena diturunkan dari orang tua maupun muncul secara spontan.
  • Gangguan perkembangan otak. Kelainan pembentukan struktur otak sejak dalam kandungan dapat memengaruhi aktivitas listrik otak.
  • Cedera kepala. Benturan kepala yang berat dapat menyebabkan perubahan pada jaringan otak dan memicu kejang.
  • Infeksi otak. Meningitis atau ensefalitis dapat merusak jaringan otak dan meningkatkan risiko epilepsi.
  • Komplikasi saat kehamilan atau persalinan. Kekurangan oksigen atau perdarahan otak pada bayi dapat menjadi salah satu faktor pemicu.
  • Tumor atau kelainan pembuluh darah otak. Kondisi ini jarang terjadi, tetapi dapat mengganggu aktivitas listrik otak.
  • Penyebab yang belum diketahui. Pada sejumlah kasus, pemeriksaan belum menemukan penyebab yang jelas.

Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Saat anak kejang, baringkan tubuhnya di tempat aman dan miringkan kepala untuk membantu menjaga jalan napas. Jangan memasukkan benda, makanan, atau obat ke dalam mulut, serta jangan menahan gerakan tubuhnya.

Catat lama kejang dan, jika aman, rekam videonya untuk membantu dokter melakukan evaluasi. Pastikan anak tidak berada di dekat benda tajam, air, tangga, atau sumber panas.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan jika kejang berlangsung lebih dari lima menit, terjadi berulang tanpa sadar sepenuhnya, menyebabkan kesulitan bernapas, atau muncul setelah cedera kepala. Pemeriksaan juga diperlukan bila kejang terjadi untuk pertama kalinya atau anak tampak mengalami perubahan perilaku dan perkembangan.

Untuk membantu menilai kondisi anak, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter dapat membantu orang tua memahami langkah awal saat anak mengalami kejang dan mengetahui kapan pemeriksaan langsung diperlukan. Dokter juga dapat memberikan arahan yang sesuai berdasarkan usia, riwayat kesehatan, dan gejala anak.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc) disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Epilepsy.
National Institute of Neurological Disorders and Stroke melalui PubMed. Diakses pada 2026. Epilepsy and Seizures.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Produk Kesehatan.
WebMD. Diakses pada 2026. Epilepsy in Children.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Kesehatan Anak.

FAQ

Apakah semua kejang pada anak berarti epilepsi?

Tidak. Kejang dapat terjadi karena demam, gangguan gula darah, infeksi, atau kondisi lain. Epilepsi umumnya ditegakkan setelah dokter menilai kejang yang berulang dan penyebabnya.

Apakah epilepsi pada anak bisa sembuh?

Perjalanan epilepsi berbeda pada setiap anak. Sebagian anak dapat bebas kejang dengan pengobatan dan pemantauan, tetapi obat tidak boleh dihentikan tanpa arahan dokter.

Apakah anak yang kejang harus diberi obat segera?

Jangan memberikan obat tanpa resep atau memasukkan apa pun ke mulut anak saat kejang. Ikuti pertolongan pertama dan cari bantuan medis, terutama bila kejang berlangsung lebih dari lima menit.

Apakah epilepsi dapat mengganggu tumbuh kembang anak?

Epilepsi yang tidak terkontrol atau penyakit otak yang mendasarinya dapat memengaruhi perkembangan sebagian anak. Pemeriksaan dan pengobatan yang tepat membantu mengurangi risiko tersebut.