
Mengenal Bezoar Penyebab Gangguan Pencernaan yang Perlu Diwaspadai
Fakta Menarik Tentang Bezoar dan Dampak Kesehatannya yang Perlu Diketahui Sekarang

DAFTAR ISI
- Pengertian dan Jenis Bezoar
- Penyebab dan Faktor Risiko
- Gejala Bezoar yang Perlu Diwaspadai
- Penanganan dan Pencegahan
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Pernahkah kamu mendengar istilah bezoar? Bezoar adalah penumpukan atau penggumpalan bahan-bahan terperangkap yang tidak dapat dicerna di dalam saluran pencernaan, paling sering ditemukan di organ lambung. Gumpalan ini bisa membesar dan menyumbat lambung atau usus, sehingga menyebabkan gangguan sistem pencernaan yang cukup serius.
Kondisi ini umumnya berkembang secara perlahan tanpa disadari. Karena tersusun dari material serat keras atau bahan non-pangan, bezoar tidak bisa dihancurkan oleh asam lambung. Jika dibiarkan tanpa penanganan medis, kondisi ini dapat memicu timbulnya luka pada dinding lambung hingga penyumbatan total pada usus.
Memahami penyebab dan jenis bezoar sangat penting agar kamu dapat mendeteksi gejalanya lebih awal serta melakukan langkah pencegahan yang tepat. Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai bezoar berikut ini!
Pengertian dan Jenis Bezoar
Berdasarkan bahan pembentuknya, bezoar diklasifikasikan menjadi beberapa jenis utama, antara lain:
- Fitobezoar (Phytobezoar): Jenis paling umum yang terbentuk dari serat buah-buahan atau sayuran yang tidak tercerna, seperti selulosa dan lignin.
- Trikobezoar (Trichobezoar): Gumpalan yang terdiri dari rambut. Kondisi ini sering berkaitan dengan gangguan psikologis seperti trichotillomania (kebiasaan mencabut rambut) dan trichophagia (kebiasaan menelan rambut).
- Farmakobezoar (Pharmacobezoar): Terbentuk dari sisa-sisa obat-obatan tablet atau kapsul berpelapis khusus yang menggumpal dan tidak larut sempurna di lambung.
- Laktobezoar (Lactobezoar): Penumpukan protein susu keras yang biasanya terjadi pada bayi yang mengonsumsi susu formula pekat.
Penyebab dan Faktor Risiko
Bezoar terjadi akibat ketidakmampuan lambung untuk mengosongkan succeeds material makanan secara normal. Beberapa faktor risiko yang meningkatkan terbentuknya bezoar meliputi:
- Riwayat operasi lambung (seperti gastrektomi atau vagotomi) yang memperlambat gerakan pengosongan lambung.
- Kondisi gastroparesis, terutama pada penderita diabetes melitus.
- Kebiasaan mengunyah makanan yang kurang lumat atau konsumsi serat kasar dalam jumlah berlebihan.
- Penurunan produksi asam lambung akibat faktor usia atau penggunaan obat penekan asam lambung jangka panjang.
Gejala Bezoar yang Perlu Diwaspadai
Pada tahap awal, bezoar berukuran kecil mungkin tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, saat ukurannya makin membesar, gejala berikut dapat muncul:
- Rasa cepat kenyang padahal baru makan sedikit.
- Mual dan muntah secara terus-menerus.
- Nyeri perut pada bagian ulu hati.
- Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.
- Perut terasa begah, kembung, dan membengkak.
Penanganan dan Pencegahan
Bezoar memerlukan tindakan medis khusus bergantung pada ukuran dan jenisnya. Penanganan dapat berupa pemberian larutan kimia khusus untuk melarutkan gumpalan, tindakan pembedahan/endoskopi untuk mengeluarkan gumpalan material, atau terapi perilaku untuk menghentikan kebiasaan makan rambut.
Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan cara mengunyah makanan hingga benar-benar halus, mencukupi asupan air putih, membatasi konsumsi buah tinggi tanin keras dalam kondisi perut kosong, serta rutin mengontrol gula darah bagi penderita diabetes.
Studi Terkait
Sebuah penelitian dalam World Journal of Gastrointestinal Endoscopy (2026) mengungkapkan bahwa lebih dari 80% kasus fitobezoar berhasil ditangani dengan kombinasi tindakan endoskopi fragmentasi dan larutan pemecah serat. Studi tersebut menegaskan bahwa diagnosis dini melalui pemeriksaan ultrasonografi atau endoskopi dapat mencegah komplikasi perdarahan lambung hingga perforasi usus.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau anggota keluargamu mengalami gejala berupa nyeri perut parah, mual berulang, atau sensasi mengganjal di perut secara terus-menerus, segera konsultasikan diri dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi pencernaan secara tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Layanan konsultasi kesehatan online di Halodoc memberikan kemudahan bagi kamu untuk terhubung dengan dokter terpercaya kapan saja. Kamu dapat mendiskusikan berbagai keluhan saluran pencernaan secara nyaman, mendapatkan rekomendasi penanganan awal yang aman, hingga memperoleh resep obat resmi dari Dokter Halodoc tanpa perlu meninggalkan rumah.
Referensi
PubMed Central. Diakses pada 2026. Management and Clinical Outcomes of Gastrointestinal Bezoars.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is a Bezoar? Causes, Symptoms, and Treatment.
World Journal of Gastrointestinal Endoscopy. Diakses pada 2026. Endoscopic approaches for gastric phytobezoar dissolution and removal.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Gangguan Motilitas Lambung dan Pencegahan Sumbatan Pencernaan.
FAQ
1. Apakah bezoar bisa hancur sendiri?
Bezoar kecil terkadang dapat hancur atau keluar bersama feses melalui bantuan obat pelarut khusus. Namun, bezoar berukuran besar umumnya tidak dapat hancur sendiri dan membutuhkan penanganan medis seperti endoskopi atau operasi.
2. Apakah bezoar berbahaya?
Ya, bezoar yang membesar dapat menyebabkan komplikasi berbahaya seperti penyumbatan usus total, tukak lambung, hingga robeknya dinding saluran pencernaan (perforasi).
3. Siapa yang paling berisiko terkena trikobezoar?
Trikobezoar paling sering dialami oleh anak-anak atau remaja yang memiliki gangguan psikologis, seperti dorongan emosional untuk mencabut dan memakan rambut mereka sendiri.
4. Bagaimana cara dokter mendiagnosis bezoar?
Dokter dapat mengonfirmasi keberadaan bezoar melalui pemeriksaan pencitraan seperti rontgen perut dengan kontras, CT scan, atau prosedur endoskopi saluran cerna bagian atas.




