Ad Placeholder Image

Mengenal Cara Kerja Cardiac Cycle dalam Detak Jantung Kita

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 06 Agustus 2026

Memahami Proses Detak Jantung Melalui Mekanisme Cardiac Cycle Secara Lengkap

Mengenal Cara Kerja Cardiac Cycle dalam Detak Jantung KitaMengenal Cara Kerja Cardiac Cycle dalam Detak Jantung Kita

DAFTAR ISI


Jantung adalah organ vital yang bekerja tanpa henti untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Proses pemompaan berulang yang terjadi pada organ ini dikenal dengan istilah cardiac cycle atau siklus jantung. Setiap detik, siklus ini memastikan pasokan oksigen dan nutrisi terdistribusi secara optimal ke seluruh organ dan jaringan tubuh.

Memahami bagaimana cardiac cycle bekerja sangat penting untuk menyadari betapa kompleks dan presisinya sistem kardiovaskular manusia. Satu siklus jantung lengkap terjadi mulai dari awal satu detakan hingga dimulainya detak jantung berikutnya. Seluruh tahapan ini berlangsung hanya dalam hitungan detik saat kondisi tubuh kamu beristirahat.

Ketika fungsi atau irama dalam siklus jantung terganggu, berbagai masalah kesehatan seperti aritmia, gagal jantung, hingga serangan jantung dapat mengintai. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengenali bagaimana organ ini bekerja dan bagaimana cara menjaga kesehatannya dengan tepat.

Fase-Fase dalam Cardiac Cycle

Secara garis besar, cardiac cycle terdiri dari dua fase utama, yaitu sistol (fase kontraksi dan pemompaan) serta diastol (fase relaksasi dan pengisian). Secara lebih terperinci, siklus ini terbagi menjadi beberapa tahapan mekanis:

  1. Fase Diastol Ventrikel: Otot-otot jantung berelaksasi sehingga tekanan di dalam bilik (ventrikel) menurun. Kondisi ini membuat katup atrioventrikular terbuka dan darah dari serambi (atrium) mengalir masuk mengisi bilik.
  2. Fase Sistol Atrium: Serambi jantung berkontraksi ringan untuk mendorong sisa darah ke dalam bilik, memastikan bilik terisi penuh sebelum dipompa keluar.
  3. Fase Sistol Ventrikel: Bilik jantung berkontraksi dengan kuat. Katup atrioventrikular menutup rapat untuk mencegah aliran balik darah (menghasilkan bunyi detak “lub”), kemudian katup semilunaris terbuka sehingga darah dipompa menuju paru-paru dan seluruh tubuh.
  4. Fase Relaksasi Isovolumetrik: Setelah memompa darah, bilik mulai berelaksasi dan katup semilunaris menutup kembali (menghasilkan bunyi detak “dub”). Jantung siap untuk memulai siklus pengisian berikutnya.

Cara Menjaga Kesehatan Siklus Jantung

Agar fungsi cardiac cycle tetap optimal dan terhindar dari gangguan kardiovaskular, kamu bisa menerapkan langkah-langkah hidup sehat berikut:

  • Rutin Berolahraga: Lakukan olahraga aerobik seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang setidaknya 150 menit per minggu untuk memperkuat otot jantung.
  • Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang: Perbanyak asupan serat, buah, sayur, serta asam lemak omega-3, dan batasi konsumsi garam, gula, serta lemak jenuh.
  • Kelola Stres dengan Baik: Stres kronis dapat meningkatkan hormon adrenalin dan tekanan darah yang membebani kerja siklus jantung.
  • Hindari Merokok dan Alkohol: Zat berbahaya dalam rokok dan alkohol berlebih dapat merusak dinding pembuluh darah serta mengganggu irama jantung.
  • Pantau Tekanan Darah dan Gula Darah: Lakukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit jantung.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu sering merasakan gejala seperti nyeri dada, sesak napas saat beraktivitas ringan, detak jantung tidak teratur (palpitasi), atau pusing berlebih hingga ingin pingsan, segera periksakan diri. Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc.

Studi Terkait

Sebuah studi klinis yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology (2026) menunjukkan bahwa efisiensi durasi diastolik pada cardiac cycle dipengaruhi secara signifikan oleh fleksibilitas pembuluh darah arteri. Latihan kardiovaskular teratur terbukti mampu meningkatkan durasi pengisian diastolik hingga 15%, yang berdampak positif pada perfusi jaringan otot jantung.

Penelitian lain dari European Heart Journal (2026) mengungkapkan bahwa ketidakberaturan rasio antara waktu sistolik dan diastolik dapat menjadi parameter sensitif untuk mendeteksi risiko disfungsi ventrikel dini pada penderita hipertensi sebelum timbulnya gejala klinis yang berat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi seputar kesehatan jantung dan pembuluh darah kini lebih mudah dan cepat melalui platform Halodoc. Keuntungan yang bisa kamu dapatkan meliputi:

  • ✅ Dokter Berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis jantung yang terverifikasi dan berlisensi resmi.
  • ✅ Akses 24 Jam: Layanan konsultasi tersedia kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhan kamu.
  • ✅ Resep Digital: Jika memerlukan pengobatan khusus, dokter dapat langsung menerbitkan resep obat digital.
  • ✅ Privasi Terjaga: Seluruh riwayat medis dan percakapan konsultasi terjamin kerahasiaannya.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan cardiac cycle?
Cardiac cycle atau siklus jantung adalah rangkaian lengkap peristiwa mekanis dan listrik yang terjadi pada jantung dalam satu kali detakan, meliputi fase pengisian darah dan pemompaan darah ke seluruh tubuh.

2. Berapa lama durasi normal satu siklus jantung?
Pada orang dewasa dengan frekuensi detak jantung istirahat rata-rata 75 detak per menit, satu siklus jantung lengkap berlangsung sekitar 0,8 detik.

3. Apa perbedaan antara sistol dan diastol?
Sistol adalah fase ketika otot bilik jantung berkontraksi untuk memompa darah keluar, sedangkan diastol adalah fase relaksasi ketika bilik jantung terisi kembali oleh darah.

4. Mengapa detak jantung berbunyi “lub-dub”?
Bunyi “lub” timbul akibat penutupan katup atrioventrikular saat kontraksi bilik dimulai, sedangkan bunyi “dub” dihasilkan oleh penutupan katup semilunaris saat bilik jantung mulai berelaksasi.

Referensi

Journal of the American College of Cardiology. Diakses pada 2026. Cardiac Cycle Dynamics and Vascular Compliance in Healthy Adults.
European Heart Journal. Diakses pada 2026. Assessment of Systolic and Diastolic Duration Ratios in Cardiovascular Disease Prevention.
PubMed. Diakses pada 2026. Physiology, Cardiac Cycle.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Cardiovascular Diseases (CVDs).