Ad Placeholder Image

Mengenal Froment Sign dan Cara Mendeteksi Masalah Saraf Tangan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 06 Agustus 2026

Kenali Froment sign sebagai indikator kelemahan otot tangan akibat gangguan saraf ulnar.

Mengenal Froment Sign dan Cara Mendeteksi Masalah Saraf TanganMengenal Froment Sign dan Cara Mendeteksi Masalah Saraf Tangan

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasa kekuatan jepitan ibu jari dan jari telunjukmu melemah secara signifikan? Kondisi ini sering kali menjadi penanda adanya gangguan atau jepitan pada saraf ulnaris (ulnar nerve) yang membentang dari leher hingga ke telapak tangan. Dalam pemeriksaan medis neurologi dan ortopedi, terdapat sebuah tes klinis sederhana namun sangat spesifik yang disebut dengan Froment sign (tanda Froment).

Tanda medis ini dinamai dari ahli saraf asal Prancis, Jules Froment. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai fungsi otot adductor pollicis, yaitu otot utama yang digerakkan oleh saraf ulnaris untuk mengapit objek menggunakan ibu jari secara lurus. Ketika saraf ulnaris mengalami cedera atau kelumpuhan, tubuh secara refleks akan mengompensasi kelemahan otot tersebut dengan membengkokkan sendi ibu jari.

Deteksi dini terhadap tanda kelainan saraf ini sangat penting dilakukan. Pasalnya, jika kelemahan saraf ulnaris dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat, gangguan ini dapat memicu atrofi (penyusutan) otot-otot kecil di tangan hingga menyebabkan kecacatan permanen yang mengganggu aktivitas harian kamu.

Apa Itu Froment Sign?

Froment sign adalah sebuah respons kompensasi mekanis yang terjadi saat seseorang yang mengalami kelumpuhan saraf ulnaris diminta untuk menjepit benda tipis, seperti selembar kertas, di antara ibu jari dan jari telunjuk. Pada kondisi normal, seseorang dapat menahan kertas tersebut dengan posisi ibu jari tetap lurus karena otot adductor pollicis bekerja baik.

Namun, jika hasil pemeriksaan Froment sign dinyatakan positif, ibu jari pasien akan tertekuk atau terlipat pada sendi interfalang (IP). Hal ini terjadi karena tubuh terpaksa menggunakan otot flexor pollicis longus (yang dipersarafi oleh saraf medianus) untuk menggantikan peran otot adductor pollicis yang melemah.

Penyebab Froment Sign Positif

Adanya Froment sign yang positif biasanya mengindikasikan adanya cedera, penekanan, atau kompresi pada saraf ulnaris. Beberapa kondisi medis yang sering menjadi penyebab utamanya antara lain:

  • Cubital Tunnel Syndrome: Penjepitan saraf ulnaris pada area siku akibat tekanan berulang atau posisi siku melipat dalam waktu lama.
  • Guyon’s Canal Syndrome: Penekanan saraf ulnaris di pergelangan tangan, sering dialami oleh pesepeda atau pekerja yang menggunakan alat bergetar.
  • Trauma Fisik: Patah tulang atau dislokasi pada siku dan pergelangan tangan yang mencederai jalur saraf ulnaris.
  • Neuropati Perifer: Kerusakan saraf akibat kondisi sistemik seperti diabetes mellitus yang tidak terkontrol.

Cara Pemeriksaan Froment Sign

Pemeriksaan tanda ini cukup sederhana dan dapat dilakukan secara langsung oleh dokter. Pasien diminta untuk memegang selembar kertas tipis menggunakan jepitan antara ibu jari dan telunjuk. Selanjutnya, dokter akan menarik kertas tersebut secara perlahan.

Jika saraf ulnaris berfungsi normal, pasien dapat menahan tarik kertas dengan posisi ibu jari tetap mendatar dan lurus. Apabila ibu jari pasien langsung membengkok pada sendi atas saat menahan tarikan, maka pemeriksaan tersebut mencatat hasil Froment sign positif.

Studi Terkait

Sebuah studi klinis terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Hand Surgery (2026) mengungkapkan bahwa pemeriksaan Froment sign memiliki tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang sangat tinggi dalam mendeteksi penderita ulnar neuropathy tingkat sedang hingga berat. Hasil riset tersebut menekankan bahwa identifikasi fisik sederhana ini efektif mengurangi durasi diagnosis sebelum dilanjutkan ke tes elektromiografi (EMG).

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala berupa rasa kesemutan pada jari manis dan kelingking, otot tangan menyusut, atau kesulitan memegang benda, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja atau buat janji dengan Dokter Spesialis Saraf untuk pemeriksaan fisik menyeluruh.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melakukan konsultasi seputar keluhan saraf dan anggota gerak di Halodoc sangat mudah dan praktis. Berikut adalah beberapa keuntungannya:

  • ✅ Respon Cepat: Dokter spesialis dapat merespon pertanyaanmu secara cepat dan akurat.
  • ✅ Tanpa Perlu Antre: Bebas berkonsultasi kapan saja dari mana saja tanpa antre di rumah sakit.
  • ✅ Rujukan Dokter: Jika dibutuhkan penanganan secara langsung, dokter dapat memberikan rujukan medis atau rekomendasi pemeriksaan lanjutan secara langsung.

Referensi

Journal of Hand Surgery. Diakses pada 2026. Clinical Assessment and Diagnostic Accuracy of Froment’s Sign in Ulnar Neuropathy.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Ulnar Nerve Entrapment: Pathophysiology, Diagnosis, and Rehabilitation.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Ulnar Nerve Palsy? Causes, Symptoms, and Diagnostics.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penanganan Gangguan Neuropati dan Cedera Saraf Tepi.

FAQ

1. Apakah Froment sign positif selalu berarti saraf tangan saya putus?
Tidak selalu. Froment sign positif mengindikasikan adanya kelemahan pada saraf ulnaris, yang bisa disebabkan oleh jepitan saraf, peradangan, maupun cedera. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui tingkat keparahannya.

2. Apakah tes ini bisa saya lakukan sendiri di rumah?
Kamu bisa mencoba menjepit selembar kertas di antara ibu jari dan telunjuk. Jika ibu jari kamu terpaksa membengkok secara spontan saat kertas ditarik, sebaiknya segera konsultasikan kondisi tersebut ke dokter.

3. Apakah gangguan saraf ulnaris yang menyebabkan Froment sign bisa disembuhkan?
Bisa. Penanganan tergantung pada penyebabnya, mulai dari terapi fisik, penggunaan *splint* (pembatas gerak), pemberian vitamin neurotropik, hingga tindakan pembedahan jika terdapat penekanan saraf yang parah.

4. Jari mana saja yang biasanya terpengaruh jika ada gangguan saraf ulnaris?
Selain kelemahan pada ibu jari saat menjepit, gangguan saraf ulnaris umumnya menyebabkan kebas, mati rasa, atau rasa kesemutan pada jari manis dan jari kelingking.