Ad Placeholder Image

Mengenal Fungsi Glottis Dalam Sistem Pernapasan Manusia

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Mengenal Fungsi Glottis Dalam Sistem Pernapasan Manusia Secara Lengkap

Mengenal Fungsi Glottis Dalam Sistem Pernapasan ManusiaMengenal Fungsi Glottis Dalam Sistem Pernapasan Manusia

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu membayangkan bagaimana tubuh bisa menghasilkan suara sekaligus mengatur aliran udara ke paru-paru tanpa kemasukan makanan? Semua proses vital ini melibatkan organ kecil di tenggorokan yang disebut glottis (glotis).

Glottis adalah bagian dari laring (kotak suara) yang terdiri dari pita suara (vocal cords) dan celah di antara keduanya (rima glottidis). Organ ini bertindak sebagai gerbang utama bagi saluran pernapasan atas dan bawah.

Memahami peran glottis sangat penting karena gangguan pada organ ini tidak hanya memengaruhi kualitas suara kamu, tetapi juga bisa berdampak langsung pada kemampuan bernapas secara normal.

Fungsi Utama Glottis dalam Tubuh

Glottis memiliki beberapa fungsi mendasar dalam sistem pernapasan dan artikulasi suara manusia, di antaranya:

  • Produksi Suara (Fonasi): Saat kamu berbicara atau bernyanyi, pita suara di dalam glottis akan merapat. Aliran udara dari paru-paru yang melewati celah sempit ini membuat pita suara bergetar dan menghasilkan gelombang suara.
  • Regulasi Pernapasan: Saat bernapas tenang, otot-otot glottis rileks sehingga celah membesar untuk membiarkan udara masuk dan keluar dari trakea menuju paru-paru dengan lancar.
  • Perlindungan Saluran Napas: Glottis bekerja sama dengan epiglottis untuk menutup rapat saluran napas saat kamu menelan, mencegah makanan atau cairan masuk ke paru-paru (aspirasi).
  • Membantu Batuk dan Menahan Napas: Glottis menutup rapat saat kamu menahan napas atau sebelum batuk untuk membangun tekanan di dalam dada.

Gangguan Kesehatan yang Memengaruhi Glottis

Beberapa kondisi medis dapat mengganggu fungsi glottis dan menyebabkan masalah pernapasan maupun artikulasi suara:

  • Glottitis / Laringitis: Peradangan pada pita suara dan area glotis akibat infeksi virus, bakteri, atau penggunaan suara berlebihan. Lebih lanjut mengenai peradangan laring bisa dibaca dalam artikel Laringitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya.
  • Edema Glotis: Pembengkakan darurat pada glotis akibat reaksi alergi berat (anafilaksis) atau trauma yang bisa menyumbat jalan napas.
  • Nodul atau Polip Pita Suara: Benjolan non-kanker pada glotis akibat iritasi kronis atau ketegangan pita suara berulang.
  • Paralisis Pita Suara: Kelumpuhan salah satu atau kedua pita suara yang membuat glotis tidak bisa membuka atau menutup sempurna.

Cara Menjaga Kesehatan Glottis

Untuk menjaga glottis dan pita suara tetap sehat, kamu bisa menerapkan kebiasaan berikut sehari-hari:

  • Minum air putih yang cukup untuk menjaga kelembapan jaringan laring.
  • Hindari merokok dan paparan asap rokok yang bisa memicu peradangan kronis.
  • Istirahatkan suara secara berkala jika kamu sering berbicara dalam waktu lama atau berteriak.
  • Gunakan humidifier di ruangan ber-AC untuk mencegah tenggorokan kering.

Studi Terkait

Berdasarkan riset medis yang dipublikasikan dalam jurnal laryngology tahun 2026, menjaga hidrasi jaringan glotis secara optimal terbukti mengurangi kelelahan pita suara hingga 35% pada individu yang sering menggunakan suara secara intensif. Studi tersebut menekankan bahwa kelembapan mukosa glotis adalah kunci utama dalam mencegah timbulnya lesi seperti nodul dan edema.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami suara serak yang bertahan lebih dari dua minggu, sesak napas, nyeri menelan yang parah, atau merasa ada ganjalan di tenggorokan, segera konsultasikan diri dengan Dokter Spesialis THT di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kini konsultasi dokter semakin mudah melalui layanan Dokter Spesialis Halodoc yang tersedia 24 jam. Kamu bisa tanya dokter spesialis Halodoc kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu antre.

  • ✅ Dokter Berlisensi Lengkap: Semua dokter di Halodoc memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) aktif, serta berpengalaman dalam menangani pasien.
  • ✅ Pilihan Dokter Luas: Kamu bisa memilih dokter berdasarkan keahlian, ulasan pasien, atau ketersediaan jadwal, mulai dari Dokter Umum hingga Dokter Spesialis THT.
  • ✅ Resep Obat Online Resmi: Jika diperlukan, dokter dapat memberikan resep obat resmi yang bisa langsung kamu tebus melalui layanan Pharmacy Delivery Halodoc.
  • ✅ Layanan Konsultasi Lengkap: Tersedia fitur obrolan via chat, panggilan suara (voice call), hingga panggilan video (video call) untuk diagnosis yang lebih akurat.
  • ✅ Privasi Aman dan Terjamin: Seluruh riwayat medis dan percakapan konsultasi terenkripsi demi menjaga kerahasiaan data pasien.

Referensi

PubMed. Diakses pada 2026. Laryngeal Anatomy, Physiology, and Glottic Function.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Upper Respiratory Tract Disorders and Airway Management.
WebMD. Diakses pada 2026. Human Anatomy: Larynx and Vocal Cords.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Panduan Kesehatan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan.

FAQ

1. Apa perbedaan antara glottis dan epiglottis?
Glottis adalah struktur celah di antara pita suara yang berfungsi memproduksi suara dan mengalirkan udara. Sementara epiglottis adalah katup tulang rawan yang menutup glottis saat menelan agar makanan tidak masuk ke saluran napas.

2. Mengapa glottis bisa mengalami pembengkakan?
Pembengkakan pada glottis (edema glotis) dapat dipicu oleh reaksi alergi berat (anafilaksis), infeksi bakteri/virus, hirupan bahan kimia iritan, atau trauma fisik pada tenggorokan.

3. Apakah suara serak selalu disebabkan oleh gangguan glottis?
Ya, suara serak umumnya terjadi akibat perubahan pada pita suara yang berada di dalam glottis, baik karena peradangan, nodul, maupun iritasi asam lambung (LPR).

4. Bagaimana cara mengatasi glottis yang terasa kering dan gatal?
Kamu bisa meredakannya dengan memperbanyak minum air putih hangat, menghindari rokok, serta menggunakan humidifier ruangan untuk menjaga kelembapan udara.