
Mengenal Fungsi Penting Arteri Tibialis Posterior bagi Kaki
Fungsi vital arteri tibialis posterior dalam melancarkan aliran darah menuju area kaki manusia.

DAFTAR ISI
- Fungsi Utama Arteri Tibialis Posterior
- Gangguan Kesehatan pada Arteri Tibialis Posterior
- Cara Menjaga Kesehatan Pembuluh Darah Kaki
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Tubuh manusia memiliki sistem pembuluh darah yang sangat kompleks untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi ke seluruh jaringan, termasuk area tungkai bawah. Salah satu pembuluh darah arteri utama yang memegang peranan krusial pada area betis hingga telapak kaki adalah arteri tibialis posterior.
Arteri tibialis posterior berpusat dari cabang arteri poplitea di belakang lutut, lalu berjalan turun di sepanjang kompartemen posterior betis menuju bagian belakang mata kaki bagian dalam (malleolus medialis). Pembuluh darah ini bertanggung jawab menyuplai oksigen dan nutrisi penting untuk jaringan otot, pergelangan kaki, hingga bagian telapak kaki.
Menjaga kesehatan pembuluh darah ini sangat penting untuk memelihara fungsi gerak dan mencegah komplikasi vaskular seperti penyakit arteri perifer (PAD). Apabila aliran darah pada arteri ini terganggu, kamu dapat merasakan berbagai keluhan, mulai dari kram saat berjalan hingga luka pada telapak kaki yang sulit sembuh.
Memahami peran penting serta cara merawat arteri tibialis posterior dapat membantumu mendeteksi secara dini berbagai gangguan sirkulasi darah pada area kaki.
Fungsi Utama Arteri Tibialis Posterior
Sebagai salah satu jalur utama pendarahan di tungkai bawah, arteri tibialis posterior menjalankan beberapa fungsi vital bagi tubuh, antara lain:
- Menyuplai Darah Kaya Oksigen: Mengalirkan pendarahan kaya oksigen dan nutrisi dari area lutut menuju betis bagian belakang hingga telapak kaki.
- Menjaga Fungsi Otot dan Jaringan: Memastikan jaringan otot betis dan struktur telapak kaki mendapatkan nutrisi yang cukup untuk beraktivitas.
- Indikator Pemeriksaan Sirkulasi (Denyut Nadi Perifer): Dokter sering kali meraba denyut arteri tibialis posterior di pergelangan kaki untuk menilai kelancaran sirkulasi darah pada tungkai bawah.
Gangguan Kesehatan pada Arteri Tibialis Posterior
Beberapa kondisi medis dapat mengganggu kelancaran aliran darah pada arteri tibialis posterior. Penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan tungkai bawah.
Beberapa gangguan yang kerap terjadi meliputi:
- Penyakit Arteri Perifer (PAD): Penumpukan plak kolesterol (aterosklerosis) yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri sehingga aliran darah ke kaki berkurang.
- Trombosis Arteri: Pembentukan bekuan darah yang secara mendadak menyumbat aliran darah di dalam arteri.
- Iskemia Tungkai: Kondisi ketika jaringan kaki kekurangan oksigen secara parah akibat terhambatnya sirkulasi pendarahan.
Faktor Risiko Gangguan Pembuluh Darah Kaki
- Kebiasaan merokok yang dapat merusak dinding pembuluh darah.
- Kadar gula darah tinggi atau diabetes melitus yang tidak terkontrol.
- Kondisi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kadar kolesterol tinggi.
Cara Menjaga Kesehatan Pembuluh Darah Kaki
Agar sirkulasi darah pada arteri tibialis posterior tetap lancar dan berfungsi optimal, kamu bisa menerapkan beberapa langkah gaya hidup sehat berikut:
- Rutin Beraktivitas Fisik: Olahraga ringan seperti berjalan kaki secara teratur dapat membantu menstimulasi sirkulasi darah pada tungkai bawah.
- Jaga Pola Makan Seimbang: Batasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh serta garam untuk mencegah timbulnya plak pada dinding arteri.
- Kontrol Kadar Gula Darah dan Tekanan Darah: Lakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan kadar gula darah dan tekanan darah tetap dalam batas normal.
- Hentikan Kebiasaan Merokok: Menghentikan merokok secara signifikan mengurangi risiko kerusakan pembuluh darah arteri.
Studi Terkait
Sebuah studi medis yang dipublikasikan dalam Journal of Vascular Surgery (2026) menunjukkan bahwa evaluasi rutin denyut nadi pada arteri tibialis posterior sangat efektif sebagai alat skrining awal untuk mendeteksi penyakit arteri perifer pada pasien berisiko tinggi. Peneliti menekankan pentingnya pemeriksaan sirkulasi darah perifer secara berkala guna mencegah komplikasi serius seperti luka kronis atau iskemia jaringan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami gejala seperti nyeri atau kram pada betis saat berjalan, rasa dingin pada telapak kaki, perubahan warna kulit menjadi pucat, atau terdapat luka yang tidak kunjung sembuh, segera periksakan diri. Kamu dapat berdiskusi langsung dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah atau Dokter Umum di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi medis yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi kesehatan secara online di Halodoc memungkinkan kamu terhubung langsung dengan dokter berpengalaman kapan saja selama 24 jam. Kamu bisa menyampaikan keluhan kesehatan, mendapatkan saran pengobatan, hingga rujukan pemeriksaan tanpa perlu repot mengantre di rumah sakit.
Referensi
Journal of Vascular Surgery. Diakses pada 2026. Posterior Tibial Artery Assessment in Peripheral Arterial Disease Management.
PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Significance of Posterior Tibial Artery Pulse Palpation.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Cardiovascular Diseases and Peripheral Circulation.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Mengenal Penyakit Arteri Perifer dan Pencegahannya.
FAQ
Di mana lokasi arteri tibialis posterior berada?
Arteri tibialis posterior berada di bagian belakang betis dan berjalan turun melintasi area belakang mata kaki bagian dalam (malleolus medialis) menuju ke telapak kaki.
Apa gejala jika pendarahan arteri tibialis posterior terganggu?
Gejala yang timbul dapat berupa kram atau nyeri betis saat beraktivitas, sensasi dingin pada kulit kaki, perubahan warna kulit menjadi pucat, serta denyut nadi pergelangan kaki yang teraba melemah.
Bagaimana cara dokter memeriksa kelancaran arteri tibialis posterior?
Dokter biasanya melakukan perabaan denyut nadi di pergelangan kaki dalam, menggunakan alat pemeriksaan USG Doppler, atau mengukur indeks tekanan darah pergelangan kaki-lengan (ABI).
Apakah penyumbatan pembuluh darah kaki dapat dicegah?
Penyumbatan dapat dicegah dengan mengontrol faktor risiko seperti gula darah dan kolesterol, berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan sehat, serta menghindari rokok.




