Ad Placeholder Image

Mengenal Fungsi Prosedur PET CT Scan untuk Deteksi Penyakit

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 22 September 2026

Mengenal Prosedur Medis Canggih PET CT Scan Untuk Deteksi Dini Penyakit Akurat

Mengenal Fungsi Prosedur PET CT Scan untuk Deteksi PenyakitMengenal Fungsi Prosedur PET CT Scan untuk Deteksi Penyakit

DAFTAR ISI


PET CT Scan Adalah Pemeriksaan untuk Mendeteksi Penyakit

PET CT scan adalah pemeriksaan pencitraan yang menggabungkan positron emission tomography (PET) dan computed tomography (CT). Pemeriksaan ini membantu dokter melihat aktivitas sel di dalam tubuh sekaligus mengetahui lokasi dan bentuk jaringan secara lebih detail.

Pada pemeriksaan PET, pasien diberikan zat pelacak radioaktif dalam jumlah kecil, umumnya berupa fluorodeoxyglucose (FDG) yang menyerupai glukosa. Sel yang aktif, termasuk sebagian sel kanker, dapat menyerap zat tersebut lebih banyak sehingga terlihat pada hasil pemindaian.

Sementara itu, CT scan menghasilkan gambar penampang tubuh menggunakan sinar-X. Kombinasi keduanya dapat membantu dokter menilai lokasi kanker, penyebaran penyakit, respons terhadap terapi, atau kemungkinan kanker kembali setelah pengobatan.

PET CT scan tidak selalu diperlukan untuk semua pasien. Dokter akan menentukan manfaat dan keamanannya berdasarkan jenis penyakit, kondisi kesehatan, hasil pemeriksaan sebelumnya, serta tujuan pemeriksaan.

Persiapan dan Prosedur PET CT Scan

Umumnya, pasien diminta berpuasa selama beberapa jam sebelum pemeriksaan, tetapi tetap boleh minum air putih sesuai arahan fasilitas kesehatan. Beri tahu dokter jika sedang hamil, menyusui, memiliki diabetes, alergi terhadap zat kontras, atau mengalami gangguan ginjal.

Setelah zat pelacak diberikan, pasien biasanya diminta beristirahat dan menghindari banyak bergerak selama kurang lebih 30–60 menit. Selanjutnya, pasien berbaring di meja pemeriksaan yang bergerak melewati alat PET CT scan. Proses pemindaian dapat berlangsung sekitar 20–40 menit.

Hasil pemeriksaan harus diinterpretasikan oleh dokter spesialis radiologi dan dokter yang menangani kondisi pasien. PET CT scan dapat menunjukkan area dengan aktivitas tinggi, tetapi hasilnya tidak selalu berarti kanker sehingga mungkin diperlukan pemeriksaan lanjutan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum PET CT Scan
  1. Ikuti aturan puasa dan obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan.
  2. Hindari aktivitas fisik berat sebelum pemeriksaan karena dapat memengaruhi distribusi zat pelacak.
  3. Minum air putih setelah pemeriksaan jika tidak ada larangan dokter untuk membantu pengeluaran zat pelacak melalui urine.

Kapan Harus Berkonsultasi Sebelum Pemeriksaan?

Konsultasikan dengan dokter bila kamu mendapatkan rujukan PET CT scan dan masih memiliki pertanyaan tentang tujuan, risiko, persiapan, atau hasil pemeriksaan. Dokter juga perlu mengetahui obat yang sedang dikonsumsi dan kondisi medis tertentu agar pemeriksaan berlangsung aman.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan kondisi ke dokter jika mengalami benjolan yang tidak membaik, penurunan berat badan tanpa sebab, perdarahan tidak normal, batuk menetap, atau nyeri yang berlangsung lama. Kamu dapat konsultasi ke dokter Halodoc untuk memperoleh arahan awal mengenai pemeriksaan yang sesuai.

Studi Terkait

PET CT scan banyak digunakan dalam penanganan kanker karena memberikan informasi tentang struktur dan aktivitas metabolik jaringan. Namun, pemeriksaan ini tetap perlu dipadukan dengan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta tes lain bila diperlukan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter dapat membantu kamu memahami alasan pemeriksaan, persiapan yang perlu dilakukan, dan langkah berikutnya setelah hasil keluar. Dokter Halodoc tersedia untuk memberikan arahan awal secara praktis.

Referensi
National Cancer Institute. Diakses pada 2026. Positron Emission Tomography (PET) Scans.
RadiologyInfo.org. Diakses pada 2026. PET/CT Scan.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Cancer.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Penyakit Kanker.

FAQ

Apakah PET CT scan sama dengan CT scan biasa?

Tidak. PET CT scan menggabungkan informasi aktivitas metabolik dari PET dan gambaran anatomi dari CT, sedangkan CT scan biasa terutama menampilkan struktur tubuh.

Apakah PET CT scan terasa sakit?

Pemindaian umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Rasa tidak nyaman mungkin muncul saat penyuntikan zat pelacak atau ketika harus berbaring cukup lama.

Apakah hasil PET CT scan pasti menunjukkan kanker?

Tidak. Area dengan aktivitas metabolik tinggi juga dapat disebabkan oleh infeksi atau peradangan, sehingga hasilnya harus dinilai bersama pemeriksaan lain oleh dokter.

Apakah PET CT scan aman?

Paparan radiasi dan zat pelacak telah diperhitungkan oleh tenaga medis. Namun, informasikan ke dokter jika sedang hamil atau menyusui agar manfaat dan risikonya dapat dipertimbangkan.