Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala dan Penanganan Kanker Tulang Chondrosarcoma

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Agustus 2026

Mengenal Gejala dan Penanganan Kanker Tulang Chondrosarcoma secara Medis

Mengenal Gejala dan Penanganan Kanker Tulang ChondrosarcomaMengenal Gejala dan Penanganan Kanker Tulang Chondrosarcoma

DAFTAR ISI


Chondrosarcoma adalah jenis kanker tulang primer langka yang bermula dari sel-sel pembentuk tulang rawan. Tulang rawan sendiri merupakan jaringan ikat fleksibel yang melapisi area persendian serta melindungi tulang dari gesekan. Ketika sel-sel di dalam jaringan ini mengalami mutasi dan tumbuh tanpa kendali, tumor ganas dapat terbentuk.

Kondisi ini dapat muncul pada area tulang mana pun, tetapi paling sering ditemukan di panggul, paha (femur), bahu (humerus), dan tulang rusuk. Berbeda dengan jenis kanker tulang lainnya seperti osteosarcoma yang dominan menyerang anak-anak, chondrosarcoma lebih sering terdiagnosis pada orang dewasa berusia di atas 40 tahun.

Penanganan chondrosarcoma membutuhkan pendekatan medis khusus dari tim dokter spesialis. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan dengan obat-obatan bebas atau perawatan mandiri di rumah, sehingga pemeriksaan awal sangat krusial untuk mencegah penyebaran tumor ke organ tubuh lain.

Apa Itu Chondrosarcoma?

Chondrosarcoma merupakan kanker tulang primer kedua yang paling sering terjadi setelah osteosarcoma. Karakteristik utama dari kondisi ini adalah kemampuannya memproduksi matriks tulang rawan yang abnormal. Berdasarkan tingkat keganasannya (grade), chondrosarcoma terbagi menjadi kategori low-grade (tumbuh lambat dan berisiko rendah menyebar) hingga high-grade (agresif dan berpotensi tinggi mengalami metastasis).

Gejala Chondrosarcoma yang Perlu Diwaspadai

Pada tahap awal, chondrosarcoma kerap tidak menimbulkan gejala yang khas. Namun, seiring berkembangnya ukuran tumor, beberapa tanda umum yang dapat dirasakan meliputi:

  • Nyeri tulang yang bersifat terus-menerus dan cenderung memburuk pada malam hari atau saat beristirahat.
  • Munculnya benjolan keras atau pembengkakan di atas area tulang yang terdampak.
  • Keterbatasan gerak pada sendi di sekitar area tumor.
  • Sensasi kelemahan atau tekanan pada saraf jika tumor menekan jaringan di sekitarnya.
  • Patah tulang yang terjadi akibat melemahnya struktur tulang (fraktur patologis).

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab pasti mutasi genetik yang memicu chondrosarcoma belum sepenuhnya diketahui. Meski demikian, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan potensi timbulnya kanker ini, antara lain:

  • Penyakit Ollier dan Sindrom Maffucci: Kelainan langka yang menyebabkan tumbuhnya banyak tumor tulang rawan jinak (enchondroma).
  • Osteochondroma Multipel Bawaan: Kondisi keturunan yang ditandai dengan tumbuhnya benjolan tulang rawan ekstra pada tulang.
  • Riwayat Paparan Radiasi: Pernah menjalani terapi radiasi untuk penanganan kanker lain di masa lalu.

Diagnosis dan Penanganan Medis

Untuk mendiagnosis chondrosarcoma, dokter spesialis akan melakukan serangkaian pemeriksaan pemindaian seperti X-ray, MRI, dan CT scan, diikuti dengan tindakan biopsi untuk mengambil sampel jaringan tumor. Pengambilan sampel ini bertujuan menentukan tingkat keganasan sel kanker.

Pembedahan atau operatif merupakan metode pengobatan utama untuk chondrosarcoma. Karena sel-sel tulang rawan membelah diri secara lambat, terapi seperti radioterapi dan kemoterapi konvensional umumnya kurang efektif, kecuali pada tipe spesifik seperti mesenchymal chondrosarcoma atau kasus stadium lanjut.

Jika kamu mengalami keluhan kesehatan terkait sendi dan tulang, kamu bisa lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan vitamin atau perawatan suportif pascaoperasi, kamu dapat beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Studi Terkait

Riset yang dipublikasikan dalam Journal of Bone Oncology (2026) menunjukkan bahwa pembedahan dengan margin eksisi yang bersih (wide surgical resection) tetap menjadi standar emas penanganan yang memberikan tingkat kelangsungan hidup tertinggi pada pasien chondrosarcoma. Sementara itu, penelitian dari Cancer Research and Treatment (2026) mengungkapkan bahwa pengembangan terapi target molekuler genetik kini mulai diuji klinik untuk membantu mengontrol penyebaran sel kanker pada kasus chondrosarcoma tipe tinggi yang resisten terhadap terapi standar.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mendapati adanya benjolan keras yang membesar di area tulang atau merasakan nyeri persisten yang tak kunjung membaik, segera konsultasikan kondisi ini dengan Dokter Spesialis Onkologi di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Diagnosis dini adalah kunci utama penanganan kanker secara efektif. Jika kamu mendapati keluhan nyeri atau kelainan pada area tulang, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan panduan medis awal secara praktis.

Referensi

National Cancer Institute (NCI). Diakses pada 2026. Chondrosarcoma Treatment (PDQ®)–Health Professional Version.
PubMed / Journal of Bone Oncology. Diakses pada 2026. Clinical Management and Surgical Outcomes of Chondrosarcoma.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Soft Tissue and Bone Tumours Classification.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Chondrosarcoma: Symptoms, Causes, and Diagnosis.

FAQ Seputar Chondrosarcoma

Apakah chondrosarcoma bisa disembuhkan?

Peluang kesembuhan sangat bergantung pada tingkat keganasan, lokasi, serta ukuran tumor saat terdiagnosis. Pengangkatan tumor secara menyeluruh melalui tindakan operasi pada stadium awal memberikan angka kesembuhan yang sangat baik.

Apakah chondrosarcoma merespons pengobatan kemoterapi?

Secara umum, sebagian besar chondrosarcoma bersifat resisten terhadap kemoterapi konvensional. Meski demikian, dokter dapat mempertimbangkan kemoterapi untuk tipe sub-varian tertentu yang bersifat sangat agresif.

Apa bedanya chondrosarcoma dan osteosarcoma?

Perbedaan utamanya terletak pada asal sel pembentuknya. Chondrosarcoma berasal dari sel-sel tulang rawan dan dominan menyerang orang dewasa, sedangkan osteosarcoma berasal dari sel pembentuk jaringan tulang keras dan lebih sering menyerang usia muda.

Apakah benjolan chondrosarcoma selalu terasa sakit?

Tidak selalu. Pada tahap awal pertumbuhan, benjolan mungkin tidak menimbulkan rasa nyeri hebat, namun nyeri biasanya muncul seiring membesarnya ukuran tumor yang menekan jaringan tulang dan sendi sekitarnya.