Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala dan Penyebab Congenital Ptosis Pada Anak

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Agustus 2026

Penyebab dan Cara Mengatasi Congenital Ptosis pada Kelopak Mata Anak Secara Tepat dan Aman

Mengenal Gejala dan Penyebab Congenital Ptosis Pada AnakMengenal Gejala dan Penyebab Congenital Ptosis Pada Anak

DAFTAR ISI


Congenital ptosis adalah kondisi medis ketika salah satu atau kedua kelopak mata atas terkulai atau turun sejak bayi baru lahir. Kondisi ini terjadi akibat gangguan perkembangan otot levator yang berfungsi mengangkat kelopak mata. Kelopak mata yang turun ini bisa menutupi sebagian atau seluruh pupil mata, sehingga dapat menghalangi pandangan anak secara signifikan.

Jika tidak ditangani sejak dini, kondisi ini dapat mengganggu perkembangan penglihatan bayi dan berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti mata malas (ambliopia), astigmatisme, hingga gangguan postur leher karena anak cenderung mendongakkan kepala untuk melihat dengan jelas.

Perlu dipahami bahwa congenital ptosis merupakan kelainan struktur bawaan lahir yang penanganan utamanya adalah melalui prosedur bedah oleh dokter spesialis mata, bukan dengan pengobatan medis seperti obat minum atau tetes mata. Oleh karena itu, pemeriksaan dan evaluasi medis sejak dini sangat diperlukan.

Mengenal Congenital Ptosis dan Penanganannya

Congenital ptosis terjadi ketika otot levator palpebrae superior tidak berkembang dengan sempurna selama masa kehamilan. Akibatnya, kekuatan otot untuk menahan dan mengangkat kelopak mata menjadi sangat lemah. Beberapa keluhan dan gejala khas dari ptosis kongenital antara lain:

  • Kelopak mata atas tampak turun atau terkulai sejak lahir.
  • Lipatan kelopak mata yang simetris tidak terlihat jelas.
  • Anak sering mendongakkan kepala atau mengernyitkan dahi untuk mengangkat alis agar bisa melihat lebih jelas.
  • Mata terlihat lebih kecil atau tidak seimbang antara kanan dan kiri.

Karena kondisi ini disebabkan oleh kelainan struktural pada jaringan otot, obat-obatan oral maupun tetes mata medis tidak dapat menyembuhkan atau mengangkat kelopak mata yang terkulai. Penanganan utama difokuskan pada pembedahan rekonstruksi (seperti reseksi otot levator atau prosedur frontalis sling) guna mempertahankan jalur penglihatan tetap terbuka dan mencegah risiko kecacatan penglihatan permanen.

Studi Terkait

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Pediatric Ophthalmology and Strabismus (2026) menunjukkan bahwa koreksi pembedahan dini pada anak dengan congenital ptosis berat terbukti efektif mencegah berkembangnya ambliopia (mata malas) serta meningkatkan kualitas tajam penglihatan secara signifikan dalam jangka panjang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu menyadari adanya posisi kelopak mata anak yang terkulai sejak lahir, terutama jika menutupi pupil atau menyebabkan anak sering mendongakkan kepala, segera konsultasikan kondisi ini dengan Dokter Spesialis Mata di Halodoc untuk pemeriksaan mendalam.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini lebih cepat dan praktis melalui Halodoc.

  • ✅ Dokter berlisensi: Terhubung dengan dokter spesialis yang berpengalaman dan memiliki STR/SIP resmi.
  • ✅ Respon cepat: Konsultasi dengan dokter kapan saja, 24/7 tanpa perlu mengantre.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi berlangsung secara aman dan terprivasi.

FAQ

Apakah congenital ptosis bisa sembuh sendiri tanpa operasi?

Pada sebagian besar kasus, congenital ptosis tidak dapat sembuh sendiri karena adanya gangguan perkembangan jaringan otot levator. Evaluasi medis spesialis mata diperlukan untuk menentukan opsi koreksi yang tepat.

Apakah ada obat tetes atau obat minum untuk mengatasi kondisi ini?

Tidak ada obat tetes maupun obat minum yang dapat menyembuhkan congenital ptosis. Penanganan definitif untuk memperbaiki posisi kelopak mata adalah melalui tindakan prosedur pembedahan.

Apa risikonya jika congenital ptosis pada anak dibiarkan saja?

Jika dibiarkan dan menutupi area pupil, anak berisiko mengalami kelainan perkembangan penglihatan seperti ambliopia (mata malas), astigmatisme, serta kelainan posisi leher akibat terus-menerus mendongak.

Kapan waktu ideal bagi anak untuk menjalani operasi ptosis?

Jika ptosis mengancam fungsi penglihatan dan memicu ambliopia, operasi dapat dilakukan sedini mungkin. Namun pada kasus ptosis ringan hingga sedang, operasi sering kali dilakukan saat anak berusia 3–5 tahun.

Referensi

Journal of Pediatric Ophthalmology and Strabismus. Diakses pada 2026. Management and Visual Outcomes of Congenital Ptosis in Pediatric Patients.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Congenital Ptosis: Etiology, Diagnosis, and Surgical Management Strategies.
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2026. What Is Congenital Ptosis?
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Blindness and Vision Impairment Prevention in Children.