Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala dan Penyebab Nevus Depigmentosus pada Kulit

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal Gejala dan Penyebab Bercak Putih Nevus Depigmentosus pada Kulit Tubuh

Mengenal Gejala dan Penyebab Nevus Depigmentosus pada KulitMengenal Gejala dan Penyebab Nevus Depigmentosus pada Kulit

DAFTAR ISI


Nevus depigmentosus adalah kelainan pigmen kulit bawaan yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna lebih putih atau lebih pucat daripada area kulit sekitarnya. Kondisi ini umumnya sudah terlihat sejak lahir atau pada awal masa kanak-kanak. Penyebab utama nevus depigmentosus adalah kelainan fungsi melanosit (sel pembuat pigmen), sehingga jumlah pigmen melanin yang dihasilkan pada area tersebut berkurang.

Gejala utama nevus depigmentosus meliputi bercak hipopigmentasi yang berbatas tegas dengan tepi yang terkadang tidak teratur. Bercak ini bersifat stabil, artinya ukurannya hanya akan membesar secara proporsional mengikuti pertumbuhan tubuh pasien dan tidak menyebar agresif ke area tubuh lain. Selain itu, tekstur kulit pada bercak nevus depigmentosus tetap normal tanpa disertai rasa gatal, nyeri, atau pengelupasan.

Untuk memastikan diagnosis nevus depigmentosus dan membedakannya dari gangguan kulit lain seperti vitiligo atau panau, dokter spesialis kulit akan melakukan pemeriksaan fisik secara mendalam. Jika ditemukan adanya masalah kulit atau peradangan penyerta pada area sekitar bercak, perawatan medis dan penggunaan obat topikal sesuai petunjuk dokter sangat diperlukan.

Berikut adalah beberapa rekomendasi obat dan produk perawatan kulit topikal yang umum digunakan atas petunjuk medis untuk menjaga kesehatan serta mengatasi keluhan peradangan pada kulit.

Rekomendasi Obat & Perawatan Kulit

1. Aza 20 Cream 10 g

Aza 20 Cream merupakan sediaan krim topikal yang mengandung asam azelaat (Azelaic Acid 20%). Krim ini bekerja dengan meredakan peradangan serta menekan sintesis melanin berlebih pada sel kulit. Dosis penggunaan dioleskan tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2 kali sehari setelah kulit dibersihkan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Aza 20 Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Medi-Klin Gel 15 g

Medi-Klin Gel mengandung bahan aktif Clindamycin phosphate 1.2% yang berfungsi sebagai antibiotik topikal. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi sekunder dan meredakan inflamasi lokal pada jaringan kulit. Oleskan secara tipis pada area kulit yang bermasalah 1–2 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Medi-Klin Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

3. Clidacor 1% Gel 10 g

Clidacor Gel mengandung Clindamycin 1% yang efektif mengatasi masalah peradangan kulit akibat infeksi bakteri. Sediaan gel ini bekerja membasmi mikroorganisme jahat sekaligus meredakan pembengkakan kulit. Dioleskan tipis pada kulit bermasalah sebanyak 2 kali sehari sesuai arahan medis. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clidacor 1% Gel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Digenta Cream 10 g

Digenta Cream merupakan kombinasi Betamethasone dipropionate dan Gentamicin sulfate. Obat ini bekerja secara ganda untuk meredakan kemerahan, gatal, dan peradangan sekaligus mengobati infeksi bakteri sekunder pada kulit. Oleskan secara tipis pada area bermasalah 2–3 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Digenta Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Niacef 4% Gel 15 g

Niacef Gel mengandung Nicotinamide 4% (Niacinamide) yang bermanfaat untuk meredakan peradangan, menjaga kelembapan, dan memperkuat pertahanan pelindung kulit (skin barrier). Gel ini dioleskan tipis pada kulit 1–2 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Niacef 4% Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mendapati timbulnya bercak putih baru yang melebar dengan cepat, terasa gatal, bersisik, atau mengalami perubahan bentuk yang mencurigakan, segera konsultasi dengan [Dokter Spesialis Kulit] di Halodoc untuk penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi seputar masalah kulit kini jauh lebih praktis melalui aplikasi Halodoc. Berikut berbagai kemudahan yang bisa kamu dapatkan:

  • ✅ Tersedia 24 jam: Kamu bisa menghubungi dokter kapan saja tanpa terikat jam buka klinik.
  • ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung langsung dengan dokter spesialis kulit berlisensi resmi.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi terjaga kerahasiaannya dengan aman.
  • ✅ Resep instan: Resep obat yang diberikan dokter dapat langsung kamu tebus melalui layanan Pharmacy Delivery.

Referensi

Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery. Diakses pada 2026. Nevus Depigmentosus: A Clinical and Histopathological Study.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Clinical Spectrum and Management of Nevus Depigmentosus.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Congenital Skin Disorders and Pigmentation Anomalies.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM Obat Topikal Dermal.

FAQ

Apakah nevus depigmentosus dapat membesar dan menyebar?
Bercak nevus depigmentosus bersifat stabil dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Ukurannya hanya membesar secara proporsional seiring dengan pertumbuhan fisik tubuh pasien.

Apakah nevus depigmentosus berbahaya atau bisa berubah menjadi kanker?
Nevus depigmentosus adalah kelainan kulit jinak yang aman dan tidak berbahaya. Kondisi ini tidak berpotensi berkembang menjadi kanker kulit.

Apa perbedaan utama nevus depigmentosus dengan vitiligo?
Nevus depigmentosus sudah ada sejak lahir/kecil dan ukurannya stabil, sedangkan vitiligo merupakan penyakit autoimun yang dapat muncul kapan saja dan bercaknya cenderung terus melebar.