Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala dan Penyebab Rheumatic Fever pada Anak

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Kenali Gejala Bahaya Rheumatic Fever Agar Terhindar dari Komplikasi Jantung Serius

Mengenal Gejala dan Penyebab Rheumatic Fever pada AnakMengenal Gejala dan Penyebab Rheumatic Fever pada Anak

DAFTAR ISI


Rheumatic fever atau demam reumatik adalah komplikasi peradangan serius yang dapat timbul akibat infeksi bakteri Streptococcus grup A pada tenggorokan (strep throat) atau kulit (skarlatina) yang tidak ditangani dengan tuntas. Kondisi ini paling umum menyerang anak-anak dan remaja berusia 5 hingga 15 tahun.

Penyakit ini bersifat autoimun sistemik karena merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menyerang jaringannya sendiri. Organ tubuh yang sering menjadi sasaran peradangan meliputi sendi, kulit, sistem saraf pusat, dan yang paling berbahaya adalah organ jantung.

Jika peradangan mengenai jantung, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada katup jantung yang dikenal sebagai penyakit jantung reumatik (rheumatic heart disease). Oleh sebab itu, mengenali gejalanya secara dini dan mendapatkan pengobatan yang tepat sangat krusial untuk mencegah bahaya permanen. Bila kamu atau anakmu mengalami demam disertai radang tenggorokan, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam.

Penyebab dan Gejala Rheumatic Fever

Rheumatic fever dipicu oleh reaksi sistem kekebalan tubuh yang keliru setelah terinfeksi bakteri Streptococcus pyogenes. Protein pada bakteri ini memiliki kemiripan struktur dengan jaringan tubuh tertentu, sehingga antibodi yang dibentuk tubuh justru menyerang jaringan sehat pada jantung, sendi, dan kulit.

Gejala umum dari demam reumatik biasanya muncul 2 hingga 4 minggu setelah infeksi radang tenggorokan. Beberapa indikasi utama meliputi:

  • Demam tinggi yang muncul mendadak.
  • Nyeri dan pembengkakan pada sendi (artritis) yang sering berpindah-pindah, terutama pada lutut, pergelangan kaki, siku, dan pergelangan tangan.
  • Nyeri dada, sesak napas, atau jantung berdebar cepat (tanda adanya keterlibatan peradangan jantung/karditis).
  • Ruam kemerahan pada kulit tanpa rasa gatal (erythema marginatum).
  • Gerakan tubuh yang tidak terkontrol dan spontan pada tangan atau wajah (Sydenham chorea).

Penumbohan dan Pencegahan Rheumatic Fever

Tujuan utama dari penanganan demam reumatik adalah membunuh sisa bakteri streptokokus, meredakan peradangan, serta mencegah kekambuhan yang bisa memperparah kerusakan katup jantung. Langkah medis yang umumnya dilakukan meliputi pemberian antibiotik dosis penuh dan obat antiinflamasi sesuai resep dokter.

Pencegahan terbaik adalah dengan mengobati infeksi radang tenggorokan streptokokus hingga tuntas sejak awal. Selain itu, penderita demam reumatik sering kali membutuhkan profilaksis antibiotik jangka panjang untuk mencegah infeksi ulang di masa mendatang.

Studi Terkait

Sebuah penelitian medis terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan internasional pada tahun 2026 menegaskan bahwa deteksi dini radang tenggorokan streptokokus dan pemberian terapi antibiotik yang adekuat mampu menurunkan risiko terjadinya rheumatic fever hingga lebih dari 80 persen. Penelitian tersebut juga menyoroti pentingnya pencegahan sekunder jangka panjang untuk mencegah progresi penyakit menjadi penyakit jantung reumatik kronis pada populasi anak dan remaja.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anakmu mengalami radang tenggorokan yang tak kunjung membaik, disertai demam, nyeri sendi yang berpindah-pindah, atau sesak napas, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak atau Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini semakin mudah dan cepat tanpa perlu keluar rumah. Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa terhubung langsung dengan dokter spesialis berpengalaman kapan saja selama 24 jam. Dokter siap memberikan diagnosis awal, saran penanganan, serta resep obat yang aman sesuai kondisi medis kamu.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Rheumatic Heart Disease.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Demam Reumatik dan Penyakit Jantung Reumatik.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Global Burden and Prevention Strategies for Acute Rheumatic Fever.
WebMD. Diakses pada 2026. Rheumatic Fever: Symptoms, Causes, and Treatments.

FAQ

Apakah rheumatic fever menular secara langsung?
Penyakit rheumatic fever itu sendiri tidak menular dari satu orang ke orang lain. Namun, bakteri Streptococcus yang menyebabkan radang tenggorokan awal dapat menular melalui percikan air liur saat batuk atau bersin.

Siapa yang paling berisiko terkena rheumatic fever?
Anak-anak dan remaja berusia antara 5 hingga 15 tahun merupakan kelompok yang paling rentan mengalami demam reumatik. Keterlambatan penanganan pada infeksi radang tenggorokan menjadi faktor risiko utamanya.

Apakah rheumatic fever dapat sembuh total?
Gejala akut demam reumatik dapat diredakan dengan pengobatan medis yang tepat. Namun, jika peradangan sudah merusak katup jantung, kerusakan tersebut bisa bersifat permanen dan memerlukan pemantauan medis seumur hidup.

Bagaimana cara mencegah terjadinya rheumatic fever?
Pencegahan terbaik adalah segera mengobati infeksi radang tenggorokan bakteri hingga tuntas menggunakan antibiotik sesuai anjuran dokter. Jangan menghentikan konsumsi obat sebelum durasi yang ditentukan selesai.