Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala dan Penyebab Serius AVM Disease pada Tubuh

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Agustus 2026

Mengenal Penyebab dan Gejala Bahaya Penyakit AVM Disease pada Pembuluh Darah Otak Manusia

Mengenal Gejala dan Penyebab Serius AVM Disease pada TubuhMengenal Gejala dan Penyebab Serius AVM Disease pada Tubuh

DAFTAR ISI


AVM (Arteriovenous Malformation) atau malformasi arteriovenosa adalah kondisi kelainan pembuluh darah yang relatif jarang terjadi, di mana pembuluh darah arteri dan vena terhubung secara abnormal tanpa melewati pembuluh kapiler. Pada sistem sirkulasi yang normal, arteri membawa darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh, lalu kapiler bertugas memperlambat aliran darah agar Oksigen dan nutrisi dapat diserap oleh jaringan sebelum darah dialirkan kembali ke jantung lewat vena.

Pada penderita AVM disease, ketiadaan pembuluh kapiler menyebabkan darah bertekanan tinggi dari arteri langsung menyembur deras ke dalam pembuluh vena yang berdinding lebih tipis. Tekanan berlebih ini berisiko membuat pembuluh darah membengkak, melemah, hingga akhirnya pecah. Walaupun kondisi ini paling sering ditemukan di otak dan saraf tulang belakang, AVM juga dapat terbentuk di organ tubuh lainnya seperti paru-paru, hati, serta ekstremitas.

Karena AVM merupakan kelainan struktur pembuluh darah bawaan (kongenital), penanganannya memerlukan tindakan medis khusus, seperti prosedur bedah intervensi atau radioterapi, bukan sekadar menggunakan obat-obatan bebas. Deteksi dan penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah bahaya komplikasi fatal seperti perdarahan internal dan stroke.

Mengenal Apa Itu AVM Disease

AVM disease terjadi akibat kegagalan pembentukan pembuluh darah yang sempurna pada tahap perkembangan janin. Dalam sirkulasi normal, kapiler berfungsi sebagai peredam tekanan aliran darah. Tanpa adanya kapiler, vena dipaksa menahan beban tekanan arteri yang sangat tinggi.

Seiring berjalannya waktu, jalinan pembuluh darah abnormal ini (disebut nidus) dapat terus melebar dan melemahkan dinding pembuluh darah di sekitarnya. Hal ini mengganggu penyaluran oksigen ke jaringan sekitarnya (iskemia) dan meningkatkan risiko aneurisma serta perdarahan secara signifikan.

Gejala dan Penyebab AVM Disease

Sebagian besar penderita AVM tidak merasakan gejala awal hingga pembuluh darah mengalami kebocoran atau pecah. Namun, beberapa tanda peringatan yang perlu kamu waspadai meliputi:

  • Sakit kepala hebat yang terlokalisasi di satu titik atau berlangsung terus-menerus.
  • Kejang-kejang tanpa ada riwayat kejang sebelumnya.
  • Kelemahan otot, mati rasa, atau kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh.
  • Gangguan penglihatan, bicara, atau keseimbangan tubuh.
  • Suara berdesing di telinga yang seirama dengan detak jantung (pulsatile tinnitus).

Penyebab pasti AVM umumnya belum diketahui secara pasti, namun sebagian besar kasus berkembang sebelum kelahiran selama masa gestasi janin. Meskipun jarang terjadi, beberapa faktor genetik tertentu seperti sindrom Hereditary Hemorrhagic Telangiectasia (HHT) dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami malformasi pembuluh darah.

Penanganan Medis AVM Disease

Penanganan AVM disease disesuaikan dengan lokasi, ukuran, serta gejala yang dialami pasien. Beberapa opsi pengobatan intervensi medis yang kerap direkomendasikan dokter meliputi:

  • Operasi Bedah Mikro: Pengangkatan atau pemotongan jalinan pembuluh darah abnormal secara langsung melalui pembedahan.
  • Embolisasi Endovaskular: Prosedur invasif minimal dengan memasukkan kateter untuk menyumbat aliran darah ke AVM menggunakan cairan khusus atau bahan penyumbat.
  • Stereotactic Radiosurgery: Penggunaan radiasi terfokus intensitas tinggi untuk merusak pembuluh darah abnormal secara perlahan hingga menutup.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau kerabat mengalami gejala mendadak seperti sakit kepala luar biasa parah, kejang mendadak, linglung, kebas pada anggota gerak, atau gangguan penglihatan, segera cari bantuan medis darurat. Kamu juga dapat melakukan konsultasi ke dokter di Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan evaluasi awal dan rujukan ke dokter spesialis.

Studi Terkait

Sebuah studi medis dari Journal of Neurosurgery (2026) mengungkapkan bahwa penggunaan pendekatan kombinasi embolisasi endovaskular yang dilanjutkan dengan bedah mikro dapat meningkatkan tingkat keberhasilan penutupan total arteriovenous malformation (AVM) hingga di atas 90% pada kasus AVM derajat tinggi. Penelitian lain yang dipublikasikan dalam Stroke and Vascular Neurology (2026) menyoroti pentingnya skrining pencitraan MRI dan CT angiografi dini bagi pasien dengan gejala kejang pertama untuk mendeteksi AVM sebelum terjadi bahaya perdarahan intracranial.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Dapatkan penanganan kesehatan yang tepat untuk kamu dan keluarga dari dokter terpercaya di Halodoc.

  • ✅ Dokter pilihan berlisensi: Konsultasi online aman dengan dokter pilihan yang memiliki STR dan SIP resmi.
  • ✅ Banyak pilihan dokter spesialis: Tersedia dokter umum hingga spesialis dari berbagai bidang.
  • ✅ Bebas pilih dokter: Kamu bebas memilih dokter sesuai kebutuhan dan kenyamananmu.
  • ✅ Layanan 24 Jam: Dokter Halodoc siap melayani konsultasi kapan saja, di mana saja.
  • ✅ Satu aplikasi untuk semua: Chat dokter, beli obat, hingga janji temu rumah sakit bisa dilakukan dalam satu aplikasi.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi berlangsung privat dan terjaga kerahasiaannya.

Referensi

Journal of Neurosurgery. Diakses pada 2026. Clinical Outcomes in Endovascular and Surgical Treatment of Arteriovenous Malformations.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Brain AVM (Arteriovenous Malformation) – Symptoms and Causes.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Advances in Diagnosis and Management of Vascular Malformations.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Cerebrovascular Disorders and Vascular Anomalies.

FAQ

Apakah AVM disease merupakan penyakit keturunan?
Sebagian besar kasus AVM terjadi secara acak selama perkembangan janin di dalam kandungan dan bukan penyakit yang diturunkan langsung dari orang tua. Namun, pada kondisi langka seperti kelainan genetik keluarga tertentu, risiko terbentuknya kelainan pembuluh darah dapat meningkat.

Bisakah AVM disembuhkan secara total?
AVM dapat disembuhkan secara total apabila seluruh jalinan pembuluh darah abnormal berhasil diangkat atau disumbat sepenuhnya melalui tindakan medis. Prosedur penanganan terbaik akan disesuaikan dengan lokasi, ukuran, dan tingkat keparahan AVM.

Apa risiko terbesar jika AVM tidak ditangani?
Risiko terbesar dari AVM adalah pecahnya pembuluh darah yang dapat memicu perdarahan internal hebat. Perdarahan ini berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan tubuh, stroke, kelumpuhan permanen, hingga ancaman jiwa.

Apakah AVM bisa diatasi hanya dengan minum obat?
Obat-obatan tidak dapat merubah atau menghilangkan struktur abnormal dari pembuluh darah AVM. Pengobatan medis dengan obat biasanya hanya bertujuan meredakan gejala penyerta seperti sakit kepala atau kejang, sedangkan perbaikan pembuluh darah memerlukan tindakan intervensi medis.