Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala dan Penyebab Utama Loeffler Syndrome

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Mengenal Loeffler Syndrome Penyebab Gangguan Paru Akibat Infeksi Parasit Cacing di Dalam Tubuh

Mengenal Gejala dan Penyebab Utama Loeffler SyndromeMengenal Gejala dan Penyebab Utama Loeffler Syndrome

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu mendengar tentang Loeffler syndrome? Kondisi medis yang tergolong langka ini merupakan bentuk pneumonia eosinofilik sementara yang ditandai dengan penumpukan sel darah putih jenis eosinofil di dalam jaringan paru-paru. Meskipun sifatnya sering kali ringan dan dapat membaik dengan sendirinya, sindrom ini membutuhkan perhatian khusus agar tidak menimbulkan komplikasi pernapasan yang lebih berat.

Secara medis, Loeffler syndrome paling sering dipicu oleh respons imun tubuh terhadap migrasi larva cacing parasit atau reaksi hipersensitivitas terhadap obat-obatan tertentu. Ketika larva parasit bergerak melewati saluran pernapasan, sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan dengan mengirimkan eosinofil ke organ paru.

Memahami penyebab dan mengenali gejalanya secara dini sangat penting agar kamu bisa mengambil langkah penanganan yang tepat. Konsultasi medis sejak awal juga membantu membedakan kondisi ini dari masalah pernapasan lain seperti asma atau infeksi paru-paru biasa.

Gejala dan Penyebab Utama Loeffler Syndrome

Gejala Loeffler syndrome biasanya muncul dalam kurun waktu beberapa hari setelah tubuh terpapar pemicu. Tanda-tanda klinis yang paling sering dikeluhkan oleh penderita meliputi:

  • Batuk kering atau batuk berdahak ringan yang tidak kunjung membaik.
  • Sesak napas dan sensasi tidak nyaman pada dada.
  • Mengi (suara “ngik-ngik” saat bernapas).
  • Demam ringan hingga sedang.
  • Rasa lelah dan malaise umum pada tubuh.

Penyebab utama dari sindrom ini terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu infeksi parasit dan reaksi obat. Parasit yang paling sering menjadi pemicu adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Necator americanus atau Ancylostoma duodenale), serta Strongyloides stercoralis. Larva dari cacing ini masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau tanah yang terkontaminasi, lalu bermigrasi melalui pembuluh darah menuju paru-paru sebelum akhirnya menetap di usus.

Selain parasit, penggunaan obat-obatan seperti antibiotik tertentu, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), serta obat antikejang juga dapat memicu respons eosinofilik serupa pada paru-paru.

Cara Mengatasi dan Pengobatan

Penanganan Loeffler syndrome berfokus pada penghilangan penyebab utamanya. Jika kondisi ini dipicu oleh infeksi parasit, dokter umumnya akan meresepkan obat cacing (antihelmintik). Sementara jika pemicunya adalah reaksi obat, menghentikan konsumsi obat pemicu di bawah pengawasan dokter merupakan langkah utama.

Pada kasus di mana penderita mengalami sesak napas yang cukup signifikan, pemberian kortikosteroid dapat dianjurkan untuk mengurangi peradangan pada saluran pernapasan. Menjaga kebersihan makanan, memicu kebiasaan mencuci tangan, serta memakai alas kaki saat beraktivitas di tanah merupakan langkah pencegahan primer yang sangat efektif.

Studi Terkait

Penelitian medis terkini yang dipublikasikan dalam jurnal pulmonologi internasional menegaskan bahwa diagnosis dini Loeffler syndrome melalui pemeriksaan dahak, tes darah (melihat kadar eosinofil), dan pemindaian rontgen dada sangat krusial. Studi memperlihatkan bahwa infiltrat paru pada penderita sindrom ini bersifat migratori (dapat berpindah posisi) dan umumnya pulih secara penuh dalam kurun waktu 2 hingga 4 minggu setelah penanganan pemicu yang tepat dilakukan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami batuk yang tak kunjung sembuh disertai sesak napas, demam, atau memiliki riwayat kontak dengan tanah yang terkontaminasi, jangan ragu untuk berkonsultasi. Segera hubungi Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang aman dan tepat.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Memeriksakan kondisi kesehatan kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc. Berikut beberapa keunggulan konsultasi dokter online di Halodoc:

  • Dokter berpengalaman: Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis terpercaya yang siap memberikan diagnosis tepat.
  • Tersedia 24 jam: Layanan kesehatan bisa kamu akses kapan saja dan dari mana saja tanpa perlu mengantre.
  • Privasi aman: Seluruh riwayat percakapan medis dan data pribadimu dijamin kerahasiaannya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

StatPearls – NCBI Bookshelf. Diakses pada 2026. Loeffler Syndrome.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Soil-transmitted helminth infections.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Löffler Syndrome?
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Penanggulangan Cacingan di Indonesia.

FAQ

Apakah Loeffler syndrome menular dari manusia ke manusia?
Tidak, sindrom ini tidak menular secara langsung antanmanusia. Kondisi ini terjadi akibat masuknya larva parasit dari tanah/makanan terkontaminasi atau akibat reaksi alergi obat.

Berapa lama Loeffler syndrome biasanya berlangsung?
Gejala biasanya bersifat sementara dan membaik dalam waktu 2 hingga 4 minggu setelah infeksi parasit diatasi atau obat pemicu dihentikan.

Bagaimana cara mencegah terjadinya Loeffler syndrome?
Cara pencegahan utama adalah selalu menjaga kebersihan, mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, mencuci bersih sayur dan buah, serta selalu menggunakan alas kaki saat berjalan di atas tanah.