
Mengenal Gejala dan Risiko Virus HPV in Men yang Perlu Tahu
Kenali Gejala dan Cara Mencegah Risiko Penularan Virus HPV in Men Sejak Dini

DAFTAR ISI
- Mengenal HPV pada Pria
- Gejala dan Risiko Kesehatan
- Langkah Pencegahan HPV pada Pria
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Mengenal HPV pada Pria
Human Papillomavirus (HPV) sering kali diidentikkan dengan kesehatan wanita, terutama sebagai penyebab utama kanker serviks. Padahal, isu HPV in men atau infeksi HPV pada pria merupakan masalah kesehatan serius yang membutuhkan perhatian sama besarnya. HPV adalah salah satu infeksi menular seksual yang paling umum di dunia dan dapat menginfeksi siapa saja yang aktif secara seksual.
Sebagian besar pria yang terinfeksi HPV tidak menunjukkan gejala sama sekali karena sistem kekebalan tubuh mampu membersihkan virus secara alami. Namun, kondisi tanpa gejala ini justru berisiko membuat pria menjadi pembawa (carrier) yang dapat menularkan virus kepada pasangannya tanpa disadari.
Jika tubuh gagal membersihkan virus, infeksi HPV berlanjut dapat memicu berbagai masalah kesehatan jangka panjang. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami gejala, risiko, serta langkah pencegahannya sejak dini.
Gejala dan Risiko Kesehatan
Infeksi HPV terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu strain risiko rendah dan strain risiko tinggi. Masing-masing kelompok menimbulkan dampak kesehatan yang berbeda pada pria:
- Kutil Kelamin (Risiko Rendah): Disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11. Gejalanya berupa benjolan kecil berbentuk menyerupai kembang kol di sekitar penis, skrotum, anus, atau paha dalam. Kutil ini umumnya tidak bermutasi menjadi kanker, tetapi dapat menimbulkan rasa gatal, ketidaknyamanan, dan rasa percaya diri yang menurun.
- Kanker Terkait HPV (Risiko Tinggi): Strain seperti HPV tipe 16 dan 18 berpotensi memicu perubahan sel menjadi kanker. Pada pria, strain ini berhubungan erat dengan kanker penis, kanker anus, serta kanker orofaring (tenggorokan, pangkal lidah, dan amandel).
Hingga saat ini, belum ada tes skrining rutin yang disetujui secara medis untuk mendeteksi HPV pada pria yang tidak bergejala. Oleh sebab itu, pencegahan dan deteksi dini melalui konsultasi kesehatan menjadi kunci utama.
Langkah Pencegahan HPV pada Pria
Meskipun infeksi HPV sangat mudah menular, kamu bisa menekan risikonya dengan beberapa langkah pencegahan berikut:
- Vaksinasi HPV: Vaksin HPV efektif memberikan perlindungan terhadap strain virus penyebab kutil kelamin dan kanker. Vaksin ini direkomendasikan untuk remaja laki-laki hingga pria dewasa muda.
- Menggunakan Pengaman: Penggunaan kondom secara konsisten saat berhubungan seksual dapat mengurangi risiko penularan HPV, meskipun tidak sepenuhnya melindungi seluruh area kulit genital.
- Membatasi Jumlah Pasangan Seksual: Memiliki satu pasangan dan saling setia dapat meminimalkan risiko terpapar infeksi menular seksual.
- Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Melakukan konsultasi medis secara berkala membantu mengidentifikasi gejala abnormal sedini mungkin.
Studi Terkait
Sebuah studi global yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan internasional menunjukkan bahwa prevalensi infeksi HPV pada pria usia di atas 15 tahun tergolong tinggi, di mana hampir sepertiga pria di dunia terinfeksi setidaknya satu tipe HPV genital. Penelitian tersebut menekankan pentingnya mengikutsertakan kelompok pria dalam program vaksinasi nasional guna mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan menurunkan angka kejadian kanker terkait HPV secara signifikan.
Kapan Harus Ke Dokter?
Jika kamu menemukan adanya benjolan abnormal, kutil di area kelamin, lesi yang tak kunjung sembuh, atau merasakan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual, segera konsultasikan ke dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi masalah kesehatan kini semakin mudah dan cepat melalui Halodoc.
- ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis dan dokter umum terpercaya yang memiliki STR dan SIP resmi.
- ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi berlangsung secara privat sehingga kamu bisa berkonsultasi dengan nyaman.
- ✅ Layanan 24 jam: Kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja saat dibutuhkan.
- ✅ Resep digital: Jika diperlukan, dokter dapat memberikan resep obat digital yang bisa langsung kamu tebus melalui layanan Pharmacy Delivery Halodoc.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Human Papillomavirus (HPV) and Cancer.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. HPV and Men – Fact Sheet.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Global Prevalence of Genital Human Papillomavirus Infection in Men.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Panduan Pencegahan Infeksi Menular Seksual dan Vaksinasi HPV.
FAQ
Apakah pria bisa menjalani tes pap smear atau tes HPV?
Secara umum tidak ada tes skrining HPV rutin untuk pria seperti halnya tes Pap smear pada wanita. Diagnosis infeksi biasanya ditegakkan ketika tampak gejala klinis seperti kutil kelamin lewat pemeriksaan fisik.
Apakah vaksin HPV aman dan berguna untuk pria dewasa?
Ya, vaksin HPV aman dan direkomendasikan untuk pria guna mencegah infeksi tipe virus tertentu yang menyebabkan kutil kelamin dan kanker. Efektivitasnya maksimal bila diberikan sebelum terpapar virus.
Apakah HPV pada pria bisa disembuhkan?
Tidak ada obat khusus untuk menghilangkan virus HPV dari tubuh, namun sistem kekebalan tubuh sering kali dapat membersihkannya secara alami. Penanganan medis berfokus pada penghilangan gejala seperti kutil kelamin.




