Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala Eclampsia pada Ibu Hamil dan Penanganannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 Agustus 2026

Waspadai Gejala Eclampsia pada Ibu Hamil untuk Mencegah Komplikasi Berbahaya bagi Kesehatan Janin

Mengenal Gejala Eclampsia pada Ibu Hamil dan PenanganannyaMengenal Gejala Eclampsia pada Ibu Hamil dan Penanganannya

DAFTAR ISI


Eklampsia adalah komplikasi kehamilan yang sangat serius dan tergolong sebagai kegawatdaruratan medis obstetrik. Kondisi ini ditandai dengan munculnya kejang pada ibu hamil yang sebelumnya mengalami preeklampsia, yaitu kondisi tekanan darah tinggi mendadak yang disertai kadar protein tinggi dalam urine setelah usia kehamilan 20 minggu.

Eklampsia dapat mengancam keselamatan nyawa ibu dan janin di dalam kandungan jika tidak segera ditangani secara intensif. Oleh karena itu, penting bagi setiap ibu hamil dan keluarganya untuk mengenali tanda-tanda awal preeklampsia agar upaya pencegahan serta penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Perlu dipahami bahwa eklampsia bukan kondisi yang bisa diobati secara mandiri di rumah atau dengan obat bebas. Penanganan eklampsia memerlukan penanganan medis darurat, pengawasan ketat di rumah sakit, obat resep intravena khusus, hingga tindakan persalinan segera.

Gejala dan Tanda-Tanda Eklampsia

Sebelum berkembang menjadi eklampsia, ibu hamil biasanya menunjukkan tanda-tanda preeklampsia berat terlebih dahulu. Gejala utama eklampsia adalah kejang yang mirip dengan serangan epilepsi, yang dapat diikuti dengan penurunan kesadaran atau koma.

Beberapa gejala peringatan yang sering muncul sebelum serangan kejang meliputi:

  • Sakit kepala yang sangat hebat dan tidak kunjung membaik.
  • Gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur, sensitif terhadap cahaya, atau melihat bintik-bintik gelap.
  • Nyeri parah pada perut bagian atas, terutama di bawah tulang rusuk sebelah kanan.
  • Pembengkakan mendadak pada wajah, tangan, dan kaki.
  • Mual, muntah, serta sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru.

Penanganan Darurat Medis Eklampsia

Eklampsia memerlukan perawatan medis darurat di unit perawatan intensif (ICU) atau ruang tindakan obstetrik rumah sakit. Tim medis akan berfokus pada penghentian kejang, penurunan tekanan darah, serta stabilisasi kondisi ibu dan janin.

Pengobatan utama yang diberikan dokter adalah pemeberian Magnesium Sulfat (MgSO4) melalui infus untuk menghentikan dan mencegah kejang berulang. Selain itu, obat antihipertensi intravena akan diberikan untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Satu-satunya penanganan permanen untuk eklampsia adalah proses persalinan, baik melalui induksi maupun operasi caesar, tergantung pada usia kehamilan dan kondisi janin.

Studi Terkait

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology (2026) menunjukkan bahwa deteksi dini preeklampsia melalui pemantauan tekanan darah berkala dan penanda biomarker, serta pemberian magnesium sulfat tepat waktu, secara signifikan mampu menurunkan angka kejadian kejang eklampsia hingga lebih dari 60 persen pada ibu hamil berisiko tinggi.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami pusing hebat, gangguan penglihatan, atau peningkatan tekanan darah saat hamil, segera konsultasi dan periksakan diri ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Halodoc atau langsung menuju IGD rumah sakit terdekat. Eklampsia adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis segera.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Apabila kamu memiliki pertanyaan atau kekhawatiran seputar kesehatan masa kehamilan, kamu bisa manfaatkan layanan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter spesialis siap membantu memberikan arahan medis secara cepat dan akurat.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. WHO Recommendations for Prevention and Treatment of Pre-eclampsia and Eclampsia.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Diakses pada 2026. Gestational Hypertension and Preeclampsia: ACOG Practice Bulletin.
American Journal of Obstetrics and Gynecology. Diakses pada 2026. Management and Outcomes of Eclampsia in Modern Obstetrics.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Tata Laksana Preeklamsia.

FAQ

Apakah eklampsia bisa disembuhkan tanpa persalinan?

Tidak, eklampsia tidak bisa disembuhkan secara permanen tanpa melahirkan janin dan plasenta. Persalinan merupakan satu-satunya penanganan definitif untuk menghentikan perkembangan penyakit preeklampsia dan eklampsia.

Apa perbedaan utama antara preeklampsia dan eklampsia?

Preeklampsia adalah kondisi tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urine setelah usia kehamilan 20 minggu. Sementara itu, eklampsia adalah tahap lanjutan preeklampsia yang ditandai dengan munculnya kejang atau penurunan kesadaran.

Apakah eklampsia bisa terjadi setelah melahirkan?

Ya, eklampsia postpartum dapat terjadi dalam kurun waktu 48 jam hingga beberapa minggu setelah persalinan. Oleh sebab itu, pemantauan tekanan darah dan gejala tubuh harus tetap dilanjutkan setelah melahirkan.

Bagaimana cara mencegah terjadinya eklampsia?

Pencegahan eklampsia dapat dilakukan dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan (ANC), mengontrol tekanan darah, serta mengonsumsi suplemen kalsium atau obat pencegah atas petunjuk dan pengawasan dokter spesialis kandungan.