Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala Hellp Syndrome pada Ibu Hamil dan Bahayanya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 Agustus 2026

Pahami Gejala Hellp Syndrome pada Ibu Hamil serta Cara Mengatasinya dengan Tepat dan Aman Segera.

Mengenal Gejala Hellp Syndrome pada Ibu Hamil dan BahayanyaMengenal Gejala Hellp Syndrome pada Ibu Hamil dan Bahayanya

DAFTAR ISI


HELLP syndrome adalah komplikasi kehamilan yang tergolong langka namun berpotensi mengancam jiwa ibu dan janin. Nama HELLP sendiri merupakan singkatan dari tiga kelainan medis utama, yaitu Hemolysis (kerusakan sel darah merah), Elevated Liver enzymes (peningkatan kadar enzim hati), dan Low Platelet count (kadar trombosit rendah). Kondisi ini sering kali dianggap sebagai varian atau komplikasi berat dari preeklamsia.

Sebagian besar kasus HELLP syndrome muncul pada trimester ketiga kehamilan, meskipun dapat timbul lebih awal atau bahkan beberapa hari setelah persalinan. Karena gejalanya kerap menyerupai keluhan kehamilan biasa atau penyakit flu, banyak ibu hamil yang tidak menyadari bahayanya hingga kondisi menjadi sangat kritis.

Mengenali gejala dan penanganan medis darurat HELLP syndrome sangat penting agar ibu hamil bisa mendapatkan perawatan secepat mungkin dari tenaga medis profesional.

Mengenal Gejala HELLP Syndrome

Gejala HELLP syndrome bisa bervariasi pada setiap individu, namun ada beberapa tanda khas yang perlu diwaspadai oleh setiap ibu hamil:

  • Nyeri hebat di bagian perut kanan atas atau area ulu hati.
  • Rasa mual, muntah, serta kelelahan ekstrem yang mirip gejala flu.
  • Sakit kepala parah yang tidak berkurang setelah beristirahat.
  • Gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur atau berbayang.
  • Pembengkakan mendadak pada wajah, tangan, dan kaki, disertai tekanan darah tinggi.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab pasti terjadinya HELLP syndrome belum diketahui secara merata. Namun, para ahli menduga bahwa adanya gangguan pada pembuluh darah serta fungsi plasenta memicu reaksi dalam tubuh ibu hamil. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini antara lain:

  • Memiliki riwayat preeklamsia atau hipertensi gestational.
  • Usia kehamilan di atas 35 tahun.
  • Pernah mengalami HELLP syndrome pada kehamilan sebelumnya.

Penanganan Medis HELLP Syndrome

Kondisi ini merupakan kondisi darurat medis yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Langkah penanganan biasanya meliputi:

  • Pemberian obat antihipertensi untuk mengontrol tekanan darah.
  • Pemberian magnesium sulfat untuk mencegah kejang (eklamsia).
  • Suntikan kortikosteroid untuk mempercepat pematangan paru-paru janin jika persalinan harus dilakukan lebih awal.
  • Persalinan segera, yang kerap menjadi satu-satunya cara menghentikan perkembangan HELLP syndrome secara efektif.

Studi Terkait

Studi ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal medis tahun 2026 menegaskan bahwa pemeriksaan laboratorium rutin terhadap kadar enzim hati dan trombosit pada ibu hamil berisiko tinggi terbukti menurunkan angka komplikasi maternal secara signifikan hingga 45%. Deteksi dini dan tindakan persalinan tepat waktu menjadi faktor penentu utama keselamatan ibu dan bayi.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami nyeri ulu hati yang mendadak parah, pusing hebat, atau pembengkakan yang tidak wajar selama kehamilan, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Jika kamu memiliki keluhan kesehatan selama kehamilan, lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter spesialis berpengalaman siap membantu memberikan saran medis yang cepat, tepat, dan aman.

FAQ

Apa itu HELLP syndrome?

HELLP syndrome adalah kelainan langka berpotensi mengancam jiwa pada kehamilan yang melibatkan kerusakan sel darah merah, peningkatan kadar enzim hati, dan penurunan trombosit. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera di rumah sakit.

Apakah HELLP syndrome sama dengan preeklamsia?

HELLP syndrome tidak sama persis dengan preeklamsia, namun sering kali dianggap sebagai bentuk komplikasi parah dari preeklamsia. Sebagian besar ibu hamil dengan HELLP syndrome juga mengalami gejala tekanan darah tinggi.

Apakah HELLP syndrome bisa terjadi setelah melahirkan?

Ya, HELLP syndrome bisa terjadi dalam waktu 48 jam pertama pascamelahirkan. Karena itu, pemantauan kondisi fisik ibu pascapersalinan sangatlah krusial.

Bagaimana cara mencegah HELLP syndrome?

Meskipun tidak semua kasus dapat dicegah, rutin melakukan pemeriksaan kehamilan (ANC) membantu dokter mendeteksi komplikasi sejak dini. Pemantauan tekanan darah dan tes darah secara teratur adalah langkah pencegahan terbaik.

Referensi

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Diakses pada 2026. Preeclampsia and High Blood Pressure During Pregnancy.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Pregnancy, Childbirth, Postpartum and Newborn Care Guidelines.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Management and Outcomes of HELLP Syndrome in High-Risk Pregnancies.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Preeklamsia.