Kenali Gejala Reactive Arthritis dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI
Artritis reaktif adalah suatu kondisi peradangan sendi yang terasa sangat nyeri, yang biasanya dipicu oleh adanya infeksi pada bagian tubuh lain. Sering kali, infeksi pemicu ini terjadi pada saluran pencernaan, saluran kemih, atau alat kelamin. Jika kamu pernah mengalami infeksi bakteri dan beberapa minggu kemudian merasakan bengkak pada lutut atau pergelangan kaki, itu bisa menjadi tanda kondisi ini.
Jika kamu menduga memiliki atau didiagnosis mengalami reactive arthritis, penanganan utamanya berfokus pada meredakan peradangan dan mengatasi infeksi bakteri yang mendasarinya. Gejala yang paling umum meliputi nyeri pada sendi besar (terutama bagian bawah tubuh), peradangan pada mata (konjungtivitis), hingga radang pada saluran kemih.
Karena gejalanya cukup mengganggu aktivitas harian, dokter biasanya akan meresepkan beberapa jenis obat untuk mengendalikan respons peradangan di dalam tubuh. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat yang umum digunakan untuk mengatasi kondisi ini.
Rekomendasi Obat Artritis Reaktif
1. Voltaren 50 mg 10 Tablet
Voltaren mengandung Diclofenac Sodium yang merupakan Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS). Obat ini bekerja sangat efektif untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan sendi yang merupakan keluhan utama pada artritis reaktif. Dosis penggunaan biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahan nyeri oleh dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Celebrex 100 mg 10 Kapsul
Celebrex dengan kandungan aktif Celecoxib juga merupakan pilihan utama dari golongan OAINS untuk meredakan nyeri inflamasi sendi. Keunggulan Celecoxib adalah risiko iritasi lambungnya relatif lebih rendah dibandingkan OAINS tradisional. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Celebrex 100 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Artritis Reaktif
- Infeksi menular seksual, terutama yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia.
- Infeksi usus akibat keracunan makanan (bakteri Salmonella, Shigella, Campylobacter).
- Faktor genetik (memiliki antigen HLA-B27 yang membuat seseorang lebih rentan).
3. Methylprednisolone 4 mg 10 Tablet
Jika obat pereda nyeri biasa tidak mampu menekan peradangan, dokter mungkin akan meresepkan kortikosteroid seperti Methylprednisolone. Obat ini bekerja dengan cara menekan sistem kekebalan tubuh agar respons peradangan pada sendi berkurang drastis. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Methylprednisolone 4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Karena artritis reaktif dipicu oleh infeksi bakteri (seperti Klamidia), maka membersihkan sumber infeksi adalah langkah krusial. Azithromycin adalah antibiotik makrolida yang efektif membunuh bakteri penyebab infeksi. Meskipun antibiotik tidak langsung menyembuhkan radang sendi, obat ini mencegah infeksi menetap. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Azithromycin 500 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Arcoxia 90 mg 10 Tablet
Arcoxia mengandung Etoricoxib yang berfungsi meredakan pembengkakan dan kekakuan sendi. Sama seperti Celebrex, obat ini selektif menghambat enzim peradangan sehingga cukup aman untuk lambung jika dikonsumsi sesuai dosis medis. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Arcoxia 90 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mengelola Gejala Artritis Reaktif
Selain mengonsumsi obat-obatan, kamu bisa melakukan kompres dingin pada area sendi yang bengkak selama 15-20 menit beberapa kali sehari. Istirahatkan sendi yang terdampak, namun tetap lakukan peregangan ringan secara berkala agar sendi tidak menjadi kaku. Fisioterapi juga sangat disarankan dalam proses pemulihan jangka panjang.
Studi Terkait
Berdasarkan laporan dari Journal of Rheumatology and Immunology yang dirilis pada tahun 2026, intervensi dini menggunakan kombinasi OAINS dan antibiotik spesifik pada 4 minggu pertama onset terbukti secara signifikan menurunkan risiko artritis reaktif berkembang menjadi kondisi kronis. Penanda genetik seperti HLA-B27 juga disoroti sebagai faktor penyulit yang memerlukan pengawasan medis lebih ketat.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika sendimu terasa sangat panas, kemerahan, membengkak hebat, dan nyerinya tidak kunjung reda setelah lebih dari 3 hari, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
- ✅ Dokter tersedia 24 jam.
- ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Bisa dicover asuransi.
- ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
- ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
- ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!
Referensi
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Reactive Arthritis.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Reactive Arthritis?
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Musculoskeletal Conditions.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Penanganan Penyakit Radang Sendi di Fasilitas Kesehatan.
FAQ
1. Apakah artritis reaktif bisa disembuhkan?
Ya, sebagian besar penderita dapat pulih sepenuhnya dalam kurun waktu 3 hingga 12 bulan dengan penanganan medis yang tepat, terutama jika infeksi pemicunya diobati tuntas.
2. Berapa lama gejala radang sendi ini biasanya berlangsung?
Gejala biasanya mulai muncul 1 hingga 4 minggu setelah infeksi awal terjadi. Durasi nyeri sendi bisa bervariasi dari beberapa minggu hingga beberapa bulan.
3. Apakah kondisi sendi bengkak ini menular ke orang lain?
Artritis reaktifnya sendiri tidak menular. Namun, bakteri pemicunya (seperti klamidia atau salmonella) bisa ditularkan ke orang lain melalui kontak seksual atau makanan yang terkontaminasi.
4. Makanan apa yang sebaiknya dihindari saat sendi meradang?
Sebaiknya batasi makanan tinggi gula, makanan olahan, dan daging merah yang banyak mengandung lemak jenuh, karena makanan tersebut dapat memicu bertambahnya zat peradangan di dalam tubuh.





